• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, February 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Proyek Jalan Provinsi 7,8 Miliar di Pantura Matim Mulai Dikerjakan

by Redaksi Berita Flores
22 June 2019
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Proyek pembangunan jalan di wilayah pantai utara (Pantura), Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan.

Dilaporkan sebelumnya, ruas jalan berstatus Provinsi itu menghubungkan Reo-Dampek-Pota mengalami kerusakan parah pada sejumlah titik.

Baca Juga: Ini Kata Fredy Mui Terkait Kondisi Deker Ambruk di Jalan Reok Dampek

Kerusakan tersebut antara lain; deker besar berlokasi di Tumbak, Desa Satar Punda, dan juga abrasi yang berlokasi di Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda.

Tokoh muda asal asal Lamba Leda, Yosef Kasman Rambak lansung mengapresiasi pemerintah provinsi NTT karena telah mengakomodir kepentingan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan akan infrastruktur yang baik.

“Yah, senanglah, jalan sudah diperbaiki. Kami sebagai warga selaku pengguna jalan ini senang. Sehingga akses transportasi bisa lancar dan mobilitas masyarakat tidak terhambat lagi,” ujarnya kepada Beritaflores.com di lokasi itu, pada Kamis, 20 Juni 2019.

Baca Juga: Pemprov Alokasikan 8 Miliar Bangun Jalan Hotmix di Pantura Matim

Pantauan Beritaflores.com, bahwa di sejumlah ruas jalan tampak para pekerja jalan sedang melakukan perbaikan aspal (grading operation) dan mengerjakan kembali saluran irigasi hingga pelebaran.

Baca Juga: Bangun Jalan, NTT Bakal Pakai Dana China Senilai Rp3 Triliun

Warga setempat, Rikardus Sumin mengatakan, pengerjaan pelebaran jalan tersebut berdampak terhadap pemukiman warga. Di mana, sejumlah halaman rumah di sepanjang ruas jalan tersebut menjadi sempit. Bahkan, foundasi rumah milik warga terkikis akibat penggusuran untuk pelebaran ruas jalan tersebut.

“Halaman rumah menjadi sempit. Beruntung sekarang belum musim hujan. Tapi mau bagaimana lagi. Sudah saatnya mau diperbaiki. Kami harus ikhlas. Tapi harapan saya segera dikerjakan tembok penahan tanah (TPT) nanti. Supaya kami tidak setengah mati kalau lewat,” kata Rikardus Sumin kepada wartawan, pada Kamis, 20 Juni 2019.

Untuk diketahui, proyek jalan tersebut merupakan milik Dinas PUPR Provinsi NTT. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Wijaya Graha Prima dengan pagu anggaran senilai 7.885.417.000. Sementara nama paket kegiatan Peningkatan Jalan Reo-Dampek-Pota, waktu pelaksana 210 hari kelender, dan konsultan pengawas Elemunah. (EFREN POLCE/NAL/BEF). 

Tags: JALAN PROVINSIPROYEK JALAN PROVINSI NTTPT WIJAYA GRAHA PRIMA

BacaJuga

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores