• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Belasan Warga Matim Dirawat di RSUD dr Ben Mboi Karena Keracunan Makanan

by Redaksi Berita Flores
2 May 2021
in BERITA, KESEHATAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES — Diduga keracunan makanan, ratusan warga Pau, Kelurahan Nggalak Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilarikan ke Klinik Pratama Wejang Asi Mano dan Puskesmas Mano.

Berdasarkan data yang diperoleh awak media pada Sabtu, 1 Mei 2021 ada sebanyak 68 warga Pau telah mendapat perawatan di dua layanan kesehatan tersebut.

Dokter di Klinik Pratama Wejang Asi Mano, dr. Pilipus Matur mengatakan, hingga malam ini, ada 38 orang yang telah mendapat pertolongan medis. “Dari 38 orang tersebut, ada lima orang yang telah pulang dan, satu orang, kita telah rujuk ke RSUD dr Ben Mboi Ruteng. Gejala yang mereka alami yakni deman, mencret, panas tinggi, pusing, hingga muntah-muntah,” kata dr. Pilipus.

Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Timur, untuk segera melakukan tes terhadap sampel makanan dan air minum yang dikonsumsi warga yang mengalami keracunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Mano, Paskalis Jangkar mengatakan, hingga saat ini, pihaknya telah menerima sebanyak 30 pasien dari Pau. Kini sedang ditangani.

Dari informasi yang diperoleh wartawan, ada perkembangan terbaru mengenai data korban KLB keracunan pangan di wilayah kerja puskesmas Mano.

Sejumlah pasien telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan antara lain; RSUD Ruteng sebanya 11 orang, Puskesmas Mano sebanyak 29 orang, Klinik Wejang Asih sebanyak 29 orang, rawat rumah sebanyak 57 orang sehingga total pasien sebanyaj 137.

Sementara pasien yang sudah sembuh sebanyak 10 orang sedangkan yang masih dalam perawatan medis sebanyak 127 orang. (EFREN POLCE/RED).

Tags: KERACUNAN MAKANAN DI MANGGARAI TIMUR

BacaJuga

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

Dulu Dikeluhkan Berlubang Bahkan Bergelombang, Kini Ruas Jalan di Paris Ruteng Mulus Terbentang Rapi

19 January 2026

ARTIKEL TERKINI

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Breaking News: Armendo Ditemukan Tak Bernyawa, Korban Terseret Arus Sekitar Satu Km dari Tiwu Pai

6 Paket Proyek Jalan di Manggarai Masuk KDP, Kontraktor Pelaksana Diberi Waktu 50 Hari

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

Dulu Dikeluhkan Berlubang Bahkan Bergelombang, Kini Ruas Jalan di Paris Ruteng Mulus Terbentang Rapi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores