• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, March 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Dishub Matim Diminta Tertibkan Travel Liar di Terminal Borong

by Redaksi Berita Flores
13 May 2019
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES–Dinas Perhubungan, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT diminta agar segera menertibkan sejumlah mobil travel liar yang tidak memiliki izin trayek atau izin operasi untuk mengangkut penumpang dari Terminal Borong.

Informasi tersebut terungkap setelah sejumlah sopir angkutan umum berplat kuning mengeluhkan keberadaan sejumlah mobil travel liar berplat hitam yang beroperasi di Terminal Borong.

Salah satu sopir angkutan umum berplat kuning berinisial B mengaku kesal dengan sejumlah mobil travel liar berplat hitam yang melanggar aturan.

Ia menyebut, mobil travel liar berplat hitam dengan leluasa mengangkut para penumpang di dalam Terminal Borong merupakan tindakan melanggar regulasi.

Ia mengungkapkan bahwa, sejumlah mobil travel berpelat hitam pun masih leluasa beroprasi mengangkut penumpang di Terminal Borong. Padahal, fasilitas Terminal dimanfaatkan untuk kendaraan umum yang sudah mengantongi izin trayek.

Ironisnya, kata dia, tidak ada satu pun petugas dari dinas terkait untuk menertibkan sejumlah kendaaran roda empat yang berplat hitam di Terminal Borong.

“Tanpa ada tindakan tegas dari pemerintah dan instansi terkait di daerah ini. Paling tidak menertibkan mobil tak memiliki izin trayek,” ungkapnya kepada Beritaflores.com melalui sambungan telepon Minggu, 12 Mei 2019.

Warga asal Wae Rana, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur itu, mengatakan pemerintah sepertinya membiarkan hal itu terjadi. Padahal, mobil angkutan penumpang yang mengantongi izin resmi dari pemerintah mengalami kesulitan mendapat penumpang karena hadirnya travel liar di Borong.

“Sementara mobil yang diduga tidak punya izin dan tidak membayar di terminal itu, masih aktif beroprasi untuk mengangkut penumpang,” ujarnya.

Berdasarkan fakta tersebut, pihaknya mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur untuk segera menertibkan mobil travel liar di Borong.

“Pemkab Matim melalui Dinas terkait tidak bernyali untuk menegakkan aturan. Sering mereka (sopir) antar penumpang dari Ruteng langsung ke Aimere. Biasanya kalau ada masuk Kapal Feri di Aimere mereka lansung jemput di sana,” tutur dia.

Tentu hal ini, lanjut dia, sangat meresahkan bagi pengendara angkutan umum penumpang yang memiliki izin trayek resmi. Ia pun menilai akan memicu konflik atau persaingan yang tidak sehat.

“Karena hal itu akan menciptakan bibit konflik antara sopir berpelat kuning dengan sopir berpelat hitam,” cetus dia.

“Setiap hari kami harus masuk di Terminal dan wajib membayar Rp.5.000 sebagai restibusi parkir. Sering juga kami bertengkar bahkan perkelahian tidak bisa dihindari karena merebut penumpang,”  

Pengaduan serupa juga disampaikan seorang driver berinisial PM bahwa, sejumlah mobil berpelat hitam dan tidak mempunyai izin resmi masih tampak berkeliaran untuk di Terminal Borong untuk mengangkut penumpang.

“Yang plat hitam itu masih banyak yang bebas. Kami maunya yang plat hitam itu harus ditangkap. Karena istilahnya mereka itu masih liar,” tandas dia.

“Kami juga wajib bayar 5.000 setiap kali masuk di terminal. Sementara yang plat hitam itu jarang membayar. Termasuk mobil pribadi itu diduga jadikan angkutan umum,” bebernya.

Oleh sebab itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabuapten Manggarai Timur melalui instansi terkait untuk segera menertibkan mobil yang melanggar peraturan yang berlaku.

Terpisah, Kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur, Isordus Dasar mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan dugaan kasus mobil travel liar di Terminal Borong itu.

“Nanti kita cek keberadaan (mobil travel liar) berplat hitam itu,” ujarnya kepada wartawan melalui WhatsApp Senin, 13 Mei 2019.

Penulis: Efren Polce

Tags: DISHUB MANGGARAI TIMURTRAVEL LIAR

BacaJuga

Wabup Fabi Abu Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

11 March 2026

Tingkatkan Optimisme Publik, Gubernur NTT Wajibkan ASN Posting Kegiatan Pemerintah

11 March 2026

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

11 March 2026

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

9 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Wabup Fabi Abu Ajak Pelaku Usaha Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

11 March 2026

Tingkatkan Optimisme Publik, Gubernur NTT Wajibkan ASN Posting Kegiatan Pemerintah

11 March 2026

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

11 March 2026

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

9 March 2026

BANYAK DIBACA

Waspada! Retakan Panjang Hantui Jalan Nasional Ruteng-Reo, Penanganan Darurat Mulai Dilakukan Besok

Dua Tersangka Kasus Narkotika di Manggarai Diserahkan ke Jaksa

Menolak Dirumahkan, PPPK ke Gubernur NTT: Bapak Jangan Tinggalkan Kami

Lantik 68 Kepala Sekolah, Bupati Hery Serukan Profesional dan Loyal Terhadap Tugas Negara 

Cuaca Ekstrem Sebabkan Jaringan Listrik Rusak, Bupati Hery Imbau Warga Tetap Waspada

Dialog Bersama PPPK se-NTT, Gubernur Melki: Nasib PPPK Bukan Diskusi Bawah Meja

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores