• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, March 29, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Usai Keluhkan Nasib Guru Kepada Kemenag, Kini dr. Stevi Harman Menyuarakan Nasib Pasien di NTT Kepada Kemenkes

by Berita Flores
6 December 2024
in BERITA, HEADLINE, KESEHATAN, POLITIK
A A
0
Usai Keluhkan Nasib Guru Kepada Kemenag, Kini dr. Stevi Harman Menyuarakan Nasib Pasien di NTT Kepada Kemenkes

Tampak dr. Stevi Harman saat melaksanakan rapat kerja dengan Kemenkes RI. (Foto: Dok. pribadi/Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Berbagai masalah yang mengitari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terus disuarakan oleh dr. Stevi Harman, salah satu anggota DPD RI dari dapil Propinsi NTT.

Usai menyoroti nasib guru agama di NTT saat rapat dengan Kementerian Agama (Kemenag), kini di depan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) senator muda itu menyuarakan masalah kekurangan obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Saat melaksanakan rapat kerja, ia meminta Kemenkes untuk mengintervensi tata kelola perobatan di RSUD Komodo. Sebab dalam kunjungan kerjanya banyak sekali mendengar keluhan pasien terkait obat-obat tertentu yang sering habis di RSUD Komodo.

“Saya menerima aspirasi dari RSU Komodo, yang juga RSU Kemenkes. Pasien-pasiennya mengeluhkan bahwa mereka sering kehabisan obat-obat, seperti obat-obat hipertensi, obat-obat DM,” ujar dr. Stevi Harman melalui pesan WhatsApp pada Jumat, (6/12/2024).

Ia menyayangkan kondisi obat-obat yang seharusnya ditanggung oleh BPJS malah sering habis di rumah sakit umum yang merupakan milik Kemenkes.

“Jadi obat-obat jangka Panjang yang seharusnya ditanggung oleh BPJS. Itu masih sering habis. Mungkin perlu perhatian khusus Kemenkes, untuk kenapa kok bisa di rumah sakit Kemenkes itu sering habis obat-obat itu,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini antara pihak RSUD Komodo dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengaku masih terkendala kekurangan dana.

“Kalau perlu diberikan intervensi juga Pemdanya dan rumah sakitnya itu. Karena mereka belum klop ini kenapa kok sering habis. Pemdanya bilang kurang dana, tapi rumah sakitnya juga bilang tidak bisa memberi rekomendasi penambahan dana lebih ke Pemdanya. Itu kurang klop, mungkin perlu intervensi khusus,” imbuhnya.

Akibat kekurangan obat tersebut, sambungnya, para pasien sering kali menggunakan uang sendiri untuk membeli obat-obat yang seharusnya ditanggung oleh BPJS.

“Karena masyarakat banyak mengeluh, mereka diminta rumah sakit untuk beli lagi sendiri, padahal udah bayar yuran BPJS,” pungkas dr. Stevi Harman.

Penulis: Heri Mandela.

Tags: Bupati Manggarai BaratDPD RIdr. Stevi HarmanKemenkes RIRSUD Komodo Labuan Bajo

BacaJuga

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

28 March 2026

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Hery Beber Capaian Pertumbuhan Ekonomi di Manggarai

26 March 2026

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

26 March 2026

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

24 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

28 March 2026

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Hery Beber Capaian Pertumbuhan Ekonomi di Manggarai

26 March 2026

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

26 March 2026

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

24 March 2026

BANYAK DIBACA

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

Kado di Hari Kemenangan: 29 Warga Binaan Rutan Ruteng Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

Libur Idul Fitri dan Paskah 2026, Pemkab Manggarai Buka Posko Layanan Masyarakat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores