RUTENG, BERITAFLORES – Peluru senapan angin yang bersarang tepat di kepala Ivana, akhirnya berhasil dikeluarkan oleh Dokter Rumah Sakit Siloam Kupang, NTT, pada Rabu 13 Agustus 2025, dini hari.
Rikar Nelos, Ayahanda Ivana mengatakan jika dokter berhasil megeluarkan peluru senapan angin yang bersarang di kepala putrinya usai menjalani operasi sekitar 6 jam lamanya.
“Puji Tuhan, operasi berjalan lancar dan peluru akhirnya berhasil di keluarkan dari kepala Ivana”, kata Rikar, Rabu pagi ini.
Saat ini terang Rikar, putri malangnya itu masih dalam perawatan intensif pihak medis RS Siloam Kupang sembari menanti pemulihannya seratus persen.
“Operasinya mulai sekitar jam 10.00 malam dan baru selesai sekitar jam 03.00 subuh. Saat ini kami masih menunggu Ivana kembali sadar setelah operasi”, terangnya.

Disinggung soal biaya operasi, Rikar mengatakan jika seluruh biayanya ditanggung oleh pihak Wahana Visi Indonesia (WVI).
“Biaya operasi sekitar Rp 80 juta dan semuanya itu dibantu oleh pihak WVI. Termasuk biaya transportasi kami saat ke Kupang dan saat pulangnya nanti”, ungkapnya.
Rikar juga menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu sekaligus mendoakan Ivana agar bisa sembuh dari musibah yang menimpanya.
Rikar juga menyebut, bantuan dana dari para donatur sangatlah berharga bagi mereka selama proses perawatan Ivana.
Selain dari pihak WVI yang membantu sepenuhnya biaya operasi dan transportasi, bantuan juga datang dari pihak dinas sosial di kupang yang memfasilitasi penginapan di Kupang.
Sementara, total donasi dari para sahabat, keluarga yang melihat dan mengetahui kondisi Ivana lewat postingan di media sosial facebook dan berita media online juga hampir belasan juta rupiah.
“Bantuan para pihak ini sungguh luar biasa dan sangatlah berarti. Kami tidak pernah menyangka, ada begitu banyak orang di luar sana yang menyayangi kami, khususnya Ivana dan tentu kami tidak bisa membalas semua kebaikan semua pihak ini selain dengan doa dan ucapan terima kasih yang tak terhingga. Semoga bapak, ibu sekalian selalu diberikan kesehatan dan rejeki”, ucap Rikar.
Ivana sendiri merupakan seorang bocah perempuan yang menjadi korban tembakan senapan angin oleh rekan sebayanya bernama Rupertus Efrit Dusman, pada Sabtu 09 Agustus 2025, pagi.
Peristiwa yang terjadi di Kuwu, Desa Nenu, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai ini mengaharuskan Ivana dilarikan ke RSUD Ben Mboi Ruteng usai peluru senapan angin tersebut menembus dahi kanan dan bersarang tepat didalam kepalanya.
Meski sempat dirawat intensif di RSUD Ben Mboi, dokter akhirnya memutuskan agar Ivana harus segera di rujuk ke dua tempat pilihan yaitu Bali dan Kupang untuk menjalani operasi.
Hingga pada Senin, 11 Agustus, Ivana dan keluarga akhirnya terbang menuju RS Siloam Kupang dan berhasil menjalanj operasi pada Rabu, 13 Agustus, dini hari.
Semoga keadaan Ivana secepatnya pulih pasca operasi dan kembali berkatifitas normal seperti sediakala. (**)
Penulis: Andy Paju







