• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, August 27, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemda Matim Dinilai Tak Mampu Menata Pasar Borong, Puluhan Pedagang Mengadu ke DPRD

by Redaksi Berita Flores
30 April 2021
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES– Puluhan Pedagang Pasar Borong, mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 30 April 2021.

Aksi itu dilakukan para Pedagang Pasar Borong karena kecewa dengan Pemda Matim dalam hal ini sikap Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Koperindag UKM) yang dianggap tidak mampu menata Pasar Borong dengan baik.

Salah seorang Pedagang Pasar Borong, Sofi, saat ditemui Wartawan di Halaman Kantor DPRD Matim, menjelaskan, kekecewaan para Pedagang Pasar Borong didasari sikap Dinas Koperindag UKM yang tidak mampu menertibkan para Pedagang sayur liar yang berjualan di tanah milik pribadi.

“Padahal sudah ada kesepakatan bersama dan turut ditandatangani oleh Kepala Dinas (Kadis) Koperindag UKM. Namun dinas sendiri tidak mampu menegakkan aturan yang mereka sendiri buat bersama para Pedagang,” kata Sofi.

Ia menambahkan, kedatangan para Pedagang ke Kantor DPRD Matim adalah wujud protes terhadap kebijakan Dinas Koperindag UKM, yang terkesan menganaktirikan para Pedagang yang justru membayar pajak kepada negara.

“Kami ini bayar pajak. Bagaimana kami bisa berjualan di tempat yang sudah disiapkan pemerintah jika sebagian Pedagang lain dibiarkan berjualan di lapak-lapak pribadi, padahal mereka tidak membayar Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD),” ungkap geram.

Ia berharap, DPRD Matim sebagai representasi rakyat bisa menyuarakan keluhan para Pedangan Pasar Borong.

Sementara itu, Pedagang Pasar Borong lainnya, Dolin, menjelaskan, beberapa waktu lalu, Dinas Koperindag UKM bersama Pemerintah Kelurahan Ranaloba menginisiasi pertemuan antara para Pedagang yang berjualan di tanah atau lapak pribadi dengan para Pedagang yang berjualan di tanah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Matim.

“Dalam kesepakatan itu, jelas sekali tercatat agar para Pedang yang berjualan di tanah pribadi tidak diperkenankan menjual sayur di pinggir jalan umum, karena akan mengurangi mobilitas pembeli yang ingin berbelanja di dalam Pasar Rakyat Ranaloba,” kata Dolin.

Namun, katanya lebih lanjut, Dinas Koperindag UKM Matim tidak benar-benar serius menegaskan kesepakatan tersebut.

“Alhasil, kami yang berjualan di dalam Pasar Rakyat Ranaloba menjadi sepi pembeli,” tandasnya.

Ia menyampaikan, Pemda Kabupaten Matim seharusnya bisa menunjukkan ketegasan terhadap mereka yang berjualan dari tanah atau lapak pribadi.

“Kami juga ingin hidup, anak istri kami butuh makan,” tukas Dolin.

Terpantau media, para Pedagang itu tiba dengan menggunakan mobil pick up di halaman kantor wakil rakyat Kabupaten Matim. (EF)

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Respon Unggahan @fajarnoverianto, Klinik OMSA Medic Marina Beri Klarifikasi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores