• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, September 23, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

by Berita Flores
23 September 2026
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Dirut Bank NTT, Charlie Paulus saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Aula Hotel Spring Hill Resto Ruteng (Yhono Hande/Beritaflores).

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur telah menyiapkan skema penangguhan kredit bagi para nasabah yang terdampak gempa bumi di Pulau Flores. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun debitur yang mengajukan permohonan keringanan kredit.

Direktur Utama (Dirut) Bank NTT Charlie Paulus menjelaskan, skema yang disiapkan Bank NTT adalah dua jenis. Hal itu disiapkan untuk menangani nasabah yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores.

Menurut Charlie, Bank NTT bergerak cepat merespons kondisi darurat pascagempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu. Bank NTT juga telah menerbitkan imbauan kepada para debitur yang terdampak agar memanfaatkan skema tersebut untuk meringankan beban para penyintas.

“Dari mereka itu belum ada permintaan resmi untuk merestrukturisasi mereka punya kredit tapi kami sudah siapkan jauh-jauh hari programnya, bisa penangguhan pembayaran pokok, atau penangguhan pembayaran pokok dan bunga,” jelas Charlie kepada wartawan Selasa, 22 September 2026.

Charlie menjelaskan, ada dua pilihan skema yang disiapkan Bank NTT antara lain, debitur dapat memilih penangguhan pembayaran pokok atau penangguhan pembayaran pokok dan bunga.

Untuk penangguhan pembayaran pokok, skema yang disiapkan berlaku selama satu bulan. Sementara jika debitur meminta penangguhan pembayaran pokok dan bunga, waktunya diberikan selama tiga bulan.

“Kalau dia minta penangguhan pokok saja maka skema yang disiapkan hingga satu bulan. Sementara penangguhan pokok dan bunga selama tiga bulan,” ujar Charlie.

“Kalau dia minta penangguhan pokok dan bunga tidak bayar ya kita tidak bisa lama-lama juga ya, kita siapkan skemanya tiga bulan,” tambahnya.

Charlie menyebut Bank NTT masih akan mengevaluasi efektivitas skema tersebut. Namun, jika dampak gempa tergolong parah, bank siap menyiapkan skema yang lebih baik.

“Apakah ini efektif sudah bisa menolong mereka atau tidak? Kan ini kita juga belum tahu dampaknya seperti apa. Kalau yang parah kan berarti perlu skema yang lebih bagus,” ungkapnya.

Menurut dia, dalam kondisi bencana, kebijakan pelonggaran pembayaran pinjaman bisa dihadirkan baik oleh regulator maupun bank. Saat ini Bank NTT proaktif memantau dan mendata usaha nasabah yang terdampak. Beberapa wilayah seperti Borong disebut menjadi daerah paling parah terdampak gempa.

“Tapi sejauh ini mereka belum ajukan tapi kami data nasabah yang terdampak. Mereka belum ajukan tapi kami sudah lihat tempat usaha mereka rusak,” kata Charlie.

Ia menjelaskan, nasabah Bank NTT di wilayah Flores cukup banyak. Namun, hingga saat ini belum ada nasabah yang mengajukan skema penangguhan yang telah disiapkan.

“Kurang lebih yang sudah kami data ada sekitar 52 atau 53 nasabah yang terdampak. Tapi mereka belum ajukan skema yang disiapkan Bank NTT,” tukas dia.**

Penulis : Yhono Hande

Tags: KORBAN GEMPA FLORESPENANGGUHAN KREDIT BANK NTT

BacaJuga

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

23 September 2026
Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

23 September 2026
Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bank NTT Beri Penangguhan Kredit kepada Nasabah Terdampak Gempa Flores

Bank NTT dan Pemkab Manggarai Resmi Sepakati Dana Pinjaman Sebesar Rp46 Miliar 

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

LSM Ilmu yang Dipimpin Doni Parera Dituding Biang Kerok Kisruh Tanah Adat di Mabar

Sukseskan Tour de EnTeTe, Kapolres Manggarai Imbau Masyarakat Kendalikan Hewan Peliharaan di Sekitar Rute Lintasan

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores