• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, June 17, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Uskup Labuan Bajo Diminta Jelih melihat Masalah Sosial

by Redaksi Berita Flores
23 June 2024
in BERITA, HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Labuan Bajo, Beritaflores.com – Uskup terpilih Keuskupan Labuan Bajo, RD Maksimus Regus diminta jelih melihat masalah sosial di wilayah keuskupan itu.

Hery Jem, umat Paroki Roh Kudus Labuan Bajo mengungkapkan hal itu usai RD Maksimus Regus diangkat menjadi Uskup Labuan Bajo pada Jumat, 21 Juni 2024.

Sebagai umat yang terdampak akibat pembangunan di Labuan Bajo, sejauh pengamatannya, Gereja Katolik belum terlibat jauh dalam keberpihakannya dengan masyarakat kecil.

“Kiranya uskup baru nanti bisa membawa umatnya ke hal yang lebih baik, khusus dalam pengembangan iman umat,” jelasnya.

Hery juga mengkritisi fokus pastoral gereja Katolik Keuskupan Ruteng tahun 2024 ‘ekologi integral. Gereja tidak menyatakan sikapnya memihak pada warga masyarakat adat.

“Contohnya, kami komunitas Racang Buka di Labuan Bajo yang lahan kami tergerus oleh masuknya investor di Labuan Bajo,” ceritanya.

Proyek itu, kata dia, adalah proyek pariwisata Parapuar di kawasan Hutan Bowosie, Labuan Bajo yang dikerjakan oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPO-LBF).

Pembangunan itu dilakukan oleh para investor dengan melakukan penebangan hutan. Ironisnya, pemerintah termasuk gereja malah mengiakannya.

Namun, jika hal tersebut dilakukan masyarakat, maka dianggap merusak lingkungan hidup. Padahal, masyarakat hanya membersihkan lahan mereka yang dianggap sebagai ruang hidup mereka.

“Kami sekarang sedang bergulaat dengan program yang dicanangkan BPO-LBF, mereka melakukan pembabatan,” terangnya.

Dengan adanya Keuskupan Labuan Bajo diharapkan agar memikirkan keberadaan umatnya. “Jangan asal mau bergabung dengan program-program pemerintah yang masuknya investor”.

“Apalagi kami di Labuan Bajo yang pintu masuk orang merebut ‘kue’ di Super Premium Labuan Bajo,” tegasnya.

Sementara Rofinus Rabun, seorang umat Paroki Nunang mengharapkan uskup terpilih tidak sekongkol dengan penguasa atau kekuasaan untuk merampas hak masyarakat kecil.

“Jadikanlah Manggarai Barat atau Keuskupan Labuan Bajo menjadi milik bersama, bukan malah bersekongkol bersama penguasa untuk merampas hak masyarakat kecil atau umat demi memenuhi kepentingan kelompok atau golongan,” katanya kepada wartawan pada Minggu, 23 Juni 2023.

Rofinus berharap, uskup terpilih dapat menjaga wilayah keuskupannya dengan damai dan bebas dari kepentingan politik. Harusnya menjadi jembatan suara-suara masyarakat kecil di Manggarai Barat.

“Uskup baru diharapkan bekerja sama yang baik serta menjaga dan melindungi umatnya. Sehingga umat menyaksikan kebaikannya dan menerima terang Kristus,” terangnya. (RED).

Tags: Mgr. Maksimus RegusUSKUP LABUAN BAJO

BacaJuga

379 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dilepaskan

17 June 2026

Dukungan Membludak Iringi Langkah Jurae ke Meja Panitia Pilkades Macang Tanggar

17 June 2026

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

13 June 2026

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

12 June 2026

ARTIKEL TERKINI

379 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dilepaskan

17 June 2026

Dukungan Membludak Iringi Langkah Jurae ke Meja Panitia Pilkades Macang Tanggar

17 June 2026

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

13 June 2026

Laki Caci Manggarai Tampil Memukau pada Acara HUT ke 1 Tahun Pokdarwis Liang Bua

12 June 2026

BANYAK DIBACA

Pemerintah Harus Hadir Bukan Sekadar Janji

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores