• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, April 30, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA POLITIK

Matim Setelah PHPKada 2018

by Redaksi Berita Flores
14 August 2018
in POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Alfred Tuname

Agas Andreas, SH., M.Hum dan Drs. Jaghur Stefanus atau ASET sudah menang. Hari Senin, 13 Agustus 2018, KPU Manggarai Timur menentapakan kedua pasalangan calon tersebut menjadi Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada 2018. Mereka pemimpin terpilih.

Pemimpin terpilih, Agas Andreas dan Jaghur Stefanus, sah secara politik setelah melewati sengketa “hukum” PHPKada. Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak permohonan Pemohon (Paket Tabir: Tarsisius Sjukur dan Yoseph B. Aur). Dengan mempertimbangkan Eksepsi Termohon (KPU Manggarai Timur) dan Pihak Terkait (Paket ASET), putusan dibacakan. Putusan itu final dan mengikat. Inkracht van gewijsde dan adil.

Putusan yang adil itu bisa diterjemahkan sebagai putusan yang didasarkan atas bukti dan nurani politik. Dengan bukti, pihak pemohon keok. Dengan nurani, rakyat menang. Tentu saja, rakyat tak ingin lagi diperdaya. Ketika rakyat sudah memilih, maka politisi ambisi dan pengusaha rakus tak bisa mengubah pilihan itu.

Politik memang kiat untuk mencapai yang tak mungkin. Politics is the art of attacking the impossible. Petuah Alain Badiou itu tampak benar, tetapi sang politisi perlu sadar (politik). Artinya, capaian “the impossible” itu perlu diukur dengan neraca kehendak rakyat. Memaksakan diri sama artinya dengan “zonk” (bahasa prokem orang Jakarta).

Jika saja dalam usaha mencapai “the impossible” itu terdapat antagonisme, itu merupakan hal biasa dalam politik. Dalam bahasa Yunani, “agon” itu mengacu pada pertandingan atletik. Mengutip Goenawan Mohamad, seperti pertandingan atletik, tujuan politik berdemokrasi itu adalah mengalahkan musuh, tetapi juga menghormatinya.

Persoalan demokrasi (lokal) kita, politisi yang kalah jarang mengakui keunggulan yang menang. Kalau bukan mencari-cari persoalan (dan juga menggerakan massa), politisi yang kalah akan menuding siapa pun yang ia curigai. Mungkin itu salah satu cara mencampai “the impossible”, tetapi cara itu lebih dekat dengan politik “machiavellian way”. Yang tak mungkin pun tetap saja menjadi yang tak mungkin.

Hal yang mungkin itu diraih dengan keselarasan kehendak rakyat. Dalam kontestasi politik, kehendak rakyat dimengerti sebagai mayoritas pemilih. Dalam demokrasi elektoral, pemenang politik ditentukan oleh yang banyak. Jadi, yang mungkin itu dimungkinkan oleh yang banyak. Sederhana, bukan?

Nah, dalam Pilkada Manggarai Timur 2018, yang banyak itu sudah memilih Agas Andreas, SH., M.Hum dan Drs. Jaghur Stefanus. Mereka-lah pemimpin terpilih untuk Manggarai Timur yang lebih baik. Di pundak mereka ada tanggung jawab; di kepala mereka ada visi; di dada mereka ada semangat. Semua demi masyarakat Manggarai Timur yang sejahtera, berdaya dan berbudaya.

Masyarakat tentu berharap banyak kepada pemimpin terpilih. Juga, ada harapan agar para politisi (lokal) yang pernah bertikai dalam politik bersatu kembali (kecuali apabila politisi itu beretika jongkok dan berintegritas jongos). Tujuannya, tak ada lagi fragmentasi sosial.

Silaturahmi para politisi akan menjadi moment “de-fragmentation” tiap kubu dalam masyarakat. Tidak mudah memang, tetapi itulah satu-satunya jalan politik (political way) demi harmoni pembangunan Manggarai Timur.

Persoalan politik sudah selesai. Tak usah lagi sedu-sedan. Tak perlu lagi uring-uringan. Mari kita ingat kata-kata saat kampanye, “satu orang ikut yang menang lebih berharga suaranya dari pada 1000 orang ikut yang kalah”. Bersatu kembali lebih baik dari pada tutup pintu karena malu sebab kalah. “Kekalahan itu gelap dan tak ada laron yang mengerubungi kegelapan” (mengutip Burhanuddin Muhtadi).

Bahwa semua masyarakat harus yakin, pemimpin yang terpilih adalah pemimpin dengan integritas dan kualitas etik-moral yang baik. Mereka mampu merangkul masyarakat yang punya visi yang baik. Toh, pembangunan akan nikmati oleh segenap masyarakat.

Jika politik pernah memisahkan masyarakat, pasca politik masyarakat bersatu memaknai kemenangan. Ada petuah arif seorang mantan gubernur New York, Mario Cuomo. “We campaign in poetry. But when we are elected we forced to govern in prose”. Pasca Pilkada, tak ada lagi puisi atau kecap manis. Hanya ada prosa dengan judul “Seber”.

Alfred Tuname

esais

 

 

BacaJuga

PKB Gelar Muscab di Labuan Bajo, Gus Halim Tekankan Kaderisasi Pemimpin yang Berkualitas

26 April 2026

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

2 March 2026

Wakil Ketua II DPRD Manggarai Tampung Aspirasi Warga Kelurahan Pagal

28 February 2026
Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

ARTIKEL TERKINI

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

30 April 2026

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

29 April 2026

Putaran Uang Agen Be Ju Bis@  Bank NTT Cabang Ruteng dan Wae Moro Capai 30 Miliar

29 April 2026

Expo Pendidikan V Manggarai Timur Resmi Dibuka, Dorong Generasi Unggul Berbasis Budaya

29 April 2026

BANYAK DIBACA

Polemik Air Minum Bersih di Para Lando Makin Pelik, Tim Tekhnis PUPR dan Kades Disoraki ‘Tukang Tipu’

Gantikan Frans Pait di Cibal, Camat Bertin Komit Bangun Cibal sesuai Petunjuk RPJMD Bupati Manggarai

Lantik 11 Kepala Puskesmas, Wabup Fabi Abu Serukan Masalah Stunting hingga Angka Kematian Ibu dan Bayi 

Basis di Reo dengan Legalitas Jelas, PT Agro Porang Nusantara Komitmen Bangun Industri yang Ramah Lingkungan

Saberkol pada Sejumlah Sekolah di Cibal, Kadis PPO Ingatkan Guru Tuntaskan Literasi Anak

Telan Dana Capai Rp 1 Miliar, Arlan Nala Desak Pemda Manggarai Segera Tuntaskan Polemik Air Minum Bersih di  Para Lando

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores