• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, December 17, 2025
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Iwan Manasa Tantang Rival Caleg Untuk Bertarung Jujur

by Redaksi Berita Flores
16 April 2019
in BERITA, HEADLINE, POLITIK
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

LABUAN BAJO, BERITA FLORES-– Politisi Partai Demokrat, Iwan Setiawan Arifin Manasa, menantang kolega dan rivalnya sesama politisi untuk bertarung jujur dan elegan dalam pemilu serentak 2019.

”Jangan coba-coba pengaruhi konstituen untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat dengan iming-iming apa pun yang mengarah ke politik uang,” ujar Iwan Manasa, kepada wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Senin, April 2019.

Tokoh muda Manggarai itu, menegaskan hal tersebut, menyusul viralnya video berisi pernyataan mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto terkait masifnya dugaan politik uang dalam Pemilu 2019.

Berdasarkan pantauan lapangan, ungkap Bambang, dugaan masifnya politik uang tidak hanya terkait dengan penggerebekan oleh KPK terhadap 400 ribu amplop yang diduga untuk melakukan ”serangan fajar” di Jawa Tengah. Dengan berbagai modusnya, antara lain dengan membagi-bagikan polis asuransi kepada masyarakat, politik uang juga diyakini akan berlangsung di sejumlah wilayah di Tanah Air. Tidak hanya di Jawa, akan tetapi juga di luar Jawa, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT).

”Politik uang yang berlangsung masif, sistematis dan terstruktur itu semakin menegaskan fenomena yang disebut ‘State Capture Corruption’. Fenomena di mana korupsi telah menyandera negara,” kata Iwan Manasa, mengutip pernyataan Bambang Widjojanto.

Caleg DPR RI Dapil NTT I itu, merasa wajib melakukan kegiatan ”blusukan”. Turun langsung, bertemu dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka. Selama tiga bulan terakhir, ia telah melakukan perjalanan setidaknya di 100 titik, yang ditempuh melalui jalur darat dan laut. Banyak medan berat ia lalui sekadar untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di pedalaman maupun di kepulauan di Nusa Tenggara Timur.

Ia pun sering mendapat laporan, bahwa banyak caleg yang hampir tidak pernah turun langsung ke lapangan. Mereka praktis hanya menugaskan tim suksesnya untuk menemui konstituen, lalu melakukan praktik jual beli suara (vote buying) menjelang hari pencoblosan.

”Realitas seperti itu jelas sangat mencederai demokrasi. Sebab, kemenangan lebih ditentukan oleh jumlah uang yang disebar. Bukan oleh kedekatan politik antara caleg dengan konstituennya,” kata Sekjen Jaringan Pengembangan Pemuda dan Olahraga (Jarbangpora) itu.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh warga untuk berani secara tegas menolak politik uang. Juga, berani menolak kecurangan dalam bentuk apa pun. Karena, selain berdampak negatif bagi pembangunan demokrasi, politik uang juga cenderung membuat Gedung DPR RI dan DPRD akan terus diisi oleh caleg yang membeli suara untuk menang.

”Kalau kita punya komitmen untuk membenahi bangsa ini dari perilaku koruptif, jangan sekali-kali berpikir untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang tidak pernah mengenal langsung rakyatnya. Sesuai imbauan KPK, pilihlah pemimpin dan wakil rakyat yang jujur,” tegasnya.

Imbauan serupa juga ia sampaikan kepada seluruh penyelenggara pemilu baik KPU RI maupun Bawaslu RI. Iwan meminta agar mereka tidak ”main mata” dalam kontestasi yang berasaskan luber jurdil ini.

”Sudah saatnya warga masyarakat dan seluruh penyelenggara pemilu memikirkan kepentingan yang jauh ke depan. Bukan kepentingan sesaat yang membuat demokrasi semakin sesat,” ujarnya.

Penulis: Ronald Tarsan

Tags: CALEG PARTAI DEMOKRATIWAN SETIAWAN MANASAPEMILU 2019

BacaJuga

Revitalisasi Gedung SDK Kumba 1 Ruteng Ditargetkan Rampung Akhir Desember 2025

17 December 2025

Alami Skizofrenia, Tahanan Kasus KDRT Asal Poco Ranaka Tewas Gantung Diri di Rutan Ruteng

16 December 2025
Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

16 December 2025

ARTIKEL TERKINI

Revitalisasi Gedung SDK Kumba 1 Ruteng Ditargetkan Rampung Akhir Desember 2025

17 December 2025

Alami Skizofrenia, Tahanan Kasus KDRT Asal Poco Ranaka Tewas Gantung Diri di Rutan Ruteng

16 December 2025
Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

Thomas Tahir Tinjau Lokasi dan Temui Warga Terdampak Longsor di Rado, Kades: ‘Ini Baru Wakil Rakyat’

16 December 2025

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

16 December 2025

BANYAK DIBACA

6 Desa di Manggarai Batal Terima DD Tahap II, 3 Diantaranya dari Kecamatan Cibal

Kunjungi Dua Sekolah di Cibal, Kadis PPO Manggarai Tekankan Para Guru Bekerja Sesuai Tupoksi

Terancam Roboh, Dinding Rumah Warga Rado di Cibal Jebol Akibat Material Tanah Longsor

Kejari Manggarai Tetapkan PPK dan Konsultan Pengawas Sebagai Tersangka Korupsi Proyek Gedung CSSD dan Laundry RSUD Ruteng 

Gercep, Dinsos Manggarai Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban  Longsor di Desa Rado

Pagu Rp 1,286 Miliar dari APBN, Program Revitalisasi SMPN 2 Wae Ri’i Capai Progres 95 Persen

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores