• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, February 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Besok, Pemkab Matim Bersama DPRD Bahas Nasib 1.225 Guru Bosda

by Redaksi Berita Flores
5 March 2019
in BERITA, HEADLINE, PENDIDIKAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Flores – NTT berencana menggelar rapat kerja khusus bersama pihak legislaitif, terkait rasionalisasi guru Bosda pada Rabu besok, 6 Maret 2019.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto mengatakan, pihaknya bakal menggelar rapat kerja khusus bersama DPRD Matim untuk mengambil keputusan secara final terkait rasionalisasi sebanyak 1.225 guru Bosda di daerah itu.

“Besok ini kan keputusan final, juga keputusan terbaik, karena besok ada rapat kerja khusus dengan DPRD,” ujarnya kepada Beritaflores.com di ruang kerjannya, Selasa, 5 Maret 2019.

Sebelumnya, Kadis Basilius, enggan menerbitan surat keputusan (SK) kepada sejumlah guru Bosda di Matim karena pihaknya harus melakukan analisis terlebih dahulu terkait kebutuhan riil.

Basilius mengungkapkan, apabila dicermati berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, hanya 928 guru yang terakomodir. Namun, jelas dia, berdasarkan analisis kebutuhan riil tenaga edukasi di daerah itu jumlah tersebut masih sangat kurang.

“Setelah dianalisis kebutuhan riil baik guru TK, SD, maupun SMP, pemkab Matim membutuhkan sebanyak 1.225 guru,” pungkas dia.

Dia pun belum memastikan berapa jumlah guru yang akan dirumahkan. Meski begitu, menurut Basilius, pemerintah Matim akan berupaya untuk mengakomodir kembali sejumlah guru sesuai kebutuhan riil di daerah itu.

“Belum bisa dipastikan berapa yang akan dirumahkan, tergantung perubahan anggaran saat rapat bersama DPRD,” kata Mantan Kadis Koperindag itu.

Dia berharap, pemerintah daerah bersama DPRD akan membuat keputusan terbaik terkait nasib sejumlah guru di Matim. (EFREN POLCE/BEF).

BacaJuga

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores