• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Wednesday, June 24, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Pasien Covid-19 di Manggarai Kekurangan Makanan Saat Jalani Isoman

by Redaksi Berita Flores
26 August 2021
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Sebanyak empat orang dalam satu Keluarga, di Kelurahan Karot Tadong, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT terkonfirmasi positif Covid-19, setelah menjalani rapid test di Puskesmas Watu Alo, pada 20 Agustus 2021 lalu.

Usai terkonfirmasi positif Covid-19, mereka kemudian menjalani isolasi mandiri di rumah pribadi. Namun perjuangan mereka untuk bebas dari Covid-19 menemui masalah.

Pasalnya saat ini mereka mulai kekurangan stok bahan makanan pokok. Bahkan diasingkan oleh warga sekitar.

Empat orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut adalah Yohanes Katu (37), Magdalena Lanus (26), Dafili Julika Dago anak berusia 8 tahun, dan Maria A.K Jaya anak berusia 5 tahun.

Sementara dua orang anggota keluarga lainnya yang negatif atau tidak terpapar Covid-19, adalah Venansius Sumardi (12), dan adiknya yang masih berusia 4 bulan.

“Keadaan mereka sekarang sangat memprihatinkan. Mereka kehabisan makanan, seperti sembako. Ada padi mau digiling, tapi orang tidak mau terima,” ungkap Maria Yasinta Dewi, salah satu keluarga dekat para pasien kepada wartawan melalui WhatsApp.

Dewi juga menuturkan, saat ini keluarganya yang terpapar Covd-19 diasingkan oleh warga sekitar. Padahal mereka sedang membutuhkan beras dan makanan pokok lainnya. Saat hendak berbelanja, pemilik kios enggan melayani mereka.

“Sementara bayi mereka masih menyusui dan ASI ibunya tidak lancar karena stres dan kekurangan gizi. Di sini mereka sangat membutuhkan perhatian pemerintah,” jelas Dewi.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa, empat orang itu dinyatakan positif terpapar Covid-19 pada Jumat, 20 Agustus 2021 lalu.

Namun sejak saat itu hingga sekarang, tidak ada koordinasi dan informasi dari tim Satgas Covid-19 Kecamatan Langke Rembong terkait penanganan para pasien.

“Dari pihak Puskesmas sudah memberikan obat seperti vitamin, tapi untuk bantuan yang lain tidak ada sama sekali. Kami keluarga dari pasien berharap agar mereka segera diberi bantuan,” harap Dewi. (RED).

BacaJuga

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

23 June 2026

Program Phase-in Ceremony Local Sponsorship untuk Desa Ling- Manggarai

23 June 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

ARTIKEL TERKINI

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

23 June 2026

Program Phase-in Ceremony Local Sponsorship untuk Desa Ling- Manggarai

23 June 2026

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

20 June 2026

BANYAK DIBACA

Kades Rado dan Lurah Pagal Dukung Turnamen Sepak Bola U-15 Kecamatan Cibal

Plan International Indonesia dan Pemkab Manggarai Luncurkan Project Desa SIAP

Ketika Kekerasan Menghapus Rasa Aman dalam Rumah Tangga

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

Sengketa Tanah Keranga di Labuan Bajo, Dittipidum Bareskrim Polri Panggil Pihak yang Diduga Terlibat

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores