• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, October 26, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

by Berita Flores
26 October 2026
in BERITA
A A
0

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng - Foto: Ynono Hande

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menggelar kegiatan penguatan Gerakan Kebajikan Pancasila (GKP) kepada ratusan masyarakat dan relawan di Aula St.Yoseph Assumpta Ruteng, Jumat (23/11/2026).

Sebanyak 200-an peserta yang hadir tersebut terdiri dari sejumlah tokoh masyarakat, relawan, tokoh muda, dan mahasiswa ini bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini juga dihadiri oleh bupati Manggarai, Heribertus G.L Nabit, 3 Narasumber utama, para anggota DPRD dari Fraksi PDIP.

Dalam sambutannya, Andreas memaparkan tentang sejarah lahirnya Pancasila dengan figur Bung Karno hingga perjuangannya sampai pengasingan di Ende, Flores. Dari sana komunikasi, interaksi dan perjuangan hingga lahirnya Pancasila berasal.

Andreas menggarisbawahi, pentingnya ideologi negara yang mengikat seluruh masyarakat, sebagaimana adat istiadat mengikat persaudaraan di daerah.

Ia pun mengingatkan kembali sejarah erat antara Bung Karno, Flores, dan Pancasila, di mana Bung Karno mendapatkan inspirasi mendalam saat menjalani masa pembuangan di Kabupaten Ende, Flores.

Menurutnya, Bung Karno sudah terlibat aktif dalam gerakan melawan imperialisme dan kolonialisme.

Ia menyampaikan alasan Bung Karno dibuang ke Ende, bahwa Pada tahun 1926, Bung Karno memuat tulisan berjudul “Nasionalisme, Islam dan Marxisme” yang dimuat secara berseri di Jumal Indonesia Muda yang pokok tulisan ini adalah pemikiran Bung Karno tentang pentingnya persatuan semua golongan dalam melawan imperialisme dan kolonialisme.

Sementara, pada tanggal 4 Juni 1927, Bung Karno mendirikan organisasi politik bernama Partai Nasional Indonesia (PNI) yang tujuannya adalah mencapai Indonesia Merdeka.

Perkembangan PNI yang pesat membuat Pemerintah Hindia Belanda ketakutan dan pada tanggal 24 Desember 1929 pemerintah Hindia Belanda mengadakan penggeledahan dan menangkap empat pemimpin PNI yakni: Bung Kamo, Maskun, Gatot Mangkupradja dan Supriadinata.

Dalam sidang di pengadilan, Bung kamo menyampaikan pidato pembelaannya yang terkenal dengan nama “Indonesia Menggugat”. Bung Kamo dijatuhi hukuman 4 tahun kurungan di penjara Sukamiskin. Setelah menjalani masa hukuman selama 3 tahun, Bung Kamo dibebaskan pada bulan Desember 1931.

Sementara Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit dalam kesempatan itu menekankan bahwa nilai solidaritas dan kebersamaan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, situasi bencana yang dialami masyarakat Manggarai menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian, semangat gotong royong, dan persaudaraan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila.

Bupati Hery juga menjelaskan bahwa rumah-rumah yang terdampak bencana dikelompokkan berdasarkan tingkat kerusakannya. Penilaian tersebut dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bukan oleh Bupati maupun pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa pengelompokan tingkat kerusakan harus mengacu pada hasil penilaian pihak yang berwenang agar penanganan dan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, Bupati Hery mengingatkan bahwa Kabupaten Manggarai saat ini masih berada dalam masa transisi dari keadaan darurat menuju pemulihan. Dengan demikian, meskipun proses pemulihan mulai berjalan, kondisi darurat belum sepenuhnya berakhir.

“Oleh karena itu, saya meminta agar kegiatan-kegiatan yang bersifat pesta atau perayaan dilaksanakan secara sederhana. Kita perlu menunjukkan solidaritas dan kepekaan terhadap saudara-saudara kita yang masih terdampak bencana,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hery menyampaikan apresiasi kepada PDI Perjuangan dan Bapak Hugo Parera selaku Anggota Komisi XIII DPR RI atas terselenggaranya kegiatan penguatan relawan Gerakan Kebajikan Pancasila tersebut.

Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Menutup sambutannya, Bupati Hery mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat adat Manggarai, untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagaimana mereka menjaga nilai-nilai budaya Manggarai.

“Mari kita jaga nilai-nilai Pancasila seperti halnya kita menjaga nilai-nilai budaya Manggarai. Dengan menjaga nilai-nilai budaya Manggarai, kita juga sedang menjaga nilai-nilai luhur Pancasila,” tutupnya.**

Laporan: Yhono Hande

Tags: Andreas Hugo PareiraAPHPDIP

BacaJuga

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026
SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

Kontingen POPDA 2026 Dilepas, Sportivitas dan Disiplin jadi Pengingat Bagi Atlet

19 October 2026

ARTIKEL TERKINI

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

26 October 2026
Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026
SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

BANYAK DIBACA

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

Yance Usman Alis Berulah, Diserbu Warganet Hingga Disumpahkan Mati Cepat

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores