RUTENG, BERITA FLORES – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai pada Senin pagi menyebabkan gangguan pada jaringan listrik tegangan menengah (20 KV).
Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah pohon bambu tumbang dan menimpa jaringan listrik di beberapa titik.
Dampaknya, kabel listrik dilaporkan putus serta terdapat tiang listrik yang ikut tumbang sehingga memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah.
Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan bahwa tim teknis saat ini tengah berada di lapangan untuk melakukan penanganan.
Petugas melakukan perbaikan jaringan listrik sekaligus membersihkan pohon-pohon yang tumbang agar proses pemulihan jaringan dapat segera dilakukan.
“Tim saat ini sedang melakukan perbaikan jaringan serta pembebasan pohon tumbang yang mengenai kabel listrik di lokasi terdampak,” demikian informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Menanggapi kondisi cuaca ekstrem tersebut, Bupati Kabupaten Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi akibat hujan deras dan angin kencang.
“Hujan dan angin kencang yang terjadi saat ini berpotensi menimbulkan pohon tumbang, longsor, serta gangguan jaringan listrik. Karena itu saya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga,” ujar Bupati Herybertus.
Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau pihak terkait apabila menemukan pohon tumbang, tiang listrik roboh, atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan.
Selain itu, Bupati Herybertus turut menyampaikan dukungan kepada para petugas yang saat ini bekerja memperbaiki jaringan listrik di lapangan.
“Kita juga mendoakan para petugas yang sedang bekerja di lapangan agar dapat melaksanakan tugas dengan lancar dan kembali ke rumah dengan selamat,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer ULP Ruteng, Agus Isnanto, menjelaskan bahwa gangguan jaringan listrik terjadi akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sejumlah pohon bambu tumbang dan menimpa jaringan listrik di beberapa titik.
“Pemadaman terjadi pada jaringan listrik arah Pagal, Benteng Jawa, Cibal hingga Reo. Hal ini disebabkan pohon bambu yang tumbang dan mengenai kabel SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) sehingga menyebabkan kabel putus,” jelas Agus Isnanto.
Ia menambahkan bahwa saat ini tim teknis PLN sedang melakukan penanganan langsung di lokasi.
“Tim kami sementara melakukan perbaikan jaringan di lokasi serta pembersihan pohon tumbang agar aliran listrik bisa segera dipulihkan,” tambahnya.
Laporan: Yhono Hande
Sumber: Komimfo





