• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, March 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA BIROKRASI

Agas: Perubahan Nama Dua Kecamatan Tanpa Motif Politis

by Redaksi Berita Flores
8 September 2019
in BIROKRASI, HEADLINE, SOROTAN
A A
1
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Bupati Manggarai Timur, Anderas Agas mengatakan tidak ada motif politis terkait pergantian nama dua kecamatan di Manggarai Timur.

Dua nama kecamatan yang bersalin nama itu adalah Poco Ranaka menjadi kecamatan Lamba Leda Selatan dan Poco Ranaka Timur menjadi kecamatan Lamba Leda Timur.

“Tidak ada kepentingan politik. Untuk apa kepentingan politik. Orang selalu berpikir ini ada kepentingan politik, sementara kita hidup ini tidak terlepas dari politik. Masa orang omong politik itu takut” tegas Agas saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/9) lalu.

Andreas Agas menjelaskan alasan pergantian nama dua kecamatan di Matim tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat.

Selain itu juga mempertimbangkan sejarah wilayah Dalu Lamba Leda.

“Alasan pergantian nama dua kecamatan tersebut yang pertama adalah atas aspirasi masyarakat, juga dari segi sejarah. Itu sudah disepakati,” ujarnya.

Baca: Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

Agas menambahkan pergantian nama dua Kecamatan tersebut, secara yuridis sangat dimungkinkan dengan merujuk padaPP No. 17 tahun 2018 tentang Kecamatan.

“Pada pasal 9 itu dijelaskan kita boleh mengubah ibu kota kecamatan, nama kecamatan, batas wilayah kecamatan boleh diubah. Yang penting ada persetujuan,” ujarnya.

Saat upacara adat perubahan nama dua kecamatan ini, Andreas juga diangkat menjadi putra sulung kedaluan Lamba Leda.

Ia mengatakan julukan putra sulung itu juga bukan keinginannya.

“Terkait daulat putra sulung, itu pernyataan masyarakat di sana,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan musyawara besar (mubes) yang dilakukan di Lamba Leda untuk mengubah nama dua kecamatan tersebut. Ia menambahkan bahwa peristiwa mubes dan dirinya didaulat sebagai keturunan dalu itu sungguh di luar dugaanya.

“Saya terus terang peritiwa kemarin itu di luar skenario saya. Skenario saya adalah setelah disetujui di Pocoranaka, Pocoranaka Timur sudah setuju ya selesai sudah to. Karena yang berubah-kan Poco Ranaka, tetapi kita harus tetap melapor ke induknya yaitu Lamba Leda. Itu saja. Tapi mereka buatnya melalui ritus adat. Itu bagus. Saya senang mereka buat pake ritus adat lagi. Jadi tokoh-tokoh yang lama, dalu-dalu lama itu kita pergi di situ karena mereka yang kasih nama itu Lamba Leda dulu to,” ujarnya.

Penulis: Efren Polce

Tags: Andreas AgasPoco Ranaka

BacaJuga

Waspada! Retakan Panjang Hantui Jalan Nasional Ruteng-Reo, Penanganan Darurat Mulai Dilakukan Besok

8 March 2026

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

6 March 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Wabup Fabi Abu Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

11 March 2026

Tingkatkan Optimisme Publik, Gubernur NTT Wajibkan ASN Posting Kegiatan Pemerintah

11 March 2026

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

11 March 2026

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

9 March 2026

BANYAK DIBACA

Waspada! Retakan Panjang Hantui Jalan Nasional Ruteng-Reo, Penanganan Darurat Mulai Dilakukan Besok

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores