• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Friday, August 14, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA KESEHATAN

Imbas Pandemi, 24 Anak di Manggarai Kehilangan Orangtua

by Redaksi Berita Flores
7 December 2021
in KESEHATAN, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES– Sebanyak 24 orang anak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kehilangan orangtua akibat pagebluk Covid-19. Kini mereka berstatus yatim piatu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Lambertus Sahe menjelaskan hal itu kepada di ruang kerjanya, Selasa (7/12/2021) pagi.

“Total yang baru direkap baru 24 orang. Itu data dengan sampai hari ini,” katanya.

Menurut Kadis Lambert, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Manggarai belum mengakomodir anggaran bagi anak-anak yatim piatu karena Covid-19. Namun, pihaknya tetap mengajukan hal tersebut kepada Menteri Sosial.

“Daerah belum mengakomodir anggaran sehingga kita minta ke Menteri Sosial,” ujarnya.

Penanganan dari Kementerian Sosial itu sampai dengan hari ini sudah menyasar ke 24 anak yatim piatu tersebut.

Lebih jauh Lambert menguraikan, setiap anak akan mendapat bantuan minimal Rp800.000 dan maksimalnya Rp1.200.000. Hal ini tentu sesuai dengan kebutuhan setiap anak.

“Jadi, kebutuhan ini tentu yang belum sekolah kebutuhannya lebih rendah dari yang SD karena tambahnya tas, buku, sepatu, dan ballpoint,” sebutnya.

“Demikian juga SMP, tentu kebutuhannya lebih besar dari yang SD. Begitu juga yang SMA,” tambahnya.

Upaya itu kata dia, sebagai bentuk memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Bagi anak-anak yang bersekolah juga akan mendapat bantuan apabila masih ada tunggakan uang dari sekolah.

“Itu nanti dibantu oleh kementerian,” terangnya.

Bantuan selama ini, lanjutnya, yakni berupa sembako. Kemudian sepatu, tas, seragam sekolah, buku, dan pena, khusus bagi anak-anak yang bersekolah.

Dikatakan, prinsipnya pemerintah tetap memperhatikan mereka ini dan tidak ada yang terlupakan.

Dinas Sosial, ujar Kadis Lambert, tetap melakukan pendataan bagi anak-anak berusia 0 hingga 18 tahun yang kehilangan orangtuanya akibat pandemi Covid-19.

“Kalau ada muncul data esok, kami akan rekap. Memang kami tidak punya uang, tetapi kami harus usulkan ke atas,” ketusnya.

AD

Tags: Imbas pandemi Covid-19Kehilangan OrangtuaPANDEMI COVID-19

BacaJuga

Dukungan Membludak Iringi Langkah Jurae ke Meja Panitia Pilkades Macang Tanggar

17 June 2026
Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon, Andy Paju Optimis Menangkan Pilkades Barang 2026

28 May 2026

Sukseskan Liga FX Cup 2, Cakades Fransiskus Levens Bantu Satu Unit Mesin Potong Rumput Portable

16 May 2026

Muda Merakyat, Cakades Dominikus Dendo Siap Abdikan Diri Bangun Desa Ndiwar

13 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

Tersentuh Program Revitalisasi, SMPN 3 Satar Mese Barat Akhirnya Bebas dari Hunian Ruang Kelas Rusak Berat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores