• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Sunday, March 29, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Kapolres Marselis Sebut Kabidkum Berwenang Beri Tanggapan Hukum Terkait Kasus OTT AF

by Redaksi Berita Flores
16 December 2017
in BERITA, HEADLINE, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ruteng, Beritaflores.com – Iptu Aldo Febrianto, mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai akan disidangkan, karena diduga melakukan pemerasan terhadap Yustinus Mahu, Direktur PT MMI.

Hal itu disampaikan Kapolres Manggarai AKBP Marselis Sarimin Karrong saat beraudiens dengan aktivis PMKRI Ruteng Sabtu, 16 Desember 2017.

Meski demikian, Kapolres Marselis belum bisa memastikan apakah kasus Iptu Aldo Febrianto dibawa ke sidang Kode Etik, Sidang Disiplin atau Peradilan umum.

“Yang jelas kasusnya sudah ditangani oleh Polda NTT. Kalau kasus kita itu kan, umpamanya masalah dengan adik – adik PMKRI kemarin, polisi yang melakukan tindakan represif. Setelah kita tangani disini, periksa dia, kita kirim ke Polda,” ujarnya dihadapan puluhan aktivis PMKRI Ruteng.

Menurutnya, kedua kasus yang menimpah anak buahnya itu sudah ditangani oleh Polda NTT. Kasus itu antara lain; dugaan penganiayaan terhadap aktivis PMKRI Ruteng, pada aksi hari anti korupsi 9 Desember 2017 dan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai Aldo Febrianto pada 11 Desember 2017 lalu.

Bakal Calon bupati Matim 2018 itu menyebutkan, semua pelanggaran yang dilakukan anggota kepolisian diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ia menjelaskan, pihak internal kepolisian yang berwenang dalam memberi tanggapan hukum kasus ini adalah Bidang Hukum Kepolisian Daerah NTT.

“Kabidkum (Kepala Bidang Hukum) Polda NTT yang menjawab, kira – kira hukumannya apa. Itu istilahnya tanggapan hukum. Tanggapan hukum dari mereka nanti seperti apa,” kata Marselis.

Mantan Kapolres Puncak Jaya itu menuturkan kasus OTT Aldo Febrianto belum dipastikan kemana ia diproses. Dalam internal institusi kepolisian kata dia, ada dua proses peradilan yakni sidang Kode Etik dan Sidang Disiplin.

“Setelah diproses nanti, kira – kira orang ini dikenakan sanksi apa. Kita belum tahu,”

Jika sidang disiplin kata Marselis, ada lima hukuman. Termasuk penahanan pangkat. Akan tetapi jika melanggar kode etik polri maka pelanggar dapat diberhentikan secara tidak hormat atau dipecat dari anggota Polri.

Untuk diketahui, Kode Etik Profesi Polri (KEPP) adalah norma – norma atau aturan – aturan yang merupakan kesatuan landasan etik atau filosofis yang berkaitan dengan perilaku atau ucapan mengenai hal – hal yang diwajibkan dilarang, patut, atau tidak patut dilakukan oleh anggota polri dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan.

Komisi Kode Etik Polri (KKEP) adalah suatu wadah yang dibentuk dilingkungan Polri yang bertugas dan memutus perkara dalam persidangan pelanggaran KEPP sesuai dengan jenjang kepangkatan.

Sidang KEPP adalah sidang untuk memeriksa dan memutus perkara pelanggaran KEPP yang dilakukan anggota Polri.

Hingga berita ini diturunkan Kabid Humas Polda NTT, Jules Abraham Abast belum berhasil dikonfirmasi. Meski berkali – kali dihubungi pihaknya belum merespon. (Nus/Nal/Beritaflores)

Tags: BeritafloresKapolres ManggaraiKode Etik PolriMarselis Sarimin KarrongOTT Aldo FebriantoYustinus Mahu

BacaJuga

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

28 March 2026

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Hery Beber Capaian Pertumbuhan Ekonomi di Manggarai

26 March 2026

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

26 March 2026

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

24 March 2026

ARTIKEL TERKINI

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

28 March 2026

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Hery Beber Capaian Pertumbuhan Ekonomi di Manggarai

26 March 2026

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

26 March 2026

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

24 March 2026

BANYAK DIBACA

Nyolong Uang Belasan Juta, Polisi Tangkap Pelaku Pembobolan Kios di Lous

Akses Lalin Putus, Warga Golo Turun Tangan Perbaiki Deker Jebol di Jalur Pinggang-Ringkas

Kado di Hari Kemenangan: 29 Warga Binaan Rutan Ruteng Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H

Mediasi Sengketa Tanah di Desa Bulan, Bupati Manggarai Pertemukan Sejumlah Tetua Adat

Nota Pengantar LKPJ 2025 Fokus pada Kinerja dan Arah Pembangunan Berkelanjutan

Libur Idul Fitri dan Paskah 2026, Pemkab Manggarai Buka Posko Layanan Masyarakat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores