• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, May 5, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Ingin Jadi Pengusaha Sukses, Ini Saran Direktur PT Indojet Sarana Aviasi

by Redaksi Berita Flores
28 October 2022
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

MBAY, BERITA FLORES – Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melakukan berbagai upaya dalam rangka menurunkan angka stunting.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo pada tahun 2022, dari 1.238 anak yang ditimbang ada 936 atau 8,42 persen yang mengalami stunting.

Meski tiap tahun prevalensi stunting mengalami penurunan, namun kabupaten itu belum masuk zero stunting.

Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo Sri Wahyuni mengatakan, salah satu upaya mengatasi stunting yakni, anak muda yang hendak memasuki usia pernikahan perlu dibekali dengan pola asuh anak.

“Karena banyak kami temukan di lapangan umur 20 tahun sudah punya dua anak. Sebenarnya, untuk menjadi ayah dan ibu perlu persiapan,” jelas Wahyuni saat menjadi pemateri dalam pembekalan anak muda dari 7 desa di lapangan sepak bola Watu Api, Desa Watu Api, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Kamis malam (27 Oktober 2022).

Ia berharap anak-anak muda yang hadir dalam pembekalan dalam rangka HUT Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022 itu bisa berbagi ke yang lain, terutama dalam pola asuh anak. Wahyuni sengaja menekankan kepada anak muda sebab dianggap sebagai agen perubahan.

Menurut dia, banyak cerita bangsa yang lahir dari pemuda. Ia pun berharap ada semangat anak muda agar Nagekeo bisa menjadi kabupaten zero stunting. Sebab, pencegahan stunting tidak bisa hanya pemerintah saja, tetapi membutuhkan keterlibatan semua stakeholder.

Terpisah, Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja menjelaskan, kabupaten itu mendapatkan rangking pertama dalam pencegahan dan penanganan stunting di NTT.

Ia juga mengklaim Nagekeo merupakan kabupaten paling rendah dalam prevalensi stunting di Provinsi NTT.

Marianus menjelaskan, selama ini ada beberapa langkah yang diambil pemerintah dalam menangani penyakit kekurangan gizi tersebut.

Mulai dari bidan desa (Bides), rumah sakit bersama pemerintah desa sampai kecamatan bahu-bahu dalam penanganan stunting.

“Anak-anak umur 0 bulan-6 bulan,  kita minta benar-benar menggunakan susu ekslusif, artinya benar-benar hanya susu ASI. Di atas 6 bulan sudah bisa menggunakan susu Formula. Kita mendampingi benar. Nah, di atas dua tahun kita minta supaya asupan makan harus dijamin,” ujar Marianus saat diwawancara wartawan.

Untuk ibu hamil, lanjut dia, Pemda Nagekeo memperhatikan dengan benar proses persiapan kelahiran anaknya. Sedangkan, untuk anak remaja Pemda Nagekeo memberikan tablet tambah darah.

Ia memastikan tidak boleh ada anak remaja yang anemia. Tidak hanya itu, Pemda Nagekeo juga kerap memberikan penguatan kapasitas terhadap anak muda, terutama perempuan bahwa stunting merupakan ancaman terbesar bagi generasi bangsa.

Penguatan Ekonomi, Tawaran Solutif Turunkan Angka Stunting

Sementara itu, Direktur PT Indojet Sarana Aviasi Stefanus Gandi yang juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan pembekalan anak muda tersebut menilai salah satu faktor yang menyebabkan anak-anak stunting karena keterbatasan ekonomi.

Karena itu menurut Stefanus, sebelum berumah tangga selain memberikan penguatan kapasitas dalam pola asuh anak, juga perlu ada sumber daya ekonomi yang memadai.

Ia menegaskan, anak muda harus tetap eksis di dunia yang semakin bersaing secara ketat ini. Salah satu tawarannya adalah serius untuk mulai membuka usaha sesuai potensi yang sudah ada.

“Poin pentingnya adalah kita memberanikan diri untuk memulai usaha,” ujar Stefanus.

Tidak dapat dipungkiri, kata dia, bisnis menjadi target utama kaum milenial saat ini. Mereka berbondong-bondong bersaing membuka usaha sesuai minatnya.

“Jika adik-adik baru berniat untuk membuka bisnis sendiri, sebaiknya tentukan dulu apa jenis usahanya, kemudian mantapkan konsep dan jangan terlalu mendengar suara sumbang sekitar yang melunturkan semangat kalian. Maju terus dan teruslah melangkah,” ajak Stefanus.

Ia menambahkan, bermodalkan pendidikan saja, nyatanya tidak cukup menjadi bekal bisa bersaing atau menjadi kaya.

Oleh karena itu, jika ingin berbisnis maka  harus memiliki beberapa keahlian. Harus juga punya pandangan aspek finansial merupakan sektor penting dalam perubahan kesejahteraan.

“Kita harus mampu bersaing secara terbuka, banyak orang luar datang ke daerah kita atau orang kota datang ke desa dan bisa meraup keuntungan di sini. Kita secara tidak langsung menjadi penonton yang setia,” katanya. (Isno Baco).

BacaJuga

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

BANYAK DIBACA

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores