• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, June 28, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Warga Matim Bacok Pemuda di Reo Pakai Parang, Bahu dan Paha Alami Luka Serius

by Berita Flores
25 March 2025
in HEADLINE, HUKUM
A A
0

Ilustrasi Pembacokan - Foto: Unduhan Google.net

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES – Seorang warga Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, berinisial IA (42) ditebas sebilah parang oleh seorang pria berinisial ABAH.

Akibatnya, korban IA mengalami luka serius di bahu bagian kiri dan paha bagian kanan.

Percobaan pembunuhan ini terjadi di rumah korban IA di Kelurahan Reo, pada Senin 24 Maret 2025, sekitar pukul 17.30 Wita.

Terduga pelaku ABAH dalam kejadian ini di sebut-sebut seorang warga asal desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.

Berdasarkan kisah kakak kandung korban berinisial MA, kejadian naas itu bermula saat terduga pelaku ABAH mendatangi mereka di rumah sambil menggenggam sebilah parang dan golok.

“Setibanya di depan rumah, pelaku langsung mengancam dengan kata-kata kasar. Pelaku berteriak dan mengancam akan menghabisi kami semua. Saya berusaha menenangkan keadaan, tetapi adik saya, IA, terpancing dan keluar rumah,” cerita MA saat diwawancarai di Polsek Reo pada Senin malam.

Saat di luar rumah, korban IA langsung dikejar oleh terduga pelaku dengan genggaman parang di tangannya.

“Saya sempat berusaha menghalangi, tetapi pelaku tetap menyerang hingga mengenai lengan kiri korban. IA mencoba melawan dengan mencekik leher pelaku, namun pelaku juga menggunakan golok dan menikam paha kanan korban”, terangnya.

Melihat kejadian itu, keluarga korban kemudian berusaha melawan untuk menyelamatkan diri. Warga sekitar yang menyaksikan insiden tersebut pun turut menghubungi pihak kepolisian.

Tidak lama berselang, petugas dari Polsek Reo tiba di lokasi dan mengamankan pelaku ABAH beserta barang bukti berupa sebilah parang, golok, dan sweter milik pelaku.

Pelaku Pernah Mencoba Bacok MA dan Kakaknya, Namun Gagal

Insiden kekerasan ini disebut-sebut juga bukan baru pertama kalinya dilakukan oleh pelaku. Sebelumnya, pelaku ABAH diduga kerap melakukan pengancaman terhadap MA dan kakaknya berinisial TA, saat di Kantor Desa Satar Kampas.

Menurut kesaksian MA, pelaku mengacungkan sebilah parang ke arah TA dan MA serta mengancam akan membunuh mereka. Bahkan, pelaku sempat ingin membacok TA, namun aksinya berhasil dicegah oleh staf desa yang berada di tempat kejadian.

Peristiwa pengancaman ini disaksikan langsung oleh Kepala Desa Satar Kampas, Ajidin, bersama perangkat desa lainnya dan anggota Linmas.

Apa Motifnya?

Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak Polsek Reo. Saat ini pihak kepolisian di Reo masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku maupun korban.

Sementara, MA sendiri menduga bahwa insiden ini bermula dari sengketa tanah warisan kakek mereka di Waso, desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Walau demikian, media masih menunggu keterangan pihak Polsek Reo untuk mengetahui seperti apa motif utama dibalik kasus ini.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat konflik tanah sering kali memicu kekerasan yang berujung pada tindak pidana serius. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut kasus ini dengan transparan dan memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak. (**)

Laporan: Andy Paju

Tags: KASUS KEKERASANKasus Tanahkekerasan di Reopembacokanpercobaan pembunuhanPolsek Reopria di Reo di bacok parangsengketa tanahwarga dibacok parang

BacaJuga

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

BANYAK DIBACA

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores