• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, August 12, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Proyek Jalan 3 Miliar di Manggarai Timur Berkualitas Buruk

by Redaksi Berita Flores
8 December 2018
in BERITA, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES — Proyek jalan lapen (lapisan penetrasi) menghubungkan Benteng Jawa, ibu kota Kecamatan Lamba Leda menuju Necak, Desa Compang Necak dinilai berkualitas buruk.

Betapa tidak, baru selesai dikerjakan, ruas jalan tersebut sudah mulai retak.

Salah satu warga setempat berinisial AC mengatakan, masyarakat sangat kesal dengan kualitas proyek yang sangat buruk tersebut. Dia medesak pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk segera meminta kontraktor pelaksana memperbaiki jalan itu.

“Sangat disayangkan, bila nanti kualitasnya hanya beberapa bulan saja,” kata AC kepada Beritaflores.com di lokasi Jumat, 7 Desember 2018.

AC berharap, proyek pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dapat bermanfaat. Juga berkualitas baik sehingga bertahan lama agar dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Jangan (kerja) asal – asalan seperti yang terlihat ini,” tegas dia.

Berdasarkan pantauan Beritaflores.com, 7 Desember 2018, di beberapa titik material aspal sudah bergaris dengan lubang menganga. Apabila hujan turun, air kemudian masuk di lubang aspal. Akibatnya, jalan cepat rusak.

Tak hanya itu, penyiraman material aspal tidak merata, juga sangat tipis. Sehingga mengalami keretakan di sejumlah titik. Bisa dipastikan, pengerjaan proyek jalan tersebut tidak akan bertahan lama. Apalagi kondisi itu pun diperparah sebab ruas jalan tidak memiliki drainase (saluran air). Akibatnya, air hujan mengalir di bahu jalan.

Jalan ini merupakan jalur utama menuju Desa Compang Necak, Kecamatan Lamba Leda.

Sementara itu, satu program pembangunan yakni; paket pekerjaan pembangunan jembatan sedang dikerjakan. Progresnya baru mencapai 50%. Pada hal, 10 Desember mendatang sudah dilakukan PHO (Provisional Hand Over). Proyek itu pun terancam mangkrak.

Diketahui, proyek ini dikerjakan oleh PT Bumi Cakra Persada dengan pagu anggaran senilai 3.790.182.173,54. Sementara nomenklatur proyek ini adalah Program/Kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Benteng Jawa – Necak.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur (PUPR), Yosep Marto mengatakan, proyek tersebut akan dilakukan PHO pada 10 Desember mendatang.

“Kami juga senang ketika awak media selalu pantau, karna kontraktornya lelet. ujar Marto melaui sambungan telepon, Jumat, 07 Desember 2018.

Marto menegaskan, apabila hingga 10 Desember nanti, pihak kontraktor tidak dapat menyelsaikan pekerjaan, maka sesuai regulasi, ada tambahan waktu 50 hari.

“Ada tambahan waktu dengan janji kontraktor (menerima) resiko denda,” ungkap dia.

Direktur PT Bumi Cakra Persada, Hendrik Ongkor membantah bahwa proyek tersebut berkualitas buruk. Hendrik beralasan, dikatakan tidak berkualitas jika telah dinilai oleh tenaga ahli.

“Keluhan masyarakat itu hal biasa. Soal kulitas, mestinya orang teknik yang ngomong. Kecuali, kalau dilihat ada aspal yang terbongkar setelah kami kerja” ujarnya kepada Beritaflores.com melalui sambungan telepon, Jumat, 7 Desember 2018.

“Kalau pekerjaan yang rusak saya tidak bisa katakan pekerjaan ini tidak berkualitas. Nah, tentu hal ini, kita butuh pendapat dari tenaga ahli,” terang dia menambahkan. (EFREN POLCE/NAL/FDS/BEF).

Tags: HENDRIK ONGKORJALAN BERMASALAHJALAN LAPEN DI MANGGARAI TIMURJalan RusakLamba LedaLAPEN KUALITAS BURUKPT CAKRA BUMI PERSADA

BacaJuga

Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

7 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

10 August 2026

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

7 August 2026

Anggaran Revitalisasi Capai Rp 1 Miliar Jangkau SMPN Satap di Pulau Mules

7 August 2026

BANYAK DIBACA

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

Sosialisasi Dapodik Versi 2027, Kadis PPO Manggarai Ingatkan Kepsek Bentuk Tim Pencari Anak Tidak Sekolah

Revitalisasi Sekolah Tahap I 2026 di Manggarai Akan Rampung Desember Mendatang

Debat Publik, KPU dan Pilkada Matim

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores