• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, September 27, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

by Berita Flores
19 March 2026
in BERITA
A A
0

Pemda Manggarai Memediasi Konflik Tanah di Manggarai - Foto: Yhono Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG , BERITA FLORES –  Pemerintah Kabupaten Manggarai berupaya memfasilitasi mediasi antar kelompok Gendang Bung Kaca dan Gendang Leko di wilayah di Desa Bulan, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Mediasi ini ditempuh pasca kedua kelompok gendang ini sempat terlibat konflik atas sengketa tanah ulayat.

Kedua kelompok ini sempat turun ke jalan  menggunakan senjata tajam hingga nyaris bentrok sebelum akhirnya diredam oleh pihak kepolisian pada 16 Maret lalu.

Dilangsungkan di ruangan sekda Manggarai, pada Rabu 18 Maret 2026, terpantau belasan tua adat dari kelompok Gendang Bung Kaca diterima langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Manggarai yang didampingi Penjabat Sekda Manggarai dan tim penyelesaian konflik tingkat kabupaten Manggarai.

Selain itu, Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, Kasdim Kodim 1612/Manggarai Mayor infantri Roberto Carlos Babo, Wadanki Brimob Ruteng Iptu Rudolf Amaral, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Paulus Peos serta Kades Bulan Juvent Hamat juga turut hadir dalam mediasi bersama itu.

Selain untuk meredam konflik, upaya ini juga dilakukan Pemda Manggarai sebagai sarana mencari solusi sehingga persoalan yang tengah dihadapi kedua kelompok tersebut dapat diselesaikan.

Pada titik ini, pemerintah daerah berusaha maksimal untuk membuka dialog terbuka dengan mengedepankan asas keadilan atas kedua kelomopok yang terlibat.

“Pemerintah hadir untuk memfasilitasi komunikasi antar warga kedua gendang agar konflik yang terjadi dapat diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Bupati Manggarai, Herybertus G.L Nabit saat memimpin langsung proses mediasi tersebut.

Bupati Manggarai turut menegaskan pentingnya menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat selama proses penyelesaian sengketa berlangsung, sehingga tidak menimbulkan konflik yang dapat merugikan kedua belah pihak.

“Besok kita juga akan mengundang warga dari Gendang Bung Leko. Harapan kami melalui mediasi ini dapat ditemukan titik temu yang adil dan bijaksana, sehingga hubungan antara kedua gendang ini tetap terjaga dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah menyampaikan terimakasih kepada tua adat Gendang Kaca atas kehadirannya.

“Dengan kehadiran bapa disini sudah membuktikan itikad baik terhadap permasalahan yang kita sudah hadapi. Tentunya kehadiran bapa disini guna untuk memberikan keterangan juga informasi tentang apa yang menjadi permasalahan,” katanya.

Melalui langkah ini, AKBP Levi berharap dapat menciptakan kesepahaman bersama. Dengan begitu, konflik yang sedang terjadi dapat diselesaikan secara konstruktif.

“Harapannya, kita sama-sama menjaga situasi yang sedang terjadi dan hindari hal-hal yang tidak kita semua inginkan,” ujarnya.

Laporan: Yhono Hande

Tags: Konflik tanahkonflik tanah adatmediasi konflik tanahPEMDA MANGGARAIPolres Manggaraisengketa tanahsengketa tanah di Manggarai

BacaJuga

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026

BANYAK DIBACA

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores