RUTENG, BERITA FLORES – Kapolres Manggarai, AKBP Hendri Syaputra, mengajak sekaligus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menyukseskan event internasional Tour de EnTeTe yang akan melintasi jalur kabupaten Manggarai pada Sabtu, 20 September 2025 mendatang.
Imbauan tersebut salah satunya adalah dengan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan sepanjang rute serta menertibkan hewan peliharaan demi kelancaran lomba itu.
AKBP Hendry juga turut mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif sebagai bentuk dukungan terhadap promosi dan kemajuan daerah NTT, khususnya Manggarai.
“Mari kita sukseskan bersama Tour de EnTeTe. Kami mohon kerja sama semua elemen masyarakat untuk menjaga ketertiban, terutama dengan tidak memarkir kendaraan sembarangan dan mengendalikan hewan peliharaan agar tidak mengganggu jalannya balapan,” kata Kapolres Hendri kepada Beritaflores, Kamis.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari rute lintasan balap sepeda selama waktu lomba, yakni pada pukul 09.00 hingga 14.00 Wita pada tanggal 20 dan 21 September 2025.
Tak hanya itu, diharapkan juga agar masyarakat dapat mengatur ulang jadwal perjalanan, menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan serta mematuhi semua arahan dan petunjuk dari petugas pengamanan demi kelancaran selama event ini berlangsung.
Selain himbauan kepada masyarakat umumnya, Kapolres juga menginformasikan soal kesiapan penuh jajaran Polres Manggarai dalam mengamankan jalannya lomba sepeda tersebut.
Kata dia, pengamanan akan dilakukan secara terpadu bersama Kodim 1612 Manggarai, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Manggarai, AKP Sandy Humisar Sibarani, mengatakan jika sterilisasi jalur akan dilakukan dua jam sebelum para peserta lomba tiba di Ruteng.
Menurutnya, dalam pengamanan Polres Manggarai menurunkan tiga unit roda dua dan empat unit roda empat, ditambah dukungan kendaraan dari Polres Manggarai Barat.
“Dalam pengamanan, kami menurunkan tiga unit kendaraan roda dua dan empat unit roda empat, ditambah dukungan kendaraan dari Polres Manggarai Barat,” ujar AKP Sandy.
Jalur yang akan diamankan dalam kota Ruteng, beber Sandy, mencakup titik-titik strategis seperti halaman Kantor DPRD Manggarai, Gereja Katedral Lama, simpang empat Pengadilan Negeri Ruteng, hingga akses keluar menuju Labuan Bajo.
Selain itu, survei jalur juga telah dilakukan untuk memetakan potensi hambatan, dan sejumlah titik rawan akan diberi tanda berupa bendera, sebagai isyarat bagi para peserta untuk lebih waspada saat melintas.**
(Tim BF)






