• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, February 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Kapus Benteng Jawa Dilaporkan ke Kejari Manggarai Buntut Dugaan Sunat Dana BOK Ratusan Juta Rupiah

by Berita Flores
4 February 2025
in BERITA, Culture, Entertainment, Environment, Event, HEADLINE, HUKUM, Lifestyle, News, Sport, Tech, Travel, Wellness
A A
0

Ilustrasi Korupsi - Foto: Unduhan Google.net

Share on FacebookShare on Twitter

Ruteng- Beritaflores – Kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Geradus Hasu, Kepala Puskesmas Benteng Jawa di Kabupaten Manggarai Timur, akhirnya berbuntut laporan hukum.

Laporan itu dilayangkan Ketua LSM Lembaga Pengkaji, Peneliti Demokrasi Manggarai (LPPPDM), Marsel Nagus Ahang, kepada Kejaksaan Negeri Manggarai di Ruteng, pada Senin 3 Februari 2025.

Diketahui, nama Geradus Hasu kian menjadi sorotan lantaran dirinya selaku pimpinan di Puskesmas Benteng Jawa disebut-sebut kerap memotong anggaran Dana Bantuan Operasional Puskesmas (BOK).

Angka potongan dana BOK Puskesmas itu pun dinilai fantastis. Bayangkan saja, potongan untuk kepentingan akreditasi pada tahun 2022 saja senilai Rp50 juta, sementara potongan kegiatan serupa juga untuk anggaran tahun 2023-2024 senilai Rp108 juta.

Tak hanya soal kepentingan akreditasi, sorotan lain kepemimpinan Geradus Hasu itu terkait potongan upah transportasi para tenaga kesehatan yang telah menjalankan tugas ke desa-desa binaan.

Merujuk data laporan Ahang, potongan terhadap upah transportasi Nakes itu berlaku hingga 15% dari total upah yang diterima masing-masing Nakes.

Anehnya, hasil potongan 15% itu kemudian dibagi-bagi dengan rincian; 5% ke kantong Kapus Geradus, 5% mengalir ke bendahara dan sisanya 5% mengalir ke Tim Taktis puskesmas.

Jika dihitung rinci per tahun dari anggaran untuk transportasi saja, maka angkanya mencapai Rp420 juta. Artinya, anggaran 15% yang dipotong dalam setahun itu mencapai angka Rp63 juta.

Maka jika angka potongan itu berlaku dalam 5 tahun beruntun, maka potongan yang terkumpul senilai Rp315 juta.

Dana ini kemudian dibagi rata untuk jatah Kapus, Bendahara dan tim taktis dengan masing-masing mendapatkan Rp105 juta per tahun.

Dasar ini, Ahang, kemudian melayangkan laporan ke Kejari Manggarai agar dugaan penyelewengan anggaran dana BOK ini segera diusut tuntas.

Ahang meminta agar penyidik Kejari Manggarai segera melakukan proses penyelidikan atas dugaan mengalirnya anggaran dana BOK Puskesmas Benteng Jawa ke kantong Kapus, dkk, itu.

“Saya  melaporkan  bahwa  telah  terjadi  dugaan  tindak  pidana  korupsi  di  Puskesmas  Benteng Jawa  yang  dapat  merugikan  keuangan  negara”, kata Ahang, Senin.

Ahang berharap agar dugaan korupsi Kapus Geradus Hasu terhadap pengelolaan dana BOK Puskesmas serta potongan upah transportasi Nakes Puskesmas itu segera diusut.

“Saya  berharap  pihak  Kejaksaan  Negeri  Manggarai  dapat  menindaklanjuti  laporan  ini  sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku”, kata Ahang.

Penyidik Kejari Manggarai Tunggu Perintah Pimpinan

Laporan Ahang kemudian direspon pihak Kejari Manggarai melalui Kasie Intel Kejari Manggarai, Zaenal Abidin Simarmata.

Zaenal berkata, pihaknya pasti akan menindaklanjuti laporan tersebut, namun menunggu disposisi dari meja pimpinan.

“Kami masih menunggu arahan dan perintah Kajari. Berbagai kemungkinan utk turun pulbaket dan puldata mungkin akan dilaksanakan namun masih menunggu perintah dan petunjuk pimpinan, karena surat sendiri baru kami terima,” kata Zaenal disitir Beritaflores dari berita yang telah dipublikasikan Manggarainews.com, Selasa. (**)

Laporan: Andy Paju

Tags: DUGAAN KORUPSIKejari MangaraikorupsiLSM LPPDMPuskesmas Benteng Jawasunat dana BOK

BacaJuga

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

10 February 2026

Sinergi Pers dan Dekranasda: Mendorong UMKM Manggarai Menembus Pasar Nasional

10 February 2026

Melki Laka Lena Minta Pers Kritis Mengawal Pembangunan dan Dinamika Demokrasi

9 February 2026

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

9 February 2026

BANYAK DIBACA

Bupati Hery Nabit Lantik 4 Pejabat Eselon II, Camat Reok Barat jadi Kadis PMD Manggarai

Siswa SD Berusia 10 Tahun di Ngada, NTT Gantung Diri Diduga karena Tak Mampu Beli Buku

Pemda Manggarai Resmi Serahkan 991 SK PPPK Paruh Waktu, BKN Batalkan 1 Orang karena Bermasalah

Tersangkut Bebatuan Sungai, Korban Terseret Arus di Lemarang Ditemukan Tak Bernyawa

Di Balik Berita: Moralitas, Psikologi dan Integritas Jurnalis dalam Menjaga Kebenaran

NTT Mart UBSP Lembu Nai, Ajang Kompetisi UMKM dan Perluas Akses Pasar Produk Lokal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores