• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Thursday, June 11, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Bupati Matim Panen Perdana Ikan Nila di Seminari Pius XII Kisol

by Redaksi Berita Flores
2 March 2020
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BORONG, BERITA FLORES- Bupati Manggarai Timur Agas Andreas bersama jajaran Forkopimda memanen ikan nila sistem bioflok di Seminari Pius XII Kisol  binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Matim yang berlokasi di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Matim, Flores, NTT. Pada Senin, (2/03/2019).

Keberadaan budidaya ikan nila merupakan sistem Bioflok, karena berada di dalam lingkungan Seminari Pius XII Kisol dengan cara menggunakan keramba terapung oleh para Seminari XII Kisol.

Pada kesempata itu, Bupati Agas mengatakan berdasarkan peraturan direktorat jenderal perikanan budidaya Nomor 15/Per-DJPB/2019 tentang petunjuk teknis penyaluran bantuan Pemerintah budidaya ikan nila system bioflok tahun anggaran 2019. Maka Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan kegiatan budidaya ikan nila sistem bioflok di Seminari Pius XII Kisol.

Dikatakan, kegiatan budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan salah satu kemajuan teknologi budidaya ikan yang sedang dikembangkan, dengan bertujuan untuk memperbaiki kualitas air dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi.

“Tingginya limbah organik dari sisa-sisa pakan buatan seperti pelet dan feses hasil pemeliharaan ikan secara intensif akan menyebabkan penumpukan dan pengendapan di dasar media air pemeliharaan, sehingga diperlukan proses dekomposisi”, ungkap Bupati Agas

Bupati Agas menambahakn, untuk mengurangi Iimbah yang dihasilkan dari kegiatan budidaya tersebut diperlukan pengelolaan kualitas air, agar media pemeliharaan tetap dalam kondisi baik dan dapat dipergunakan Iagi sebagai media untuk kegiatan budidaya ikan.

Lebih lanjut, Pemda Matim juga telah menunjukkan keseriusan dalam rangka membuka peluang pengembangan usaha budidaya ikan kepada masyarakat dengan berbagai jenis kegiatan.

Pertama, lanjut dia, pembangunan koIam-kolam untuk pemeliharaan ikan bagi para pembudidayaan ikan mulai dari tahun 2010 sampai saat ini berjumlah 89 unit.

“Kedua, bantuan benih ikan antara lain ikan lele, patin, gurame dan ikan mas atau karper yang juga sudah mulai dikembangkan di masyarakat Manggarai Timur serta memiliki peluang usaha yang cukup menguntungkan dan berkelanjutan”, jelasnya

Dengan itu, Bupati Agas menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pendidikan Seminari Pius XII Kisol, yang telah melaksanakan kegiatan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok. Karena, lanjutnya,  kegiatan budidaya ikan ini ramah lingkungan, dapat dilakukan pada lahan pekarangan rumah, dan hemat akan penggunaan air.

Di samping itu, tambah dia, dapat menekan kebutuhan pakan ikan sampai 50% serta limbahnya dapat digunakan lagi untuk menyirami tanaman. Prospek pengembangan ikan nila sangat baik karena memiliki kandungan protein yang tinggi, serta cita rasanya enak, ungkapnya  

Oleh karena  itu, Bupati Agas mengajak untuk  terus berkreatifitas dan berinovasi dalam memanfaatkan pekarangan dengan budidaya ikan sebagai salah satu sumber gizi keluarga demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim  Thadeus Enggur menuturkan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan untuk pemenuhannya menjadi bagian dari hak asasi setiap individu.

Oleh karena itu, lanjutnya, pembangunan ketahanan pangan ditujukan untuk menjamin ketersediaan dan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi, dan seimbang.

Dikataknnya, kondisi kualitas konsumsi pangan masyarakat Manggarai Timur lebih didominasi oleh pangan karbohidrat. Hal ini akibat dari ketersediaan aspek protein masih rendah.

“Oleh sebab itu, salah satu cara untuk mengatasi kekurangan protein adalah dengan melaksanakan kegiatan budidaya ikan system bioflok,” ujar Kadis Tadeus.

Dia menambahakan, kegiatan budidaya ikan Nila system bioflok pertama kali dikembangkan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi dan launching pertama kalinya pada tanggal 18 April 2018 dan pada tahun 2019 disebarkan ke seluruh wilayah di Indonesia lewat program bantuan pemerintah salah satu penerimanya adalah lembaga pendidikan Seminari Pius XII Kisol Kelurahan Tanah Rata Kecamatan Kota Komba.

Pada kesempatan sama, Pastor Preses Dionisius Osharjo,Pr  menyampaikan ucapan rasa syukurnya karna dirinya merasa lembaga Seminari Pius XII Kisol sangat diperhatikan oleh Pemda Matim.

“Karya kami di sini selalu di didukung oleh pemerintah, karena ini sudah kali ketiga bapak Bupati dan rombongan dari Kabupaten Manggarai Timur datang mengunjungi seminari ini dan memberikan dukungan untuk seluruh kegiatan kami. Di seminari ini Kali pertama tahun lalu pada tanggal 7 September menjelang seminari ini merayakan ulang tahunnya yang ke 64,  bapak Bupati datang memberikan pengarahan kepada keluarga besar seminari ini,” ungkapnya.

Efren Polce/Berita flores

BacaJuga

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

ARTIKEL TERKINI

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

10 June 2026

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

9 June 2026

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

9 June 2026

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

9 June 2026

BANYAK DIBACA

Edi Hardum Beri Klarifikasi Soal Sebutan ‘Penjahat’ ke Mantan Kadis DP3AKB Matim

Mengapa Masih Ada Sikap Intoleransi di Negeri ini?

Jaksa Bantah Beri Info A1 ke Edi Hardum Terkait Kasus Dugaan Korupsi DAK DP3AKB Matim

Damping Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda di Reok, Bupati Hery: Setiap Niat Baik Biasanya Dipertemukan dengan Orang Baik

Dua Camat di Manggarai Dukung Kehadiran Polsek Baru Perkuat Kamtibmas

Bupati Hery Dukung Nobar Gratis Piala Dunia Lewat Siaran TVRI NTT

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores