• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, September 28, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Temui Kakanwil Kemenkumham NTT, Ini Kata TPDI Soal Napiter

by Redaksi Berita Flores
6 June 2018
in BERITA, HEADLINE, HUKUM, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

KUPANG, BERITA FLORES — Advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menemui Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kementerian Hukum dan HAM RI NTT, Yudi Kurniadi, di Kupang, pada Rabu, 6 Juni 2018.

Sejumlah Advokat tersebut adalah Petrus Selestinus, Luis Balun, Martinus Lau, Petrus Lomanledo dan Reyza Devita Djami. Mereka kemudian diterima lansung oleh Yudi Kurniadi, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM RI NTT.

Koordinator TPDI, Petrus Selestinus mengatakan pihaknya menemui Kemenkumham NTT bertujuan untuk meminta klarifikasi pihak Kemenkumham NTT terkait keberadaan sejumlah Narapidana Teroris (Napiter) di Lapas NTT.

“Ada titipan Napiter oleh Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI ke sejumlah Lapas di NTT yang sebelumnya sempat menjadi polemik di media masa,” kata Petrus kepada awak media Rabu.

Baca: TPDI Sebut ISIS Berpotensi Bangun Sel-sel Teroris di NTT

Dialog tersebut lanjut dia, dimaksudkan untuk memperoleh gambaran objektif serta meminta kepastian informasi dari pihak Kemenkumham NTT tentang keberadaan Napiter di Lapas NTT.

“Berapa jumlah yang dititipkan dan mengapa dititip di NTT, sekaligus untuk mendapatkan klarifikasi dari Yudi Kurniadi atas pernyataannya selaku Kakanwil Kemenkumham yang sebelumnya disebut-sebut membantah keberadaan Napiter di Lapas NTT,” jelasnya.

Dialog itu berlangsung santai. Kata Petrus, Cukup informatif. TPDI pun mendapat informasi akurat bahwa benar ada kebijakan Dirjen Pemasyarakatan tentang penitipan Napiter di Lapas NTT.

Baca: TPDI Desak Kemenkumham dan Polri Kembalikan Titipan Napi Teroris di NTT ke Jakarta

Ada sejumlah Lapas di NTT yang menjadi tempat penitipan Narapidana teroris yakni Lapas di Atambua, Kefamenanu, Alor, Sumba Timur dan Kabupaten Ende

“Memang benar dan dimaksudkan untuk program deradikalisasi para Napiter dengan kriteria tertentu dan penitipanya di kamar sel khusus yang diisolasi terpisah jauh dari Napi lain,” kata Petrus meniru penjelasan Yudi.

Lebih lanjut kata dia, pihak Kemenkumham NTT mengklaim bahwa pengawasan Napiter di Lapas NTT dilakukan secara ketat. Bahkan setiap kerabat Napiter jika berkunjung ke Lapas diawasi secara ketat oleh petugas.

“Identitas keluarga yang berkunjung dicatat. Termasuk nomor ponsel mereka. Itu dilakukan dibawah pengawasan dan pengawalan yang sangat ketat,” tambah Advokat Peradi itu meniru penjelasan tambahan Yudi.

Petrus Selestinus berpendapat bahwa, meskipun ada jaminan bahwa Napiter di Lapas NTT berada dalam pengawasan super ketat. Bahkan ditempatkan di ruang isolasi. Namun publik NTT sudah merasa terganggu oleh karena keberadaan Napiter tersebut.

“Terkait penitipan Napiter tersebut, publik NTT tidak pernah diberitahu, maka informasi tentang keberadaan Napiter titipan di NTT sungguh-sungguh meresahkan masyarakat,” tegas dia.

Walau pun begitu, dalam penjelasan pihak Kemenkumham NTT kata Petrus, bahwa Napiter yang dititip di NTT bukanlah aktor intelektual akan tetapi mereka adalah pelaku turut serta yang secara tidak langsung dianggap membantu teroris.

“Perannya itu misalnya menyembunyikan pelaku langsung atau aktor intelektual saat dicari pihak berwajib, atau peran lain seperti membantu dana untuk kegiatan teroris karena hubungan darah atau pertemanan,” tutup dia. (NAL/FDS/BEF).

Tags: Narapidana Teroris di NTTPetrus SelestinusProvinsi NTTTPDI

BacaJuga

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026

BANYAK DIBACA

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores