• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 29, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Alami Skizofrenia, Tahanan Kasus KDRT Asal Poco Ranaka Tewas Gantung Diri di Rutan Ruteng

by Berita Flores
16 December 2025
in BERITA, HUKUM
A A
0

Ilustrasi orang meninggal dunia - Foto: Unduhan Google

Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITAFLORES – Pihak Rutan Kelas II B Ruteng, Manngarai, NTT, menyampaikan klarifikasi resmi terkait meninggalnya Hendrikus Moyo, salah seorang narapidana atau warga binaan rutan itu.

Sesuai keterangan pihak lapas, Hendrikus dikabarkan meninggal dunia di lapas Kelas II B Ruteng, pada Minggu 14 Desember 2025.

Ia disebut pihak rutan telah melakukan upaya nekat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Hendrikus sendiri dikabarkan masuk menjadi tahanan Rutan Ruteng sejak 26 Mei 2025. Ia terjerat kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan dijatuhi pidana sesuai UU 23 Tahun 2003 dengan putusan pidana selama 10 tahun.

Hendrikus merupakan warga Kampung Golo Tanggo, Desa Benteng Wunis, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala Rutan Kelas II-B Ruteng,
Saiful Buchori, menerangkan aksi nekat Hendrikus diketahui pihaknya usai regu jaga C (pagi) pihak lapas melaksanakan apel fisik pada Minggu 14 Desember, sekitar pukul 06.45 WITA.

Pada saat sampai di depan Blok A kamar hunian A2 yang dihuni Hendrikus, para petugas memanggilnya, namun tidak ada jawaban. Komandan jaga kemudian mengambil kunci dan mengecek langsung kamar tersebut.

”Dari hasil pengecekan ditemukan kondisi keadaan WBP (Hendrikus Moyo) tersebut sudah dalam posisi menggantungkan diri di terali ventilasi udara kamar hunian dan WBP tersebut dalam kondisi tidak bernyawa di dalam blok hunian”, ungkap Saiful.

Atas kondisi itu, komandan jaga lalu melaporkan kejadian tersebut kepada kepala Kesatuan Pengamanan dan Kepala Kesatuan Pengamanan menginformasikan kepada PLH. Karutan dan Karutan (Dinas Luar) mengenai kejadian tersebut.

“Berdasarkan arahan dari Karutan untuk segera melaporkan kejadian ini kepada  pihak Polres Manggarai, mensterilkan area TKP dan langsung menghubungi keluarga korban”, terangnya.

Saiful menambahkan, setelah mendapat laporan, dengan cepat pihak Polres Manggarai, dalam hal ini KABAG OPS dan INAFIS mendatangi lapas dengan mengidentifikasi Korban dan melakukan olah TKP.

“Setelah olah TKP Jenazah WBP dibawa ke RSUD Ben Mboi untuk dilakukan Visum. Dari Keterangan Hasil visum oleh RSUD Ben Mboi, ditemukan bahwa korban murni melakukan upaya bunuh diri dengan cara menggantungkan diri menggunakan sarung yang dibuat simpul dan diikat di jeruji ventilasi udara dan tidak ditemukan tindak kekerasan lainnya”, ungkap Saiful.

Dari hasil pengkajian berdadarkan hasil pemeriksaan pada 25 Agustus 2025, Hendrikus memiliki riwayat perilaku kekerasan terhadap orang lain dan sering mendengar suara-suara yang berbisik ditelinga sejak 2 tahun lalu, dimana hasil diagnosa dokter WBP tersebut mengalami Skizofrenia dan mendapatkan obat yaitu Resperidon, Haloperidol, Trhexyphenidy.

“Kemudian dia mengeluh tidak bisa tidur, sering mendengar suara berbisik, pembicaraan inkonsisten dan mengalami batuk sehingga dirujuk ke Puskesmas Kota Ruteng dan dilakukan pengontrolan Rutin  untuk mendapatkan obat (Guafenesin, Dexametason,Vit B, CTM, Resperidon)”, beber Saiful.

Kata dia, Pihak Rutan Kelas IIB Ruteng telah melaporkan kejadian ini kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan DITJENPAS Nusa Tenggara Timur tentang kejadian tersebut dan akan segera ditindak lanjuti.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum atas musibah ini. Keluarga korban telah diberitahukan dan keluarga sudah menerima dengan ikhlas serta proses penyerahan jenazah telah dilakukan dengan baik sesuai prosedur. Rutan juga memberikan pendampingan kepada keluarga selama proses ini”, ucap Saiful.

Sebagai institusi pemasyarakatan, kata Saiful, Rutan Kelas IIB Ruteng selalu berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang manusiawi, termasuk layanan kesehatan jiwa dan konseling bagi seluruh WBP.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan program pembinaan kepribadian, bimbingan rohani, dan deteksi dini terhadap potensi masalah kesehatan mental”, ujarnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat dan media untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati privasi keluarga yang sedang berduka”, sambung Saiful menambahkan. (**)

Laporan: Yhono Hande & Andy Paju

Tags: narapidanaRUTAN KELAS IIB RUTENGRUTAN RUTENGtahanan meninggal dunia di rutantahanan meninggal dunia di Rutan Ruteng

BacaJuga

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

ARTIKEL TERKINI

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

29 January 2026

Program Revitalisasi Gedung SDK Ruteng VI Tuntas Dikerjakan

28 January 2026

Bupati Hery Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bukti Kehadiran Negara Terhadap Keluarga Pekerja yang Berduka

27 January 2026

Launching NTT Mart UBSP Lembu Nai, SMA Negeri 2 Ruteng Dukung Program Dasa Cita Ayo Bangun NTT dan Gerakan Beli NTT

27 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

Kabel Listrik Ancam Keselamatan Pengguna Jalan, Warga Barang di Cibal Pertanyakan Lambannya Respon PLN Ruteng

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Atap Bangunan SMAN 2 Kuwus Ambruk Diterpa Angin Kencang

Duka Goreng Meni, Wabup Matim Minta Tim untuk Terus Berupaya Cari Korban Tertimbun Longsor

Keok Akibat Angin Kencang, Pihak PLN Ruteng Akhirnya Perbaiki Kabel Listrik Bertegangan Tinggi di Desa Barang

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores