RUTENG, BERITA FLORES – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Manggarai, NTT akan di gelar pada Oktober 2026 mendatang.
Menjelang pesta demokrasi desa tersebut, telah mulai bermunculan sejumlah tokoh yang digadang-gadang maju sebagai calon kepala desa (Cakades) atau pemimpin desa, salah satunya adalah Dominikus Dendo.
Dominikus Dendo diketahui lahir pada tahun 1984 dan merupakan lulusan SMK PGRI Bajawa jurusan Bisnis dan Manajemen.
Dominikus yang sering disapa akrab Momik, oleh keluarga maupun kalangan pemuda, disebut sebagai sosok pemuda merakyat yang siap maju sebagai bakal calon Kepala Desa Ndiwar, Kecamatan Lelak periode 2026–2034.
Munculnya sosok pemimpin muda yang menginginkan perubahan menjadi angin segar bagi masyarakat Desa Ndiwar.
Kehadiran Dominikus Dendo diharapkan mampu membawa desa ke arah yang lebih maju, baik dalam pembangunan, kesejahteraan masyarakat, maupun peningkatan di berbagai sektor lainnya.
Sebagai seorang pemuda yang mudah bergaul dengan seluruh lapisan masyarakat, Dominikus Dendo mengaku memiliki keinginan besar untuk menjadikan Desa Ndiwar lebih maju, sejahtera, mandiri dan berkeadilan.
“Saya punya niat dan dari niat itu saya ingin Desa Ndiwar menjadi desa yang lebih baik, maju, mandiri dan sejahtera,” kata Momik saat berbicara dengan Beritaflores.com. (12/05/2026)
Sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Ndiwar, Momik juga berharap mendapatkan doa serta dukungan dari seluruh masyarakat agar cita-cita pembangunan desa dapat terwujud.
“karena itu, saya sangat berharap doa dan dukungan masyarakat. Saya juga mengajak seluruh warga Desa Ndiwar yang menginginkan perubahan dan keadilan untuk bersama-sama bergabung demi kesejahteraan bersama. Kita memiliki konsep untuk menuju ke arah tersebut,” tegasnya.
Momik juga menegaskan bahwa kontestasi Pilkades bukanlah ajang untuk saling menjatuhkan, menghina, maupun memecah belah antarcalon dan para pendukungnya. Menurutnya, Pilkades seharusnya menjadi momentum kebahagiaan masyarakat desa dalam memilih pemimpin terbaik.
“Saya mengajak kepada semua pihak, baik calon maupun pendukung, harus mampu menahan diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan. Mari kita tetap menjaga persatuan dan kekompakan di desa kita,” ajaknya.
Dominikus Dendo dalam Visi-Misinya
“Terwujudnya Desa Ndiwar yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera berdasarkan Gotong Royong dan Kearifan Lokal.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, Dominikus menyiapkan sejumlah misi utama, antara lain: meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi desa, mendorong pembangunan infrastruktur yang merata, mengembangkan potensi pertanian dan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kepedulian sosial, menjaga keamanan, kerukunan, dan kelestarian lingkungan desa.
Dominikus menegaskan, pembangunan desa tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa hidup mandiri dan memiliki peluang ekonomi yang lebih baik.
“Tentu, desa itu harus berkembang bersama rakyatnya. Anak muda harus punya peluang kerja, petani harus diperhatikan, dan pelayanan masyarakat harus lebih baik,” ungkapnya.**
Laporan : Yhono Hande





