• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, February 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Nekat Melaut di Tengah Cuaca Ekstrim, Nelayan Asal Dampek Tewas Diseret Gelombang

by Redaksi Berita Flores
13 March 2024
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Borong, Beritaflores.com – Aktivitas melaut di tengah cuaca ekstrim saat ini bukanlah rujukan yang tepat bagi nelayan di NTT, untuk mencari nafkah.

Cuaca ekstrim yang memicu tingginya gelombang laut di seputaran wilayah perairan NTT saat ini dipastikan sangat mengancam keselamatan para nelayan, jika saja tetap nekat melaut.

Hal ini kabarnya dialami Antonius Hadas, nelayan asal Dampek, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara (Laut), Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Informasi yang peroleh media, Antonius dikabarkan tewas akibat diseret arus gelombang laut, pada Rabu (13/3).

Na,as, jasad Antonius ditemukan dari pesisir pantai Nanga Lirang, Dampek, dalam posisi terlungkup dengan kondisi luka sobek pada bagian pipi dan telinga sebelah kiri.

Berdasarkan keterangan yang dikisahkan Diana, salah satu anak kandung korban, Antonius mulanya pamit melaut untuk mencari ikan, pada Rabu (12/3) pukul 15.00 WITA.

Lantaran tak kunjung pulang, sekitar pukul 22.30 WITA, Diana lalu menelepon seorang warga bernama Hendra Sitangsu untuk mencaritahu keberadaan korban.

“Tolong cari bapa (korban) dirumah Ratna di Nanga Lirang, karena sampai jam begini bapa belum pulang ke rumah”, kata Diana.

Mendengar hal itu, Hendra lalu bergegas mencari dengan menanyakan keberadaan korban di beberapa rumah warga Kampung Nanga Pede, termasuk di rumah saudari kandung korban.

Karena keberadaan korban masih belum diketahui, Hendra bersama beberapa warga lainnya memutuskan pergi mencari korban dengan menyusuri pantai Nanga Pede menuju ke Pantai Dampek.

“Sekitar pukul 00.20 WITA Hendra bersama warga menemukan korban di bibir pantai Dampek dengan posisi telungkup dan kondisi korban saat ditemukan sudah meninggal dunia”, kisahnya.

Sebagai informasi, Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang juga telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang akan terjadi di seputaran perairan laut NTT pada 13-14 Maret 2024.

Berdasarkan data yang diperoleh, gelombang setinggi 2,5-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Utara Flores, Selat Sumba Bagian Barat, Samudra Hindia Selatan Sumba-Sabu, Perairan Selat Kupang-Rote dan Samudera Hindia Selatan Kupang-Rote.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di sekitar pesisir area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi tersebut agar selalu waspada. (*)

 

Penulis: Andy Paju
Editor: Andy Paju

Tags: BMKGcuaca ekstrimcuaca ekstrim di NTTgelombang tinggimelautnelayan di Dampeknelayan melautnelayan tewaspesisir pantai Nanga LirangStasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupangwaspada cuaca buruk

BacaJuga

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores