• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, September 9, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pemda Matim Dinilai Arogan Karena Bongkar Paksa Lapak Milik Pedagang

by Redaksi Berita Flores
14 November 2019
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES-Pedagang Pasar Borong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong menilai Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersikap arogan atau sombong lantaran membongkar secara paksa lapak milik para pedagang.

Pantauan Beritaflores.com bahwa, Aparat Polisi Pamong Praja melakukan pembongkaran secara paksa lapak milik pedagang pada Kamis, 14 November 2019 sekitar pukul 10.20 waktu setempat.

Pembongkaran lapak milik pedagang dilakukan agar pemerintah membangun pagar pembatas antara lahan warga dengan Pemkab Matim sepanjang 110 meter. Aksi pembongkaran itu, menuai protes dari sejumlah pedagang.

Untung Muhaji, pemilik lahan menegaskan, lahan tersebut bukan milik pemda. Menurut dia, lapak sebagai tempat jualan mereka itu tidak dibangun di atas tanah milik pemerintah Kabupaten Matim.

“Pemda Matim jangan arogan. Bupati Matim harus turun hari ini. Supaya kami tunjukan sertifikatnya. Kalau ditutup, atau dipagar terus akses warga di sini bagaimana,” ujar dia.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pol PP Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus P. Sinta menjelaskan, penggusuran dilakukan sudah sesuai prosedur.

“Kita telah bersepakat bersama dan sosialisasi sudah dilaksankan di kantor Kelurahan Ranaloba,” jelas Fransiskus.

Ia menjelaskan, sementara terkait persoalan batas tanah antar warga dan pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Timur, pihaknya mengklaim telah dibahas di Kantor Lurah Ranaloba.

“Bahwa batas tanah tersebut berada sekitar 3 sampai 4 meter dari got yang telah dibangun pemerintah,” tandasnya.

Ia menjelaskan, upaya pemagaran dilakukan bertujuan mengamankan aset pemerintah daerah Matim. Bahkan bangun pagar di lokasi itu bertujuan mempercantik tampilan Pasar Borong.

“Pemda Matim juga punya sertifikat atas tanah milik pemda dan pemerintah sedang mengamankan aset pemda,” ujar dia. (EFREN POLCE/FDS).

BacaJuga

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026
Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

5 September 2026
Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

2 September 2026
Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

Korban Meninggal Dunia Gempa Flores M7,7 di Manggarai Terus Bertambah Jadi 50 Jiwa

29 August 2026
Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

Pemkab Manggarai Perpanjang Masa Tanggap Darurat Pascagempa Flores hingga 14 Hari ke depan 

28 August 2026

BANYAK DIBACA

Bentuk Solidaritas Sosial dan Kepedulian; Ribuan Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Terdampak Gempa di Flores 

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Lamber Paput Pimpin Perumda Tirta Komodo usai Masa Jabatan Direktur Berakhir

Revitalisasi SDK Ruteng VI Ditargetkan Tuntas Sesuai Jadwal

Umat Stasi Wae Ruek Gotong Royong Galang Dana Pembangunan Kapela di Kampung Ojang

Tabrak Mobil Tronton di Wae Ces, Seorang Anggota TNI bersama Rekan Pemotornya Tewas di Tempat Kejadian

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores