• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Monday, February 9, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Warga Pantura Matim Minum Air Keruh

by Redaksi Berita Flores
24 March 2021
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES — Warga Kampung Nanga Rema, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami krisis air minum bersih selama puluhan tahun. Sebanyak 47 kepala keluarga (KK) di kampung itu terpaksa mengonsumsi air keruh.

Menurut pengakuan salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, selama ini warga terpaksa mengonsumsi sumber mata air dari sebuah kali yang terdapat di sekitar desa tersebut. Ironisnya kata dia, saat musim penghujan seperti saat ini, air tersebut menjadi keruh sehingga tak layak diminum. Selama ini, lanjut dia, warga menggunakan mesin sebagai alat untuk memompa air kali menuju kampung mereka.

“Sementara untuk menampung air itu, satu buah tempat penampung (fiber) yang ditempatkan di tengah kampung. Fiber ini hanya bisa menampung air 1.500 liter dan hanya terdapat satu buah,” ujarnya.

Ia mengaku, sejak Oktober 2020 lalu, fiber tersebut tidak bisa digunakan lagi, karena pipa penyalur air dari kali menuju fiber sudah rusak. Ia juga menambahkan, selama musim hujan, warga desa setempat terpaksa mengonsumsi air kali yang keruh. Sebelum dikonsumsi, jelas dia, warga harus menampung terlebih dahulu pada temapat-tempat air yang tersedia di rumah masing-masing, sambil menunggu kotoran dan lumpur dalam air itu mengendap.

“Kami menimba air kali yang keruh, kemudian kami menampung air tersebut pada gumbang yang tersedia sebagai alat penyaring dan setelah itu airnya dimasak,” terang dia.

Sementara itu, menurut pengakuan salah seorang tokoh adat yang meminta identitas dirahasiakan menjelaskan, sumber mata air di desa tersebut hanya ada di kali tersebut. Bahkan sejak puluhan tahun warga desa setempat sudah mengonsumsi air kali itu. Meski sudah pernah dilakukan pemboran untuk membuat sumur bor, tetapi alhasil airnya tetap asin.

“Setelah pemboran ini, pihak pemerintah lepas tangan dan tidak ada tindaklanjutnya sampai saat ini. Mesin yang sebagai alat pompa air juga kini sudah rusak total,” pungkas dia.

Ia menuturkan, pihaknya sangat mengharapkan kehadiran Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur, untuk menanggapi dan menangani terkait keluhan dan kebutuhan warga akan air minum bersih tersebut. (R11/TIM).

Tags: WARGA MATIM KRISIS AIR MINUMWARGA PANTURA MATIM

BacaJuga

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

9 February 2026

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

8 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

Berkebun Nyebrangi Sungai Wae Lokom, IRT di Lemarang  Hanyut Terbawa Arus Deras

9 February 2026

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

8 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

Kunjungi Jerebuu, Melki Laka Lena Sentil Masalah Kemiskinan di NTT: ‘Harus Kami Benahi Kinerja Kami’

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores