• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, October 26, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemda Matim Dinilai Tak Mampu Menata Pasar Borong, Puluhan Pedagang Mengadu ke DPRD

by Redaksi Berita Flores
30 April 2021
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES– Puluhan Pedagang Pasar Borong, mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 30 April 2021.

Aksi itu dilakukan para Pedagang Pasar Borong karena kecewa dengan Pemda Matim dalam hal ini sikap Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Koperindag UKM) yang dianggap tidak mampu menata Pasar Borong dengan baik.

Salah seorang Pedagang Pasar Borong, Sofi, saat ditemui Wartawan di Halaman Kantor DPRD Matim, menjelaskan, kekecewaan para Pedagang Pasar Borong didasari sikap Dinas Koperindag UKM yang tidak mampu menertibkan para Pedagang sayur liar yang berjualan di tanah milik pribadi.

“Padahal sudah ada kesepakatan bersama dan turut ditandatangani oleh Kepala Dinas (Kadis) Koperindag UKM. Namun dinas sendiri tidak mampu menegakkan aturan yang mereka sendiri buat bersama para Pedagang,” kata Sofi.

Ia menambahkan, kedatangan para Pedagang ke Kantor DPRD Matim adalah wujud protes terhadap kebijakan Dinas Koperindag UKM, yang terkesan menganaktirikan para Pedagang yang justru membayar pajak kepada negara.

“Kami ini bayar pajak. Bagaimana kami bisa berjualan di tempat yang sudah disiapkan pemerintah jika sebagian Pedagang lain dibiarkan berjualan di lapak-lapak pribadi, padahal mereka tidak membayar Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD),” ungkap geram.

Ia berharap, DPRD Matim sebagai representasi rakyat bisa menyuarakan keluhan para Pedangan Pasar Borong.

Sementara itu, Pedagang Pasar Borong lainnya, Dolin, menjelaskan, beberapa waktu lalu, Dinas Koperindag UKM bersama Pemerintah Kelurahan Ranaloba menginisiasi pertemuan antara para Pedagang yang berjualan di tanah atau lapak pribadi dengan para Pedagang yang berjualan di tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Matim.

“Dalam kesepakatan itu, jelas sekali tercatat agar para Pedang yang berjualan di tanah pribadi tidak diperkenankan menjual sayur di pinggir jalan umum, karena akan mengurangi mobilitas pembeli yang ingin berbelanja di dalam Pasar Rakyat Ranaloba,” kata Dolin.

Namun, katanya lebih lanjut, Dinas Koperindag UKM Matim tidak benar-benar serius menegaskan kesepakatan tersebut.

“Alhasil, kami yang berjualan di dalam Pasar Rakyat Ranaloba menjadi sepi pembeli,” tandasnya.

Ia menyampaikan, Pemda Kabupaten Matim seharusnya bisa menunjukkan ketegasan terhadap mereka yang berjualan dari tanah atau lapak pribadi.

“Kami juga ingin hidup, anak istri kami butuh makan,” tukas Dolin.

Terpantau media, para Pedagang itu tiba dengan menggunakan mobil pick up di halaman kantor wakil rakyat Kabupaten Matim. (EF)

BacaJuga

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

26 October 2026
Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026
SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

ARTIKEL TERKINI

AHP Singgung Perjuangan Bung Karno di Ende Saat Kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila di Ruteng

26 October 2026
Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

Komunitas RBA di Manggarai Minta UU Pemilu Mesti Menjamin Perlindungan Pelapor dan Saksi

26 October 2026
SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

25 October 2026

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

21 October 2026

BANYAK DIBACA

SCN Manggarai Gandeng Sejumlah Lembaga Layani Kesehatan hingga Pemulihan Psikososial Anak Disabilitas di Cibal Barat

Petani di Manggarai Mengaku Terbantu dengan Kehadiran Alsintan Combine Harvester: Hemat dan Praktis

Pemda Manggarai Gunakan Anggaran Rp 4,4 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Puni Ruteng

Yance Usman Alis Berulah, Diserbu Warganet Hingga Disumpahkan Mati Cepat

4 Pj Kades Dilantik, Camat Cibal: Ini Tugas Mulia dan Laksanakan dengan Penuh Tanggung Jawab

Bupati Hery Nabit Resmi Laporkan Edi Hardum ke Polisi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores