• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, March 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Soal Pabrik Semen: BPN Diminta tak Gegabah Ukur Tanah Warga

by Redaksi Berita Flores
2 May 2020
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Justice, Peace, and Integrity of Creation (JPIC) Keuskupan Ruteng meminta pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Manggarai Timur, tak gegabah dalam mengukur tanah warga untuk sumber material pabrik semen di Lingko Lolok, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda.

Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Romo
Marthen Jenarut, S.Fil.,SH.,MH menjelaskan hal itu kepada awak media melalui WhatsApp Kamis, 30 April 2020.

Romo Marthen mengatakan, saat ini masyarakat Lingko Lolok sedang melakukan persiapan sejumlah berkas untuk mengajukan permohonan pengukuran bidang tanah kepada pihak BPN untuk memastikan luas bidang tanah milik mereka masing-masing dalam kaitan dengan ganti rugi pembebasan lahan.

Baca: JPIC Minta Agas Libatkan Semua Pihak Proses Amdal Pabrik Semen

Bidang tanah tersebut kata dia, merupakan tanah ulayat milik masyarakat adat yang sudah dibagi kepada setiap kepala keluarga (KK).

“Kami berharap pihak BPN Matim jangan gegabah untuk melakukan pengukuran bidang tanah tersebut sebelum mendapat kepastian riwayat perolehan hak atas tanah,” ujarnya.

Baca: Dituding ‘Makelar’ Tanah, Ini Klarifikasi Bupati Manggarai Timur

Ia menambahkan, bidang tanah untuk lokasi eksplorasi batu gamping seluas 599 hektare adalah tanah ulayat yang sifat kepemilikannya kolektif.

Romo Marthen menjelaskan, tindakan pengukuran bidang tanah tersebut merupakan upaya untuk menjadikan tanah tersebut menjadi milik pribadi dan pada akhirnya menggampangkan pihak perusahaan menghitung ganti rugi atas tanah.

BPN juga tegas dia, harus cermati dengan serius, jangan sampai bidang tanah yang diukur juga adalah kawasan hutan lindung.

“Ganti rugi atas tanah tersebut berkisar antara Rp.12.000 sampai dengan Rp16.000 per meter persegi. Saya sangat berharap BPN Matim tidak gegabah dan tidak terjebak dalam konspirasi dengan pihak perusahaan yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat sendiri di kemudiaan hari,” ujar dia. (R11).

Tags: PENGUKURAN TANAH WARGA

BacaJuga

Wabup Fabi Abu Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

11 March 2026

Tingkatkan Optimisme Publik, Gubernur NTT Wajibkan ASN Posting Kegiatan Pemerintah

11 March 2026

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

11 March 2026

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

9 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Wabup Fabi Abu Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

11 March 2026

Tingkatkan Optimisme Publik, Gubernur NTT Wajibkan ASN Posting Kegiatan Pemerintah

11 March 2026

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

11 March 2026

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

9 March 2026

BANYAK DIBACA

Waspada! Retakan Panjang Hantui Jalan Nasional Ruteng-Reo, Penanganan Darurat Mulai Dilakukan Besok

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores