• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, May 5, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemda Manggarai Diminta Bertindak terkait Masalah Penyelundupan Sapi

by Redaksi Berita Flores
15 August 2022
in BERITA, HEADLINE, HUKUM
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai mendesak Pemda Manggarai untuk segera mengambil tindakan tegas mengenai masalah penyelundupan sapi di wilayah Reok Barat.

Anggota DPRD Manggarai, Yoakim Jehati mengatakan, Pemkab Manggarai tidak boleh diam terkait masalah penyelundupan sapi di wilayah utara kabupaten tersebut. Ia meminta Bupati Manggarai Hery Nabit agar merespons dan melihat langsung kondisi lapangan.

“Harus lebih sigap dan responsif terkait hal ini karena sangat merugikan daerah,” tegas dia kepada wartawan Sabtu, 13 Agustus 2022.

Politikus Golkar Manggarai itu mengungkapkan, pengiriman sapi ilegal tanpa dilengkapi dokumen resmi itu sudah lama terjadi di Pelabuhan Nanga Nae, Pelabuhan Langkas dan Pelabuhan Gincu. Beberapa lokasi tersebut ditengarai sebagai jalur tikus di wilayah Desa Para Lando, dan Desa Robek, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sebab, kalau ini dibiarkan dan tidak diantisipasi, daerah ini akan menjadi surganya para mafia. Pemerintah harus hadir dan memastikan hal semacam ini tidak perlu terjadi,” kata Yoakim.

Menurut Yoakim, praktek ini sejatinya bukan hal baru, tetapi pemerintah daerah seolah-olah pura-pura tidak mendengar dan tidak mau ambil pusing terkait maraknya pengiriman sapi jantan dan betina produktif antarapulau. Karena itu dirinya meminta keseriusan Pemda Manggarai dalam mengantisipasi dan memutuskan mata rantai dari persoalan seperti ini.

Ketua DPD II Partai Golkar Manggarai itu menambahkan, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat dirugikan. Bahkan, kata dia, masalah penyelundupan sapi ini sangat mencemaskan juga karena hewan tersebut tidak melalui pemeriksaan kesehatan di karantina. (RED).

BacaJuga

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

BANYAK DIBACA

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores