• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, May 6, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Cegah Konflik, PDTT Gelar Festival Perdamaian dan Penguatan Pranata Adat

by Redaksi Berita Flores
11 October 2019
in BERITA, HEADLINE, SOSIAL BUDAYA
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES-Kementerian Desa dan Pembangunan Derah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi bekerja sama bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, menggelar Festival Perdamaian dan Penguatan Pranata Adat di Ruteng Kabupaten Manggarai, pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Kegiatan itu dibuka langsung Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi IR.Rr. Aisyah Gamawati,M.M, tersebut turut dihadiri Sekretaris Dirjen Sugito, S.sos, M.H dan Direktur penanganan Hasrul Edyar, S.sos,MAP.

Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Manggarai Dr.Deno Kamelus, S.H., M.H, Wakil Bupati Manggarai Drs.Victor Madur, Penjabat Sekda Drs.Angkat Anglus,M.si, Pimpinan OPD, Pejabat dari Kabupaten Manggarai Timur, Tokoh adat, Tokoh perempuan, perwakilan orang muda serta insan pers.

Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Aisyah Gamawati mengatakan selain Kabupaten Manggarai, terdapat 24 kabupaten lainnya di Indonesia yang melaksanakan kegiatan serupa ‘’Sudah kami laksanakan di 14 Kabupaten, masih ada 10 lagi,’’kata Aisyah.

Sementara untuk Provinsi NTT, Aisyah menjelaskan Kabupaten yang sudah menjalankan kegiatan yakni Kupang, TTS, dan Sumba Barat Daya temasuk Manggarai dan akan dilanjutkan di Kabupaten Lembata.

Dikatakan Aisyah, untuk mencegah konflik pihaknya membentuk forum-forum perdamaian di desa dengan memanfaatkan pranata adat, tokoh adat dan tokoh agama ‘’ itu kita harapkan menjadi mitra pemerintah desa, bukan mengelola konflik tapi megelola perdamaian, konflik di Indonesia juga akhir-akhir ini kan cenderung menurun,’’ujarnya.

Dijelaskan Aisyah, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi saat ini sedang konsen membangun desa-desa wisata diseluruh Indonesia ‘’Salah satunya di sini (Manggarai) di Pulau Mules. Mudah-mudahan bulan November selesai, nanti kita sama-sama launching,’’katanya.

Menurut Aisyah, untuk mengurangi konflik ditengah masyarakat, hal yang utama dilakukan adalah mensejahterahkan masyarakat ‘’Masyarakat kalau perutnya sudah kenyang, tidak akan ada konflik, jadi yang pertama itu perhatikan kesejahteraan,’’terangnya.

Aisyah juga berharap Forum-forum perdamaian dapat menyelesaikan konflik-konflik sosial ditengah masyarakat tanpa harus diselesaikan ke penegak hukum.

Selain itu Dia menginginkan agar pemerintah daerah lebih memotifasi dan meningkatkan kearifan lokal ditengah masyarakat.

Sementara itu Bupati Deno Kamelus mengatakan, kegiatan ini mau menunjukan sebuah sinergitas antara pemerintah dari tingkat pusat hingga desa untuk menyelesaikan sebuah persoalan ‘’Hari ini, kita bicara bagaimana membuat sebuah perencanaan di desa, agar perencanaan itu memberi ruang sehingga tidak terjadi konflik dan ini lebih bersifat mitigasi,’’ucapnya.

‘’Bagi Saya budaya itu, mengandung banyak pesan-pesan, salah satunya mengatasi dan mengurangi konflik. Mari kita hidup berdampingan, mari bergotong-royong, itulah budaya,’’Jelasnya.

Mengenai peraturan daerah (perda), Bupati Deno mengatakan perda mengenai penyelesaian konflik berbasis adat sudah ada dan sebelumnya digagas dan dilakukan riset bersama tim dari UGM Jogyakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Manggarai Frumensius LTK menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong dan meningkatkan peran pranata adat dalam mencegah sekaligus menyelesaikan konflik sosial melalui pendekatan budaya.

Sementara tujuan kegiatan kata Frumensius, yakni menciptakan persamaan persepsi dan langkah serta menciptakan proses dan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan program penguatan pranata adat melalui festival budaya untuk perdamaian.

Lebih lanjut dikatakan Frumensius, beberapa agenda dilaksanakan dalam kegiatan ini, diantaranya Talk show forum perdamaian, Workshop musyawarah perencanaan pembangunan pekan perdamaian dan kurikulum bina damai melalui forum ketahanan masyarakat berlangsung di hotel Revayah Ruteng serta Revitalisasi sarana dan prasarana olah raga di Desa Bangka Lao.

Sementara sore hari dilaksanakan kegiatan karnaval melibatkan siswa-siswi dari tingkat TK hingga SLTA dan malam hari bertempat di halaman Kantor Bupati Manggarai diadakan pagelaran budaya menampilkan sanggar-sanggar tarian, permainan tradisional, musik dan beberapa paguyuban.    

Pada kesempatan tersebut Dirjen Aisyah Gamawati juga menyerahkan bantuan fasilitasi sarana dan prasarana pengembangan desa wisata di Pulau Mules Kecamatan Satar  Mese Barat senilai 2.400.000.000 (Dua Miliar Empat Ratus Juta Rupiah). (TIM/BF).

BacaJuga

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

ARTIKEL TERKINI

Dari Timur NTT hingga Flores, BGN Pastikan Data Penerima MBG Tepat Sasaran

5 May 2026

Gunakan Mesin Digital, Kanis Nasak Optimis Tingkatkan PAD Sesuai Target

5 May 2026

Ranperda 2026: Fraksi Demokrat Dorong Pemerintah Permudah Izin Investasi, Termasuk Industri Porang di Manggarai

4 May 2026

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

2 May 2026

BANYAK DIBACA

Fabi Abu Lantik 19 Kepala SMP di Manggarai, Berikut Daftar Namanya!

Respon Penolakan Warga, Manajemen Perusahaan Porang di Reo Komit Operasional Tetap Berlanjut

Tak Lagi Pikirkan Pasar, Petani Porang Antusias PT Agro Porang Nusantara Hadir di Reo

Anggota DPRD Arlan Nala Tawarkan Investor Bangun Pabrik Porang di Wilayah Cibal Barat

Pemilik Perusahaan Pastikan Aktivitas Pengolahan Porang di Reo Beroperasi Ramah Lingkungan

Tua Adat Pimpin Warga Sengari Deklarasi Sikap Dukung Kehadiran Perusahaan Porang di Reo

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores