• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, June 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Plan Indonesia Workshop Stakeholder Pengelolaan Air Bersih di Manggarai

by Redaksi Berita Flores
8 June 2023
in BERITA, HEADLINE, KESEHATAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Upaya untuk mengelola air bersih di Kabupaten Manggarai terus dilakukan Yayasan Plan International Indonesia atau Plan Indonesia.

Dalam berbagai upaya itu, salah satunya dilakukan lewat kegiatan bertajuk ‘Workshop untuk Stakeholder PSDAT di Kabupaten Manggarai’ yang berlangsung di Hotel dan Resto Springhill Ruteng pada Rabu, (7/6) Siang.

Dalam workshop itu, Plan Indonesia melibatkan stakeholder Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (PSDAT) dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 39 stakeholder PSDAT yang hadir dalam workshop itu terdiri dari lingkup organisasi perangkat daerah, lingkup kampus, organisasi keagamaan, para camat, dan para lurah.

Climate Change Specialist Yayasan Plan International Indonesia, Arly Getha Purba mengatakan, air menjadi kebutuhan dasar banyak orang sehingga dalam pelaksanaan pengelolaan sumber daya air perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan stakeholder terkait.

“Forum PSDAT telah melakukan studi analisa situasi pengelolaan sumber daya air di kabupaten Manggarai,” ujar Getha.

Dari studi analisa itu, ia berharap dapat memberikan gambaran kepada semua stakeholder PSDAT tentang kondisi sumber daya air di Kabupaten Manggarai.

Kemudian melalui pertimbangan studi analisa itu, stakeholder PSDAT dapat menyusun rencana aksi di lembaga mereka masing-masing dan menyepakati suatu aksi bersama dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

“Kalau untuk kegiatan hari ini, Plan Indonesia mengadakan pemaparan hasil studi analisa di Kabupaten Manggarai,” ungkapnya.

Ia pun berharap stakeholder terkait telah mengumpulkan banyak data tentang pengelolaan sumber daya air di Kabupaten Manggarai selama ini.

Adapun fakta saat ini menunjukan bahwa beberapa daerah cenderung bingung mengurus pengelolaan sumber daya air yang ada.

“Seperti beberapa permasalahan irigasi, ternyata diurus oleh daerah propinsi. Jadi bukan kewenangan dari kabupaten,” imbuh dia.

Selain itu, ada fakta lain lagi juga yang menunjukan bahwa adanya penurunan debit air di wilayah kabupaten Manggarai.

Menurut dia, walapun masih kurang dan butuh digali lebih dalam lagi namun beberapa data itu menjadi pemicu untuk bergerak lebih masif lagi dalam mengelola sumber daya air bersih.

Usai melakukan pemaparan materi, Plan Indonesia membentuk tim formatur yang bertugas mengarahkan forum PSDAT dalam menginisiasi rencana kegiatan yang akan dilakukan ke depannya.

“Mereka belum tentu jadi pengurus, tetapi mereka lebih ke tim formatur yang merencanakan kegiatan awalnya,” tutup Getha.

Sebagai informasi, ada dua tujuan dari workshop yang dilakukan Plan Indonesia bersama stakeholder PSDAT di Kabupaten Manggarai.

Pertama, semua stakeholder PSDAT, pemerintah, dan peserta workshop mengetahui hasil studi analisa situasi PSDAT dan memiliki suatu pemahaman konsep yang sama terkait pengelolaan sumber daya air terpadu yang lebih berkelanjutan.

Kedua, semua stakeholder terkait PSDAT, pemerintah, dan peserta workshop memiliki aksi strategis di lembaganya masing-masing dan memiliki suatu aksi bersama dalam pengelolaan sumber daya air terpadu yang berkelanjutan dan terbentuknya forum pengelolaan sumber daya air terpadu.

Penulis: Heri Mandela

Tags: Pengelolaan Sumber Air Bersih di Kabupaten ManggaraiSTBM GEDSI Berketahanan IklimYAYASAN PLAN INTERNATIONAL INDONESIA

BacaJuga

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

ARTIKEL TERKINI

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

BANYAK DIBACA

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Kades Rado dan Lurah Pagal Dukung Turnamen Sepak Bola U-15 Kecamatan Cibal

Plan International Indonesia dan Pemkab Manggarai Luncurkan Project Desa SIAP

Ketika Kekerasan Menghapus Rasa Aman dalam Rumah Tangga

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores