• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, June 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

AHP Ajak Para Tokoh Tak Manfaatkan Isu SARA Demi Kepentingan Politik

by Redaksi Berita Flores
9 December 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BAJAWA, BERITA FLORES-Anggota DPR RI Fraksi PDI-P, Andreas Hugo Pareira mengajak parah tokoh di daerah maupun tokoh di pusat agar tak memanfaatkan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) demi kepentingan politik tertentu.

Ia menjelaskan hal itu saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar Bangsa: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi NTT pada Jumat, 6 Desember 2019.

Menurut Andreas isu SARA menjadi momok menakutkan dalam setiap kontestasi politik. Bahkan menjadi ancaman besar karena bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan memecah belah masyarakat berdasarkan agama, suku untuk kepentingan pemilihan. Karena tugas pemimpin itu adalah mengayomi dan bekerja untuk semua,” tegas Andreas.

Andreas meminta para tokoh nasional maupun tokoh di daerah harus menunjukkan cara hidup dalam menjunjung tinggi 4 pilar bangsa ini sebagai falsafah. Ia pun meminta tidak boleh memberi contoh yang justru menyebabkan perpecahan di masyarakat.

“Tokoh-tokoh baik di pusat maupun di daerah jangan memanfaatkan kebhinekaan ini untuk kepentingan politik,” pungkas dia.

Politisi PDI-P itu menjelaskan bahwa, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan sebuah provinsi kepulauan. Provinsi ini terdiri dari 3 pulau besar yakni pulau Timor, Flores dan Sumba. Di daerah ini, terdiri dari berbagai macam Suku, Agama dan Ras (SARA). Untuk itu, provinsi ini layak disebut sebagai miniatur Indonesia.

Saat ini, lanjut dia, Anggota MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat) RI tengah menggencar dalam melaksanakan sosialisasi 4 pilar bangsa di seluruh pelosok tanah air.

“Di NTT ini kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa dan adat istiadat namun bersatu dalam satu nusa,” kata Andreas pada kesempatan itu.

Andreas mengakui, dirinya sangat senang bertemu serta bertatap muka dengan masyarakat di Kelurahan Susu, Bajawa. Meski acara itu digelar pada malam hari dengan suhu udara dingin kota Bajawa namun ratusan para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Indonesia adalah sebuah rumah besar yang ditopang oleh 4 pilar bangsa,” terang dia.

Ia menuturkan, tanpa 4 pilar bangsa ini maka rumah besar ini akan roboh. Semua rakyat Indonesia adalah penghuni rumah besar ini. Untuk itu, Andreas mengajak seluruh masyarakat agar menjaga serta merawat supaya bisa hidup sejahtera bersama di dalamnya. Bahkan hal ini merupakan tugas bersama dalam merawat peradaban bangsa Indonesia.

Kegiatan sosialisasi 4 pilar bangsa yang menghadirkan ratusan peserta ini ditutup dengan tarian ja’i sebagai tarian khas Bajawa bersama seluruh para peserta. (TIM).

BacaJuga

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

BANYAK DIBACA

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

Dua Camat di Manggarai Dukung Kehadiran Polsek Baru Perkuat Kamtibmas

Bupati Hery Dukung Nobar Gratis Piala Dunia Lewat Siaran TVRI NTT

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores