Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH.,MH saat memberikan keterangan pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai. (Foto: Beritaflores).

RUTENG, BERITA FLORES- Usai meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), para Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapat insentif atau tambahan penghasilan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI).

Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH.,MH menjelaskan hal tersebut kepada wartawan di Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai pada Jumat, 19 Juni 2020.

“Jadi, ketika kita bekerja sungguh-sungguh lalu kemudian hasilnya itu Opini WTP BPK sehingga kita mendapat insentif dari kementrian keuangan,” kata Deno.

Baca: Dua Kali Raih Opini WTP, Bupati Manggarai Apresiasi ASN

Ia menjelaskan, pemberian insentif oleh Kemenkeu RI itu merupakan reword (penghargaan atau hadiah) kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai. Karena ini merupakan reword kepada pemerintah daerah, maka Bupati Deno pun mengapresiasi kinerja para ASN dengan memberikan reword dalam bentuk tambahan penghasilan di luar gaji dan tunjangan jabatan kepada mereka.

“Karena itu, jadi ada tambahan penghasilan ASN,” urai dia.

Politisi PAN itu menguraikan, pada tahun 2019 lalu Pemerintah Kabupaten Manggarai meraih Opini WTP dengan demikian mendapat reword sebesar Rp39 miliar, namun karena merebaknya pandemi covid-19, sehingga dari total nominal tersebut kemudian dipotong sebesar Rp4 miliar untuk menangani wabah virus corona. Karena pemotongan tersebut, maka sisa dana insentif daerah sebesar Rp35 miliar.

“Akan tetapi untuk tambahan penghasilan pegawai, saya tidak potong walaupun ada potongan total nominal dari pemerintah pusat,” kata Deno.

Baca: Pemkab Manggarai Raih Opini WTP, Ini Penjelasan Bupati Deno

Untuk itu, ia menerangkan, saat ini pegawai yang paling rendah seperti pejabat pelaksana itu mendapat insentif sebesar Rp.400.000 per bulan. Untuk pejabat eselon IV mendapat sebesar Rp.600.000 per bulan. Sedangkan eselon III sebesar Rp.700.000, lalu eselon II dan pejabat sekda lebih besar dari nominal yang diterima eselon III dan IV.

“Jadi itu adalah reword merupakan bentuk penghargaan dari negara. Juga komitmen saya sebagai penghargaan terhadap kinerja ASN,” pungkas dia.

Ia menambahkan, untuk reword tahun 2020 ini, dirinya telah menandatangani SK (Surat Keputusan) usai mendapat persetujuan dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri). Meskipun tahun ini kata dia, agak lama karena prosesnya melalui Kemendagri. Akan tetapi pekan lalu telah mendapat persetujuan Mendagri sehingga diharapkan pihak BKD (Badan Keuangan Daerah) untuk segera memproses tambahan penghasilan untuk para ASN lingkup pemerintah daerah Manggarai.

“Reword ini adalah vitamin, untuk itu kita lebih semangat lagi bekerja,” pungkas dia. (TIM).

Previous articleDua Kali Raih Opini WTP, Bupati Manggarai Apresiasi ASN
Next articleAnggaran Minim, Pemkab Tak Akomodir Usulan APD dari Bawaslu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here