• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, December 14, 2025
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

DPRD Manggarai Temukan Proyek Mangkrak

by Redaksi Berita Flores
4 February 2021
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Jemarus melakukan monitoring di sejumlah lokasi proyek di Kecamatan Rahong Utara, Selasa, 2 Februari 2021. Kegiatan monitoring ini sebagai bentuk pengawasan terhadap program-program yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Pantauan awak media bahwa, Anggota DPRD Fraksi Hanura itu memonitor lokasi proyek rehabilitasi jalan di Desa Liang Bua yang baru saja selesai dikerjakan, namun beberapa kali mengalami kerusakan. Pada kesempatan itu, Jemarus juga memantau perluasan jaringan bersih air minum IKK Rahong Utara yang diduga mangkrak sampai sekarang.

Di samping itu, politikus Hanura itu memantau beberapa rumah gendang (rumah adat) maupun rumah warga lainnya yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melandai Kabupaten Manggarai sepekan terakhir.

Pada kesempatan itu, Paulus Jemarus mengatakan, kegiatan monitoring merupakan salah satu tugas atau agenda di luar kantor bertujuan untuk menampung sejumlah aspirasi masyarakat.

“Kedua untuk melihat kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan,” pungkas dia.

Menurut Jemarus, monitoring lebih difokuskan pada fungsi pengawasan lapangan. Pengawasan itu kata dia, dilakkukan terhadap program-program pemerintah seperti program pembangunan jalan dan program pembangunan fisik lainnya.

Anggota DPRD Dapil V Kecamatan Rahong Utara dan Wae Ri’i itu menambahkan, pihaknya bertugas tentu mengecek kebenaran pelaksanaan dari program-program pemerintah baik yang telah dilaksanakan maupun program yang belum dilaksanakan.

“Ya, termasuk program air minum yang sampai sekarang dianggap mangkrak. Itu juga salah satu fungsi pengawasan dari kami dalam menjalankan tugas monitoring wilayah Dapil, termasuk lapen yang baru saja rehab yang dalam penglihatan lapangannya bahwa pekerjaan itu tidak sesuai dengan speksifikasi yang sebenarnya,” imbuh dia.

Menurut Jemarus, ada paket pekerjaan yang baru dua hari selesai dikerjakan malah sudah mulai rusak. Meski sudah tiga kali diperbaiki. Namun dua hari setelah itu kembali mengalami kerusakan parah dan sampai sekarang juga tidak diperhatikan lagi oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Ia mengakui, pihaknya bakal menyampaikan aspirasi kepada pemerintah terkait dampak dari cuaca ekstrem seperti hujan lebat pekan lalu yang menyebabkan kerusakan rumah, longsor maupun bencana alam lainnya.

“Sebagai tugas atau tanggung jawab moril dari kami sebagai anggota DPR utusan dari Dapil itu, maka kami wajib menyampaikan itu kepada pemerintah. Supaya, pemerintah bisa turun lapangan untuk melihat secara langsung apa-apa yang menjadi kebutuhan di lapangan terkait dampak dari hujan lebat atau dampak dari bencana yang terjadi di masyarakat,” beber dia.

Masih menurut Jemarus, pemerintah sampai saat ini belum turun tangan dan belum menangani sejumlah kejadian bencana alam di Kecamatan Rahong Utara. Itu terutama kejadian di rumah gendang kampung Teras di mana atapnya sebagian terbawa angin kencang.

“Kemudian terkait kejadian yang terjadi di Desa Bangka Ruang seperti satu rumah yang menjadi korban longsor, namun sampai sekarang pemerintah juga belum turun tangan untuk melihat kejadian yang ada, kemudian kejadian di kampung Laru, Desa Manong, longsor jalan di Desa Wae Mantang itu juga sampai sekarang pemerintah juga belum turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia berharap, setelah disampaikan kepada pemerintah, akan segera memberikan bantuan bagi keluarga yang terdampak. Ia menambahkan, setidaknya dalam waktu dekat pemerintah memberikan bantuan berupa seng atau bantuan lainnya sesuai dengan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat yang terdampak. (TIM).

Tags: PROYEK MANGKRAK DI MANGGARAI

BacaJuga

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

14 December 2025

Yohanes Rumat Tegaskan Sikap PKB Soal Kasus Dugaan Penipuan Bermodus Pokir dari Dua Anggota DPRD Matim

14 December 2025

Pagu Rp 1,286 Miliar dari APBN, Program Revitalisasi SMPN 2 Wae Ri’i Capai Progres 95 Persen

14 December 2025

Gelar Mukercab 2025, DPC PKB Manggarai Perkuat Pendidikan Politik Bagi Kader Loyalis

13 December 2025

ARTIKEL TERKINI

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

14 December 2025

Yohanes Rumat Tegaskan Sikap PKB Soal Kasus Dugaan Penipuan Bermodus Pokir dari Dua Anggota DPRD Matim

14 December 2025

Pagu Rp 1,286 Miliar dari APBN, Program Revitalisasi SMPN 2 Wae Ri’i Capai Progres 95 Persen

14 December 2025

Gelar Mukercab 2025, DPC PKB Manggarai Perkuat Pendidikan Politik Bagi Kader Loyalis

13 December 2025

BANYAK DIBACA

Kunjungi Dua Sekolah di Cibal, Kadis PPO Manggarai Tekankan Para Guru Bekerja Sesuai Tupoksi

Kejari Manggarai Tetapkan PPK dan Konsultan Pengawas Sebagai Tersangka Korupsi Proyek Gedung CSSD dan Laundry RSUD Ruteng 

Proaktif Dua Tokoh Bali Keturunan NTT

Bupati Mabar Tegaskan Lingko Nerot Tanah Adat Terlaing, Batas Rareng Sebelah Timur dan Lancang di Barat

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

Pagu Rp 1,286 Miliar dari APBN, Program Revitalisasi SMPN 2 Wae Ri’i Capai Progres 95 Persen

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores