• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, January 22, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Meski Miliki Dana, Pemkab Manggarai Kesulitan dapatkan Alat Pelindung Diri

by Redaksi Berita Flores
23 March 2020
in BERITA, HEADLINE, KESEHATAN, SOROTAN
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES- Meskipun Pemerintah Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengalokasikan anggaran tanggap darurat untuk menangani pandemi Virus Corona (COVID-19) di daerah itu. Namun sampai saat ini Pemda belum mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) dan cairan disinfektan karena belum ada persediaan baik di daerah maupun di tingkat pemerintah pusat.

Bupati Manggarai Deno Kamelus menjelaskan hal tersebut kepada awak media di Setda Manggarai sebelum ia melakukan kegiatan Pemantauan Warga di Kelurahan Pitak pada Senin, 23 Maret 2020.

Ia mengatakan, sumber anggaran tersebut diambil dari APBD Kabupaten. Dana tersebut kata dia, telah persiapkan untuk penanganan tanggap darurat bila terjadi bencana. Ia menambahkan, memang dana tersebut digunakan untuk penanganan bencana seperti bencana COVID-19 ini.

“Biasanya anggaran ini kita gunakan untuk penanganan bencana alam misalnya terjadi banjir bandang atau tanah longsor. Tetapi tahun kita alihkan anggaran itu untuk tanggap darurat bencana COVID-19,” kata Deno.

Deno mengungkapkan, TPAD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) saat ini sedang memformulasikan untuk melakukan pergeseran anggaran agar bisa membantu tenaga medis di RSUD dr. Ben Mboi. Bahkan pengadaan cairan disinfektan serta APD untuk dipakai oleh tenaga medis mencegah wabah COVID-19. Namun, pihaknya saat ini masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan alat-alat penunjang sehingga bisa mendukung penanganan COVID-19.

“Kita punya uang. Kita bisa melakukan pergeseran anggaran sesuai dengan petunjuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, tetapi dalam kondisi ini. Kita masih sulit mendapatkan itu. Oleh karena itu kami akan terus melakukan koordinasi baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat dalam hal pengadaan alat itu,” jelas dia.

Deno berharap, gugus tugas di tingkat Pemerintah Pusat semestinya segera mendistribusikan alat kesehatan itu ke daerah yang belum terpapar Virus Corona sehingga dari awal daerah bisa melakukan langkah pencegahan wabah COVID-19.

“Saya berpikir gugus tugas di tingkat pusat harus sudah menyiapkan alat itu sehingga kami bisa beli ke sana untuk didatangkan ke daerah,” harap dia.

Deno berjanji akan terus melakukan kordinasi dengan gugus tugas Pemerintah Pusat agar segera membantu pemerintah daerah dalam menangani Virus mematikan itu. (TIM).

BacaJuga

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

ARTIKEL TERKINI

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

21 January 2026

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

21 January 2026

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

21 January 2026

Wabup Fabi Abu Launching Program MBG Siswa Sejumlah Sekolah di Wae Ri’i

20 January 2026

BANYAK DIBACA

Pulang Rantau dari Bali, Tiga Pemuda di Pacar Langsung Bunuh Adik Kandung Ayahnya Sendiri

30 Paket Pembangunan Bidang Pendidikan di Manggarai Rampung, Tiga Diantaranya Masuk KDP

Breaking News: Armendo Ditemukan Tak Bernyawa, Korban Terseret Arus Sekitar Satu Km dari Tiwu Pai

6 Paket Proyek Jalan di Manggarai Masuk KDP, Kontraktor Pelaksana Diberi Waktu 50 Hari

Ke-6 Kali, Bank NTT Cabang Ruteng Bantu Pembangunan Gereja Paroki St. Stefanus Iteng

Dulu Dikeluhkan Berlubang Bahkan Bergelombang, Kini Ruas Jalan di Paris Ruteng Mulus Terbentang Rapi

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores