• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, August 13, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

IBI Manggarai Komit Atasi Tiga Masalah Kesehatan Ibu dan Anak

by Redaksi Berita Flores
22 June 2023
in BERITA, BIROKRASI, HEADLINE, KESEHATAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Pemerintah Kabupaten Manggarai terus berupaya mengatasi masalah angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan stunting. Sebab berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, tahun 2021 terdapat 12 kasus kematian ibu dan 96 kasus kematian bayi. Lalu tahun 2022 terdapat 7 kasus kematian ibu dan 98 kasus kematian bayi.

Kemudian di tahun 2023 kondisi hingga bulan Mei, terdapat 5 kasus kematian ibu dan 44 kasus kematian bayi. Sedangkan terkait masalah stunting, hasil pengukuran bulan Februari tahun 2023 terkonfirmasi bahwa kasus stunting di Kabupaten Manggarai sebanyak 3.886 balita.

Menyikapi kondisi itu, Maria Yasinta Aso selaku Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Manggarai berkomitmen untuk ikut mengatasi tiga masalah itu. Bagi dia, kondisi itu harus digempur bersama secara konvergensi dan bidan merupakan salah satu profesi yang ikut bertanggung jawab dalam upaya percepatan penurunan AKI, AKB dan stunting.

“Tiga masalah kesehatan ini merupakan isu strategis saat ini, dimana pemerintah pusat maupun daerah tengah melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk penanggulangannya,” ujar Maria saat merayakan HUT ke-72 IBI Cabang Manggarai pada Kamis, (22/6).

Adapun salah satu langkah yang ditempuh IBI cabang Manggarai sebagai bentuk komitmen dalam upaya percepatan penurunan AKI, AKB, dan stunting, yakni dengan cara memperkuat peran dan wawasan para bidan di Kabupaten Manggarai.

“Untuk teman-teman sejawat bidan di seluruh Manggarai, mari satukan langkah dengan penuh semangat untuk bekerja sama, dan sama-sama bekerja dengan tulus ikhlas, mengemban dan mengabdi amanat bangsa,” pinta Maria.

Sementara itu, Fansi Jahang selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai menegaskan, Pemda Manggarai telah secara serius menjadikan masalah kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu problem penting pembangunan.

Sebab itu, Pemda melalui Dinas Kesehatan terus berusaha melakukan berbagai upaya seperti membangun fasilitas kesehatan yang meliputi puskesmas, pustu, dan polindes yang tersebar di desa-desa.

Selain itu, Pemda juga telah memperhatikan distribusi tenaga kesehatan profesional untuk memastikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan ibu dan anak oleh para bidan.

“Harapannya dengan jumlah bidan yang sudah memadai, dimana setiap desa sudah memiliki lebih dari satu bidan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujar Fansi di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai saat menghadiri acara HUT ke-72 IBI cabang Manggarai.

Ia pun berharap, bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus menjadi contoh dan teladan bagi profesi kesehatan lainnya.

“Saat ini jumlah bidan di Kabupaten Manggarai sebanyak 1093 orang dengan rincian ASN 268 orang, THL 7 orang, TPPK 516 orang, sukarela murni 118 orang, PTT propinsi 11 orang, dibiayai dari ADD 84 orang, dan dosen 15 orang,” pungkas Fansi.

Penulis: Heri Mandela

Tags: IBI CABANG MANGGARAI KOMIT ATASI MASALAH KESEHATAN IBU DAN ANAKIBI CABANG MANGGARAI RAYAKAN HUT KE-72

BacaJuga

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

Tersentuh Program Revitalisasi, SMPN 3 Satar Mese Barat Akhirnya Bebas dari Hunian Ruang Kelas Rusak Berat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores