• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, March 4, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Gereja Diminta Dukung Pindahkan Pabrik Semen ke Luar NTT

by Redaksi Berita Flores
28 April 2020
in BERITA, HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Pandangan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat telah meminta akan memindahkan pabrik semen ke pulau Timor, jika warga Kabupaten Manggarai Timur menolak kehadiran pabrik semen di Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda.

Merespon hal itu, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus mengatakan, pandangan Gubernur Viktor sangat tepat karena bukan saja karena masyarakat Manggarai Timur menolak kehadiran pabril semen, akan tetapi sebagai bukti bahwa Gubernur Viktor tetap berkomitmen terhadap janji kampanye pada Pilkada 2018 untuk menolak bahkan mencabut izin semua aktivitas pertambangan.

“Jelas masyarakat Manggarai Timur tidak menghendaki adanya pabrik semen di wilayahnya, karena berdampak buruk bagi lingkungan,” kata Petrus.

Petrus menambahkan, kehadiran tambang bahkan dapat menghilangkan nilai budaya masyarakat setempat karena bisa menimbulkan kerusakan lingkungan. Bahkan masyarakat setempat bisa terkena dampak berbagai macam penyakit seperti TBC, ISPA, dan kulit gatal akibat debu aktivitas pabrik. Meski begitu kata dia, ide memindahkan pabrik semen itu ke pulau Timor, juga bukan langkah bijak, karena dampak buruknya sama dan komitmen Gubernur NTT tolak tambang berlaku untuk seluruh wilayah hukum di NTT.

Jika hanya memenuhi kebutuhan semen untuk NTT tidak harus dengan membangun pabrik semen di NTT sekalipun NTT memiliki lahan dengan kandungan bahan baku batu kapur yang mengandung zat untuk bahan baku semen berlimpah. Pabrik semen yang besar-besar di Jawa, Sumatera, Sulawesi bahkan ada PT. Semen Kupang tinggal pemerintah berdayakan, alat angkut darat dan laut kita makin maju.

“Daripada NTT bangun Pabrik lebih baik sewa kapal laut khusus angkut semen dari Jawa,” kata Petrus.

“Jika untuk kebutuhan semen di NTT dan Timor Leste mengapa tidak perbesar PT. Semen Kupang, toh lokasi PT. Semen Kupang jauh dari pemukiman warga dan semua sudah diperhitungkan dengan matang saat PT. Semen Kupang dibangun Pemerintah,” lanjut dia.

Petrus mengungkapkan, kebutuhan semen di NTT setiap tahun mencapai 1,2 juta ton per tahun, sedangkan kebutuhan semen di Timor Leste mencapai 600 ribu ton per tahun, sementara PT. Semen Kupang NTT, saat ini hanya mampu menghasilkan 250 ribu ton per tahun artinya kurang, mestinya tinggal diperbesar pabrik PT. Semen Kupang atau defesit semen 950 ribu ton per tahun sebaiknya datangkan dari Jawa atau Sulawesi yang dianggap sanggup mensuplai kebutuhan di NTT.

Lebih lanjut ia katakan, pihak Gereja bersama masyarakat NTT untuk mendukung secara tegas untuk memindahkan pabrik semen ke luar daerah NTT. Di mana, pandangan masyarakat dan Gereja di Flores bahwa apapun namanya, jika kehadiran tambang itu jelas merusak lingkungan dan keindahan pulau Flores dalam sudut pandang pariwisata di masa yang akan datang. Bahkan sejarah membuktikan bahwa selama ini industri apapun namanya yang datang dari swasta tidak membawa keuntungan bagi masyarakat setempat, karena masyarakat hanya kenyang dengan janji-janji akan memperoleh kesejahteraan, malah yang muncul penyakit TBC, ISPA, dan kulit gatal-gatal.

“Karena itu Gubernur NTT jangan merubah pemahaman masyarakat tentang dampak buruk dan daya rusak yang ditimbulkan oleh kehadiran pabrik semen, lebih baik Gubernur NTT memahami alasan penolakan pembangunan industri yang merusak lingkungan hidup, punahnya budaya berarti tidak mendukung industri pariwisata. Maka jangan bermimpi industri tambang diterima masyarakat dan Gereja di NTT,” pungkas dia.

Pemerintah sebaiknya hantikan dan mentutup total keinginan investor dari manapun yang hendak membangun pabrik semen di Kabupaten Manggarai Timur atau di manapun di NTT, karena minim manfaat ekonomi bagi masyarakat, daya rusak lingkungan sangat dahsyat. Selain itu, hanya memberi untung besar kepada pemilik modal dan pejabat, kemudian masyarakat hanya diwariskan bangkai-bangkai mesin tua, limbah lingkungan bekas galian yang tidak dihijaukan kembali bahkan berbagai jenis penyakit dialami masyarakat tanpa ada yang bertanggung jawab. (TIM).

Tags: Petrus Selestinus

BacaJuga

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

3 March 2026

Tahun Anggaran 2026, Pelaksanaan Progam Revitalisasi Rumah Adat di Manggarai Terus Berlanjut

3 March 2026

Forum Perangkat Daerah RKPD TA 2027, Bapperida Manggarai Tekankan Sinkronisasi dan Ketepatan Sasaran Program

3 March 2026

Permudah Akses Perizinan, DPMPTSP Manggarai Layani Pengurusan Perizinan Langsung di Pasar Inpres Ruteng

3 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Wakil Gubernur NTT Sarankan Negosiasi dengan Tiga Kementerian

4 March 2026

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

3 March 2026

Tahun Anggaran 2026, Pelaksanaan Progam Revitalisasi Rumah Adat di Manggarai Terus Berlanjut

3 March 2026

Forum Perangkat Daerah RKPD TA 2027, Bapperida Manggarai Tekankan Sinkronisasi dan Ketepatan Sasaran Program

3 March 2026

BANYAK DIBACA

Keluhan Listrik Terjawab, Warga di Cibal Apresiasi Kinerja Anggota DPR RI Dipo Nusantara dan Thomas Tahir

Jalan Rusak, Nyawa Terancam: Menggugat Hak Warga Atas Buruknya Infrastruktur Jalan di Manggarai Timur

Gubernur NTT Minta Pendekatan Personal Pada PPPK

Pilkades Manggarai 2026, Andi Paju Nyatakan Siap Maju: Bawa Komitmen Bangun Desa Barang dengan Inovasi Baru

Wakil Ketua II DPRD Manggarai Tampung Aspirasi Warga Kelurahan Pagal

Pastoral yang Membumi: Hadir dan Mendengar Suara Umat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores