• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, February 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA POLITIK

Buka Jalan Raya Menuju Kampung Ranamasa Masuk Program TMMD

by Redaksi Berita Flores
27 January 2023
in POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES – Komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Flores- NTT untuk membuka akses jalan raya ke kampung Mengge, Ranamasa, wilayah Lamba Leda akhirnya segera terwujud. Pembukaan jalan raya menghubungkan cabang Pangcut menuju Kampung Mengge kini masuk program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD).

Danramil Borong, Lettu Falentinus Lanar mengatakan, Pemda Manggarai Timur menggandeng Kodim 1612 Manggarai untuk membuka akses terisolir tersebut. Ia menjelaskan, Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur bersama Tim TMMD Kodim 1612 Manggarai telah melaksanakan kegiatan peninjauan lokasi di Pangcut pada Kamis kemarin, 26 Januari 2023 pkl.11.30 waktu setempat.

Hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut antara lain; Pjs Pasi Ter Kapten Lipris; Danrami Borong Lettu Falentinus Lanar, staf Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur, Anggota staf Teritorial, dan 50 orang warga kampung Mengge.

“Pembukaan jalan baru lewat giat TMMD akan dikerjakan oleh Kodim 1612/Manggarai dalam waktu dekat,” ujarnya kepada wartawan melalui WhatsApp Jumat malam (27/01).

“Pengukuran dimulai pkl.12.00 dan selesai pkl.14.00 WITA dengan jarak 4.100 meter. Masyarakat kampung Mengge menerima tim dengan bangga dan antusias yang tinggi karena baru kali ini diperhatikan oleh pemerintah apa yang menjadi dambaan mereka selama ini,” jelas Falens.

Mantan Pasi Intel Kodim 1612/Manggarai itu mengajak masyarakat kampung Mengge agar mendukung program ini serta bekerjasama dengan pihak TNI yang nantinya bekerja di lapangan. “Diharapkan mereka lebih proaktif dan rajin membantu pekerjaan di lapangan, agar cepat selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Sehingga hasilnya cepat dirasakan oleh masyarakat kampung Mengge,” pungkas dia.

Falens berharap kepada masyarakat Mengge agar sama-sama bekerja dalam menyukseskan pembukaan jalan raya tersebut. “Hindari persoalan permintaan ganti rugi pembebasan lahan, karena tidak ada dana untuk itu. Saya tekankan kepada mereka kemarin di kampung Mengge dan jawaban mereka aman tidak ada persoalan begitu,” ungkap dia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar mengatakan, saat ini masih ada proses yang masih harus dikerjakan terkait dengan (izin pinjam pakai kawasan hutan lindung-red). Ia menjelaskan, untuk pembukaan akses jalan raya menuju kampung Mengge bersumber dari APBD Kabupaten Manggarai Timur. Sementara pelaksanaannya dikerjakan secara swakelola oleh TNI Kodim 1612/Manggarai.

“Bertepatan saya lagi tugas di Jakarta, tadi siang saya sempatkan datang ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI khusus membicarakan tentang itu. Ada sarannya yang harus ditindaklanjuti. Saya sudah sampaikan hasil pembicaraan tersebut ke teman-teman di Borong untuk jadi bahan rapat hari Senin dengan saya,” ujarnya kepada wartawan melalui WhatsApp Jumat malam (27/01).

Sekda Boni mengaku, pihaknya masih berusaha agar tetap bisa berjalan dengan lancar. Karena sifatnya teknis sekali. “Selama ini saya percayakan ke teman-teman dinas dan mitra. Tapi untuk cepatan saya akan usahakan ikut mengawal perkembangannya. Itu yang membuat saya tadi datang konsultasi ke Kementrian Kehutanan. Sebenarnya saya tugas ke Jakarta ada urusan lain, tapi saya sempatkan urus masalah ini juga,” pungkas dia.

Ia menambahkan, dengan dibukanya jalan raya tersebut sekaligus menghilangkan keraguan masyarakat setempat dan menunjukkan masalah ini sudah selesai. Selain itu, kata dia, masyarakat setempat memang membutuhkan jalan tersebut.

Untuk diketahui, proses pembukaan jalan baru menuju kampung ini selalu menghiasi pemberitaan sejumlah media massa. Bahkan sebelumnya ruas jalan menuju kampung Mengge ini sempat viral karena menggotong pasien untuk mendapat perawatan medis di Puskesmas Weleng, Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda, Kamis, 17 Desember 2020 lalu.

Kala itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merespon positif mengenai viralnya pemberitaan seorang pasien bernama Markus Duna (67) warga kampung Mengge.

Merespon berita human interest tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Asisten II Setda Matim, Mikael Jaur, SE.,M.Si; Aparat Pemerintah Kecamatan Lamba Leda; Kades Golo Munga, Hubertus Juni dan petugas UPT Dinas Kehutanan Provinsi NTT langsung melakukan survei di lokasi cabang Pangcut menuju Ranamasa (Mengge) pada Jumat, 18 Desember 2020 lalu. (RED).

Tags: KAMPUNG MENGGEKODIM 1612 MANGGARAI

BacaJuga

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

Yohanes Rumat Tegaskan Sikap PKB Soal Kasus Dugaan Penipuan Bermodus Pokir dari Dua Anggota DPRD Matim

14 December 2025

Gelar Mukercab 2025, DPC PKB Manggarai Perkuat Pendidikan Politik Bagi Kader Loyalis

13 December 2025

Dukung Transisi Energi Fosil ke Terbarukan, Melki Laka Lena Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Pulau Seraya Mabar

2 November 2025

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores