• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Proyek Jalan Provinsi 7,8 Miliar di Pantura Matim Mulai Dikerjakan

by Redaksi Berita Flores
22 June 2019
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Proyek pembangunan jalan di wilayah pantai utara (Pantura), Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai dikerjakan.

Dilaporkan sebelumnya, ruas jalan berstatus Provinsi itu menghubungkan Reo-Dampek-Pota mengalami kerusakan parah pada sejumlah titik.

Baca Juga: Ini Kata Fredy Mui Terkait Kondisi Deker Ambruk di Jalan Reok Dampek

Kerusakan tersebut antara lain; deker besar berlokasi di Tumbak, Desa Satar Punda, dan juga abrasi yang berlokasi di Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda.

Tokoh muda asal asal Lamba Leda, Yosef Kasman Rambak lansung mengapresiasi pemerintah provinsi NTT karena telah mengakomodir kepentingan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan akan infrastruktur yang baik.

“Yah, senanglah, jalan sudah diperbaiki. Kami sebagai warga selaku pengguna jalan ini senang. Sehingga akses transportasi bisa lancar dan mobilitas masyarakat tidak terhambat lagi,” ujarnya kepada Beritaflores.com di lokasi itu, pada Kamis, 20 Juni 2019.

Baca Juga: Pemprov Alokasikan 8 Miliar Bangun Jalan Hotmix di Pantura Matim

Pantauan Beritaflores.com, bahwa di sejumlah ruas jalan tampak para pekerja jalan sedang melakukan perbaikan aspal (grading operation) dan mengerjakan kembali saluran irigasi hingga pelebaran.

Baca Juga: Bangun Jalan, NTT Bakal Pakai Dana China Senilai Rp3 Triliun

Warga setempat, Rikardus Sumin mengatakan, pengerjaan pelebaran jalan tersebut berdampak terhadap pemukiman warga. Di mana, sejumlah halaman rumah di sepanjang ruas jalan tersebut menjadi sempit. Bahkan, foundasi rumah milik warga terkikis akibat penggusuran untuk pelebaran ruas jalan tersebut.

“Halaman rumah menjadi sempit. Beruntung sekarang belum musim hujan. Tapi mau bagaimana lagi. Sudah saatnya mau diperbaiki. Kami harus ikhlas. Tapi harapan saya segera dikerjakan tembok penahan tanah (TPT) nanti. Supaya kami tidak setengah mati kalau lewat,” kata Rikardus Sumin kepada wartawan, pada Kamis, 20 Juni 2019.

Untuk diketahui, proyek jalan tersebut merupakan milik Dinas PUPR Provinsi NTT. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Wijaya Graha Prima dengan pagu anggaran senilai 7.885.417.000. Sementara nama paket kegiatan Peningkatan Jalan Reo-Dampek-Pota, waktu pelaksana 210 hari kelender, dan konsultan pengawas Elemunah. (EFREN POLCE/NAL/BEF). 

Tags: JALAN PROVINSIPROYEK JALAN PROVINSI NTTPT WIJAYA GRAHA PRIMA

BacaJuga

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

ARTIKEL TERKINI

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Breaking News: Armendo Ditemukan Tak Bernyawa, Korban Terseret Arus Sekitar Satu Km dari Tiwu Pai

6 Paket Proyek Jalan di Manggarai Masuk KDP, Kontraktor Pelaksana Diberi Waktu 50 Hari

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

Dulu Dikeluhkan Berlubang Bahkan Bergelombang, Kini Ruas Jalan di Paris Ruteng Mulus Terbentang Rapi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores