• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, October 2, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

by Berita Flores
2 October 2026
in BERITA, DESA, HEADLINE
A A
0
Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

Tampak foto bangunan huntara di Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, Flores-NTT. (Foto: Adeputra/Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Sebanyak tujuh unit hunian sementara (huntara) sedang dibangun di Desa Satar Ngkeling, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Flores-Nusa Tenggara Timur (NTT)

Dari jumlah tersebut, dua unit telah rampung, sedangkan lima unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Kita upayakan secepatnya rampung,” ujar Hilarius Rivaldo Pandung, seorang vendor kepada wartawan Kamis, 1 Oktober 2026.

Adrianus Ganco, salah satu penerima berkata, ia dan istri serta tiga anaknya sudah dua hari tinggal di huntara yang sebelumnya menghuni di sebuah tenda darurat.

“Saat ini, kami sudah bisa menikmati rumah sementara yang dibangun untuk kami”, ujarnya.

Adrianus merupakan salah satu warga penyintas gempa Flores. Pada Agustus lalu, rumah permanen berukuran 9 x 12 miliknya ambruk seketika hingga rata tanah akibat goncangan gempa bermagnitudo 7.7.

“Kerugiannya mencapai sekitar Rp100 juta lebih,” sebutnya.

Dia berharap, huntara bisa menjadi tempat tinggal sementara mereka sampai rumah tetap selesai dibangun.

“Kami sangat menunggu rumah tetap tersebut,” ucap dia penuh harap.

Dalam pembangunan huntara, ia tidak mengeluarkan uang dari sakunya untuk biaya apa pun. “Kami tinggal tidur dan menerima kunci,” tukas dia.

Antonius Lesing, warga lainnya mengaku bahwa huntara-nya sedang dalam proses pembangunan.

Saat ini, ia bersama keluarganya masih tinggal di tenda darurat. Mereka belum berani masuk ke rumah dan memilih membiarkannya kosong.

“Kami belum berani masuk ke rumah,” jelas dia.

Rumah Adrianus sebelumnya berlantai dua dan berdinding tembok.

Ia melihat rumahnya sudah tidak layak lagi dihuni. Hampir sebagian dinding bangunan sudah roboh. Lantai rumah juga sudah retak.

Antonius merasa pilu lamanya hidup di tenda darurat. Karena itu, ia mengharapkan bangunan huntara secepatnya rampung, apalagi sekarang memasuki musim hujan.

Ia mengaku ditawarkan jadi tukang dalam pengerjaan tersebut. Bagi dia, tawaran pekerjaan tersebut sangat terbantu karena bisa mendapatkan penghasilan di tengah musibah, meskipun sedikit.

“Saya merasa terbantu,” katanya.

Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Asep Dedy Armadi bilang, pembangunan huntara akan dilaksanakan selama tiga tahap. Sementara tahap kedua dan ketiga masih dalam proses verifikasi dan validasi.

Dia berkata, total keseluruhan huntara yang akan dibangun dalam tiga tahap ini berjumlah 1.494 unit.

Namun data tersebut belum final karena pendataannya masih terus berjalan dan dalam proses sanggahan.

“Untuk yang terinput saat ini total sebanyak 1.494 unit rumah rusak berat yang akan dibangun huntara, tetapi belum final karena proses pendataan dan sanggahan sedang berjalan,” kata Asep belum lama ini.

Penulis: Adeputra Moses

Tags: GEMPA FLORESHUNIAN SEMENTARA PASCAGEMPA FLORESHUNTARA

BacaJuga

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

2 October 2026
Bersumber dari DAU, 25 Paket Pekerjaan Jalan dan Trotoar di Manggarai Mulai Dikerjakan

Bersumber dari DAU, 25 Paket Pekerjaan Jalan dan Trotoar di Manggarai Mulai Dikerjakan

2 October 2026
Program Bedah Rumah Sebanyak 300 Unit Sasar 6 Desa di Kabupaten Manggarai 

Program Bedah Rumah Sebanyak 300 Unit Sasar 6 Desa di Kabupaten Manggarai 

29 September 2026
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

28 September 2026

ARTIKEL TERKINI

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

2 October 2026
Bersumber dari DAU, 25 Paket Pekerjaan Jalan dan Trotoar di Manggarai Mulai Dikerjakan

Bersumber dari DAU, 25 Paket Pekerjaan Jalan dan Trotoar di Manggarai Mulai Dikerjakan

2 October 2026
Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

2 October 2026
Program Bedah Rumah Sebanyak 300 Unit Sasar 6 Desa di Kabupaten Manggarai 

Program Bedah Rumah Sebanyak 300 Unit Sasar 6 Desa di Kabupaten Manggarai 

29 September 2026

BANYAK DIBACA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Manggarai Tetapkan Status Transisi Pemulihan Selama 90 Hari

Bersumber dari DAU, 25 Paket Pekerjaan Jalan dan Trotoar di Manggarai Mulai Dikerjakan

Dari Tenda Darurat ke Huntara; Harapan Baru Penyintas Gempa di Satar Ngkeling Manggarai

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Korban Gempa Flores Masih Dibebani Angsuran Pinjaman KUR

Program Bedah Rumah Sebanyak 300 Unit Sasar 6 Desa di Kabupaten Manggarai 

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores