• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, August 26, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pengiriman Sapi Ilegal dari Reok Barat Tujuan Bima Bikin Warga Resah

by Redaksi Berita Flores
22 April 2022
in BERITA, HEADLINE, HUKUM, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Maraknya praktek pengiriman sapi ilegal dari Pelabuhan Nanga Nae, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Manggarai, NTT menuju Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat meresahkan warga setempat.

Sejumlah warga setempat yang meminta identitas mereka dirahasiakan mengungkapkan hal itu ketika berbicara kepada wartawan di Reok Barat Kamis, 21 April 2022.

Menurut sumber itu, praktek pengiriman sapi ilegal, dan tanpa dilengkapi dokumen resmi itu sudah lama terjadi di Pelabuhan Nanga Nae, salah satu “jalur tikus” yang berlokasi di Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT.

“Praktek ini sudah terjadi kurang lebih selama tiga tahun,” ujar sumber itu kepada wartawan.

Baca Juga: Oknum Polair di Reok Diduga Kuat Terlibat Muat Sapi Ilegal Tujuan Bima, NTB

Menurut dia, praktek pengiriman sapi ilegal sempat terhenti beberapa bulan setelah seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Manggarai, NTT diproses hukum karena diduga menjadi pelaku pengiriman sapi ilegal tersebut.

“Hampir setiap minggu mereka muat itu sapi ke sana,” ungkap dia.

Dirinya juga menjelaskan, apalagi saat ini menjelang hari raya Idul Fitri para pelaku semakin intens mengirimkan sapi antarpula seperti ke Bima, NTB. Bahkan hinga saat ini permintaan sapi dari Bima sangat tinggi.

“Mereka muat (sapi) tanpa dokumen. Ini kan berat juga, mau jadi apa ini daerah Kabupaten Manggarai, kalau begini terus modelnya. Yang rugi kan masyarakat dengan pemerintah daerah, karena mereka itu tidak ada izin sama sekali,” tegas sumber tersebut.

Baca Juga: Dua Kapal Bermuatan Sapi Ilegal dari Manggarai Tujuan Bima Diamankan

Ia berharap kepada aparat kepolisian Polres Manggarai dan Polda NTT untuk segera menangani kasus ini, dan bila perlu harus turun ke lokasi untuk mengecek semua kondisi riil yang terjadi di lapangan. Jika tidak segera ditindak pelaku pengiriman sapi ilegal di Reok Barat, maka semua hewan yang ada pantai utara Manggarai ini habis.

“Sapi yang mereka muat juga itu, ada sapi betina pokoknya mereka muat semua jenis sapi apa pun itu,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada Bupati Manggarai, Hery Nabit untuk segera turun ke lokasi untuk menghentikan praktek yang merugikan daerah ini. Bupati Manggarai harus menindak tegas para pelaku yang sudah mengirimkan sapi ilegal ke Bima. Sebab, bila persoalan ini terus dibiarkan maka bukan tidak mungkin akan berdampak buruk terhadap daerah.

Menanggapi hal itu, seorang aparat kepolisian Polres Manggarai yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, pihaknya mengaku geram dan resah dengan langgennya praktek pengiriman sapi ilegal dari Pelabuhan Nanga Nae, Desa Paralando tujuan Bima, NTB.

“Saya sangat mendukung sekali untuk segera ditindaklanjuti kasus ini,” ujarnya melalui sambungan telepon Kamis, 21 April 2022.

Ia juga berjanji agar mencari pelaku yang sudah melakukan praktek pengiriman sapi ilegal selama ini. Dia sangat geram sekali dengan ulah pelaku pengiriman sapi ilegal antapulau tanpa dilengkapi dokumen resmi tersebut.

“Semua pengiriman ini kan pasti ada prosedurnya, jadi harus ikut prosedur yang ada itulah,” tegas dia.

Sumber itu juga menyebut bahwa, sejumlah pelaku saat ini yang diduga melakukan pengiriman sapi ilegal tanpa dokumen yang resmi tujuan Bima yakni, Burhan, dan Dayat.

Hingga saat ini, awak media belum berhasil melakukan konfirmasi terhadap sejumlah orang yang diduga merupakan oknum pelaku pengirim sapi ilegal dari Desa Paralando tujuan Bima, NTB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, pada Februari 2021 lalu dua kapal motor (KM) pengangkut 92 ekor sapi dari Pelabuhan Nanga Nae, Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Manggarai, NTT tujuan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil diamankan oleh anggota TNI Angkatan Laut (AL) dan Badan Intelejen Negara (BIN). (RED).

Tags: DUGAAN PENGIRIMAN SAPI ILEGALPELABUHAN NANGA NAE

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores