• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, November 2, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Laiskodat Ajak Masyarakat di Kabupaten Ende Tolak Isu SARA

by Redaksi Berita Flores
28 May 2018
in BERITA, HEADLINE, POLITIK, SOSOK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

ENDE, BERITA FLORES — Calon Gubernur Provinsi NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak masyarakat Desa Datupere, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende untuk menolak isu Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan (SARA) dalam Pilgub NTT.

“Hanya pengecut saja yang gunakan isu indentitas  dalam kampanye Pilgub,” kata Viktor di Desa Detupera, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, seperti dilansir nttpedia.com Sabtu, 26 Mei 2018.

Ia menjelaskan menjadi Gubernur NTT itu merupakan tugas pelayanan terhadap masyarakat NTT.

“Jadi Gubernur itu untuk melayani saudara-saudara kita yang masih berada dalam kesulitan yang luar biasa. NTT tidak bisa kita bilang Protestan atau cari pemimpin Katolik. Sebab penderitaan masyarakat NTT itu tidak berhubungan dengan agamanya apa,” urainya.

Lebih lanjut ia jelaskan bahwa NTT merupakan Provinsi termiskin ketiga di Indonesia. Selain termiskin, Provinsi ini juga merupakan Provinsi terkorup. Oleh karenanya lanjut Viktor, menjadi seorang Gubernur NTT tidak boleh menggunakan identitas tertentu.

Politisi Partai NasDem itu pun mengatakan menjadi pemimpin NTT harus bermodalkan kemampuan dan kecerdasan dari seorang pemimpin itu sendiri.

“Jadi pemimpin itu berhubungan dengan hati untuk melayani rakyat NTT yang masih berada pada garis kemiskinan,”

Viktor menyebut NTT idealnya mencari pemimpin yang pintar dan memiliki sikap keberanian. Selain itu terang dia, prinsipnya pemimpin yang punya hati dan terpanggil untuk melayani masyarakat susah. Ia berujar seorang pemimpin harus mendatangi masyarakat miskin di Desa – Desa.

“Pemimpin yang mau melihat penderitaan dan memberikan kebangkitan dan masa depan,” paparnya.

“Kalau pemimpin NTT hanya Kupang- Jakarta-Kupang-Ende atau hanya masuk kota – kota Kabupaten dan tidak masuk ke Desa-Desa maka program macam apa pun akan gagal,” jelas dia.

Tidak ada pilihan lain untuk Gubernur dan Bupati untuk mewujudkan visi misinya selain masuk ke Desa-Desa. Pemimpin itu harus bisa menggelorakan semangat kebangkitan karena semangat pembangunan itu bukan hanya bekerja saja. Tetapi juga propaganda bagi masyarakat bahwa ada masa depan dan harapan.

Tak hanya itu, persoalan lain kata dia adalah NTT saat ini masih banyak pengangguran. Ada begitu banyak anak NTT yang orang tuanya menjadi petani hebat, anaknya bisa sekolah di Jawa tapi pulang NTT jadi penganguran. Hal itu terjadi karena pendidikan yang diambil tidak diarahkan untuk membangun, mengatur dan mengelolah sumber daya alam NTT.

“Kita kaya raya dan tidak ada yang miskin disini. tidak ada yang namanya NTT miskin yang ada hanya karena kemampuan pemimpinnya yang miskin. Indonesia saja impor garam dari Australia. Pada hal keadaan alam sama dengan NTT,” tutup Calon Gubernur NTT yang berpasangan dengan Josef Nai Soi ini. (NAL/FDS/BEF).

Tags: Kabupaten EndePilgub NTTViktor Laiskodat

BacaJuga

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Manggarai, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

1 November 2026

Ngebut, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Rp 2,1 Miliar di SMPN 1 Cibal  Dipastikan Rampung Sesuai Deadline

1 November 2026
Stefany Emilia Diharjo Didampingi Kuasa Hukumnya saat Berada di Halaman Kantor Polres Manggarai - Foto: Beritaflores

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

29 October 2026

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

29 October 2026

ARTIKEL TERKINI

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Manggarai, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

1 November 2026

Ngebut, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Rp 2,1 Miliar di SMPN 1 Cibal  Dipastikan Rampung Sesuai Deadline

1 November 2026
Stefany Emilia Diharjo Didampingi Kuasa Hukumnya saat Berada di Halaman Kantor Polres Manggarai - Foto: Beritaflores

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

29 October 2026

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

29 October 2026

BANYAK DIBACA

Mengaku Hilang Barang Bernilai Puluhan Juta Rupiah, Stefany Diharjo Laporkan EH ke Polisi 

BRI Salurkan Ambulans Dukung Layanan RSUD Ruteng

Ngebut, Pengerjaan Proyek Revitalisasi Rp 2,1 Miliar di SMPN 1 Cibal  Dipastikan Rampung Sesuai Deadline

Bupati Mabar Tegaskan Lingko Nerot Tanah Adat Terlaing, Batas Rareng Sebelah Timur dan Lancang di Barat

Sekolah Lapang Gempa Bumi di Manggarai, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores