• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, August 13, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA BIROKRASI

Agas: Perubahan Nama Dua Kecamatan Tanpa Motif Politis

by Redaksi Berita Flores
8 September 2019
in BIROKRASI, HEADLINE, SOROTAN
A A
1
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Bupati Manggarai Timur, Anderas Agas mengatakan tidak ada motif politis terkait pergantian nama dua kecamatan di Manggarai Timur.

Dua nama kecamatan yang bersalin nama itu adalah Poco Ranaka menjadi kecamatan Lamba Leda Selatan dan Poco Ranaka Timur menjadi kecamatan Lamba Leda Timur.

“Tidak ada kepentingan politik. Untuk apa kepentingan politik. Orang selalu berpikir ini ada kepentingan politik, sementara kita hidup ini tidak terlepas dari politik. Masa orang omong politik itu takut” tegas Agas saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/9) lalu.

Andreas Agas menjelaskan alasan pergantian nama dua kecamatan di Matim tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat.

Selain itu juga mempertimbangkan sejarah wilayah Dalu Lamba Leda.

“Alasan pergantian nama dua kecamatan tersebut yang pertama adalah atas aspirasi masyarakat, juga dari segi sejarah. Itu sudah disepakati,” ujarnya.

Baca: Kecamatan Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur Berubah Nama

Agas menambahkan pergantian nama dua Kecamatan tersebut, secara yuridis sangat dimungkinkan dengan merujuk padaPP No. 17 tahun 2018 tentang Kecamatan.

“Pada pasal 9 itu dijelaskan kita boleh mengubah ibu kota kecamatan, nama kecamatan, batas wilayah kecamatan boleh diubah. Yang penting ada persetujuan,” ujarnya.

Saat upacara adat perubahan nama dua kecamatan ini, Andreas juga diangkat menjadi putra sulung kedaluan Lamba Leda.

Ia mengatakan julukan putra sulung itu juga bukan keinginannya.

“Terkait daulat putra sulung, itu pernyataan masyarakat di sana,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan musyawara besar (mubes) yang dilakukan di Lamba Leda untuk mengubah nama dua kecamatan tersebut. Ia menambahkan bahwa peristiwa mubes dan dirinya didaulat sebagai keturunan dalu itu sungguh di luar dugaanya.

“Saya terus terang peritiwa kemarin itu di luar skenario saya. Skenario saya adalah setelah disetujui di Pocoranaka, Pocoranaka Timur sudah setuju ya selesai sudah to. Karena yang berubah-kan Poco Ranaka, tetapi kita harus tetap melapor ke induknya yaitu Lamba Leda. Itu saja. Tapi mereka buatnya melalui ritus adat. Itu bagus. Saya senang mereka buat pake ritus adat lagi. Jadi tokoh-tokoh yang lama, dalu-dalu lama itu kita pergi di situ karena mereka yang kasih nama itu Lamba Leda dulu to,” ujarnya.

Penulis: Efren Polce

Tags: Andreas AgasPoco Ranaka

BacaJuga

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026
Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

Didukung Masyarakat, Yosef Salvius Samsoyo Optimis Terpilih Jadi Kades Pong Umpu

4 August 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

Tersentuh Program Revitalisasi, SMPN 3 Satar Mese Barat Akhirnya Bebas dari Hunian Ruang Kelas Rusak Berat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores