RUTENG, BERITA FLORES – Pertandingan bola kaki pada pekan Olah Raga Anak Usia 15 tahun (U-15) Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, disudahi oleh tim dari Desa Pinggang FC dan Desa Bea Mese FC, Minggu (2/8/2026) petang.
Pertandingan final yang berlangsung di lapangng Bea Waja, Kelurahan Pagal ini, berjalan sengit dan imbang kuat hingga waktu berakhir dengan skor 1–1. Ketegangan memuncak saat laga harus diakhiri melalui adu penalti yang akhirnya dimenangkan tim Bea Mese FC dengan skor 3–0.
Sementara peringkat 3 turnamen antar desa di Kecamatan Cibal itu, diraih oleh tim dari Desa Barang FC setelah mengalahkan tim Desa Welu FC dengan skor 1-0. Sementara cabang bola voli putra, tim dari Desa Langkas keluar sebagai juara setelah mengalahkan tim dari Desa Perak.
Lalu juara 3 diraih tim Desa Bea Mese yang mengalahkan tim dari Desa Rado. Kemudian voli putri tim dari Desa Perak keluar sebagai juara usai mengalahkan tim dari Desa Bea Mese. Juara 3 voli putri diraih tim dari Desa Langkas yang mengalahkan tim dari Desa Kentol.
Turnamen ini begitu meriah, sukses, dan berlangsung aman.
Sekira 4000 penonton memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga final ini. Tim yang menang pada pertandingan diberi hadiah dan piala sebagai simbol juara.
Turnamen ini mulai bergulir dan dibuka oleh Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit pada 26 Juni 2026. Khusus kompetisi bola sepak diikuti oleh 26 tim, dimana 23 tim lokal se-Kecamatan Cibal dan 3 tim undangan dari luar.
Sedangkan Bola Voli Putra dan Putri, masing-masing kategori diikuti oleh 17 tim tangguh mewakili berbagai desa dan kelurahan se-Kecamatan Cibal. Sereremonial penutupan sekaligus penyerahan hadiah, dilakukan oleh Camat Cibal, Heribertus W. Ganar bersama panitia.
Camat Heribertus dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Cibal, Pemerintah Desa, seluruh tim, juga kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam menyukseskan turnamen ini.
Ia mengatakan pekan olah raga ini merupakan momentum bagi semua orang. Namun ada satu catatan paling penting bahwa pada turnamen seperti ini, harus ada yang menang dan kalah. Perlu disadari bahwa disini tidak sedang mencari siapa yang juara, tapi yang dilakukan sedang mengembangkan minat dan bakat, karakter, solidaritas diantara sesama di Kecamatan Cibal.
Heribertus juga menyampaikan selamat kepada adik-adik yang sudah berjuang dan kerja keras, sehingga berhasil meraih peringkat satu. Baik cabang olah raga bola kaki dan bola voli. Sedangkan bagi tim yang meraih peringkat 2 hingga 4, tentu tidak sedang kalah. Juga jangan berkecil hati.
Ia mengatakan, dalam olahraga, kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Kekalahan adalah guru terbaik yang mengajarkan untuk bangkit, memperbaiki kekurangan, dan berjuang lebih kuat lagi.
“Pertandingan ini tidak sedang mencari siapa yang juara atau terbaik, tetapi kita buat untuk meningkatkan rasa persaudaraan. Bagi tim yang belum berhasil juara, jangan berkecil hati karena masih ada ivent berlanjut di tahun depan.Saya pastikan turnamen pekan olah raga ini akan dilaksanakan di tahun depan,” katanya.
Sehingga Heribertus berpesan kepada semua tim tetap semangat berlatih untuk bisa berjumpa lagi di tahun mendatang. Melalui pekan olah raga itu, Ia berharap akan lahir bibit-bibit pemain berbakat yang kelak dapat membawa nama Kecamatan Cibal ke tingkat Kabupaten, Provinsi, dan nasional.**
Laporan: Yhono Hande





