RUTENG, BERITAFLORES – Retakan besar dan panjang menghantam aspal badan Jalan Nasional Ruteng-Reo di Manggarai, NTT, tepatnya di seputaran wilayah Rawuk, Desa Riung, Kecamatan Cibal.
Kejadian yang diperkirakan terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 ini kabarnya dipicu akibat tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah itu dan sekitarnya.
Walau tak menghambat lalulintas kendaraan pasca kejadian, kerusakan serius yang terjadi ini harus diwaspadai oleh para pengguna jalan sehingga hindari resiko keselamatan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Manggarai, Jon Bosco, menyebut kerusakan diduga kuat akibat pergeseran tanah yang memicu retaknya struktur aspal.
Meski penyebab pastinya masih diselidiki, langkah antisipasi telah diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Sebagai penanganan awal, di lokasi kejadian telah dipasang rambu peringatan dan garis polisi. Rencananya, besok akan dilakukan penanganan darurat agar arus lalu lintas tetap berjalan normal,” ujar Jon.
Saat ini, pihaknya tetap memantau situasi yang terjadi dan akan mendatangi lokasi pada Senin, besok.
Hal ini juga menuai respon PPK 3.3 Jalan, Nur Indah Indriani. Ia mengatakan petugas dari pihaknya telah meninjau lokasi sejak pukul 14.00 WITA.
“Ke depannya, kami akan berdiskusi dengan tim perencana untuk menentukan desain penanganan yang tepat. Untuk sementara, kami akan melakukan penimbunan menggunakan agregat agar jalan tetap berfungsi,” jawab Nur Indah. (**)
Laporan: Adrianus Paju





