• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Proyek Air Minum 8 Miliar di Manggarai Timur Diduga Bermasalah

by Redaksi Berita Flores
26 October 2018
in BERITA, HEADLINE, HUKUM, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES —Pembangunan jaringan air bersih di Desa Gurun Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tahun 2016 diduga bermasalah.

Proyek tersebut didanai APBN dengan pagu anggaran senilai Rp 8 miliar lebih. Hingga kini, proyek air bersih tidak sesuai asas manfaatnya bagi masyarakat di daerah itu. Sebab, kota Borong sebagai ibu kota Kabupaten Manggarai Timur masih mengalami krisis air bersih.

Proyek dibangun dari sumber mata air di kawasan Bangga Rangga, Desa Golo Lalong, Kecamatan Borong itu disebut mubazir. Sebab, pada musim kemerau airnya tidak mengalir.

Bahkan sejumlah pipa saluran tak mengalirkan air ke rumah warga Manggarai Timur.

Tak hanya itu, diduga proyek airnya sempat menuai polemik. Pasalnya, ada usulan dibangun dari sumber mata air di Rana Mese tapi ada surat dari pejabat Matim agar airnya diambil dari Bangga Ranga. Akibatnya, hingga saat ini proyek air yang dibangun mubazir sehingga masyarakat pun bersuara.

Yeremias Dupa, Anggota DPRD Manggarai Timur mendapat laporan masyarakat terkait proyek air bersih tersebut. Dupa mengaku heran karena proyek itu menelan dana miliaran rupiah tetapi anehnya tidak mengalirkan air untuk dimanfaatkan masyarakat Manggarai Timur.

“Apakah salah survei, saya sendiri heran. Sumber mata air di Bangga Rangga itu ada kalau musim hujan tapi musim kemarau airnya tidak ada. Kenapa harus bangun di lokasi yang tidak ada air. Kenapa tidak di Rana Mese. Ini yang dinamakan tidak ada asas manfaat sehingga proyeknya mubazir. Saat ini masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air minum bersih tetapi ada proyek air yang dibangun tidak ada asas manfaat,” ujarnya dilansir Poskupang.com di Borong, Jumat, 26 Oktober 2018 pagi.

Ia menjelaskan, seharusnya proyek tersebut harus dituntaskan dan diperbaikki lalu diserahkan kepada Pemkab Matim agar dikelolah dengan baik.

“Tetapi jangan serahkan kepada Matim kalau kondisi pipa dan baknya tidak ada air. Saya minta perbaiki lalu serahkan kepada pemerintah. Akan tetapi kalau air tidak ada sama saja,” tegas Dupa.

Berdasarkan data dilansir Poskupang.com, Pemkab Matim pernah meminta penjelasan soal proyek tersebut kepada pihak pengelola proyek di Kupang, namun belum direspon untuk segera ditindaklanjuti.

Sebelumnya, pihak pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sempat meminta lokasi pengambilan air di Rana Mese, namun permintaan itu tidak diakomodir pihak Provinsi NTT. (FDS/BEF).

Tags: Manggarai TimurProvinsi NTTPROYEK AIR MINUMPROYEK BERMASALAH

BacaJuga

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

ARTIKEL TERKINI

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Breaking News: Armendo Ditemukan Tak Bernyawa, Korban Terseret Arus Sekitar Satu Km dari Tiwu Pai

6 Paket Proyek Jalan di Manggarai Masuk KDP, Kontraktor Pelaksana Diberi Waktu 50 Hari

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

Dulu Dikeluhkan Berlubang Bahkan Bergelombang, Kini Ruas Jalan di Paris Ruteng Mulus Terbentang Rapi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores