• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Tuesday, August 25, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Anak Berusia 12 Tahun di Manggarai Meninggal Saat Bermain Kembang Api

by Redaksi Berita Flores
23 December 2019
in BERITA, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES-Nasib naas menimpa Yohanes Raditio anak berusia 12 tahun. Ia meninggal saat asik bermain Kembang Api di belakang halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai pada Senin, 23 Desember 2019, sekitar pukul 21.00 waktu setempat.

“Telah terjadi kasus korban meninggal dunia yang diduga karena bermain kembang api,” kata Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo, SH.,SIK kepada wartawan melalui keterangan pers pada Senin malam, 23 Desember 2019.

Kapolres Mas Anton mengatakan, korban merupakan seorang pelajar yang berdomisili di Hombel, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 20.00 wita korban bersama teman-temannya bermain kembang api di Lapangan tepatnya bagian belakang halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai.

Menurut data yang ia peroleh berdasarkan keterangan saksi bernama Mesi (9 tahun) dan Baim (10 tahun) bahwa, pada saat kembang api berbunyi keras korban kemudian langsung terjatuh pingsan di lokasi kejadian.

“Kemudian teman-teman korban memanggil saudara sepupu korban bernama Dhika (12 tahun), Sardi (16 tahun) dan Dino (10 tahun). Setelah itu, korban diangkat dan dibawa ke rumah korban,” jelas dia.

Tak lama kemudian, korban pun lansung dilarikan ke RSUD dokter Ben Mboi Ruteng oleh kakak kandung korban bernama Andre (20 tahun) dengan menggunakan sepeda motor untuk mendapat pertolongan medis. Meskipun para medis telah berupaya menolong korban, namun nyawa korban tak bisa diselamatkan.

“Sesampainya di RSUD Ben Mboi Ruteng, korban diberi tindakan medis, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Mas Anton.

Ia menuturkan, korban merupakan anak kedua dari pasangan Martinus Boa (50) warga asal Bajawa, Kabupaten Ngada dan Maria Yasinta Pamput (50), IRT warga Hombel, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

“Menurut keterangan pihak keluarga korban dan tetangga di sekitar TKP (tempat kejadian perkara), korban memiliki riwayat penyakit ayan/epilepsi yang diduga kambuh saat mendengar bunyi letusan kembang api,” pungkas dia.

Kini, jenazah korban masih disemayamkan di rumah duka Hombel, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. (TIM).

BacaJuga

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

ARTIKEL TERKINI

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

Lewat NasDem Peduli, Julie Laiskodat Salurkan Bantuan Sembako dan Obat di Manggarai

22 August 2026
Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

Julie dan Viktor Laiskodat Sambangi Posko Pengungsian Penyandang Disabilitas, Jangkau Kelompok Rentan Pascagempa Flores

22 August 2026

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

13 August 2026
Penertiban Hewan Penular Rabies jenis Anjing di Desa Rado, Kecamatan Cibal - Foto: Istimewa

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

12 August 2026

BANYAK DIBACA

Waspada Rabies, Anak SD di Rado  Meninggal Dunia Usai Digigit Anjing Peliharaan Sendiri

Lantik Agus Supratman Jadi Camat Lamba Leda Utara, Bupati Agas: Pertahankan Integritas dan loyalitas 

Pancaran Express di Kembur, Borong Resmi Dibuka

Bocah 7 Tahun di Rado jadi Korban Gigitan Anjing Rabies, Camat Cibal Perketat Upaya Penertiban HPR di Seluruh Desa

Warta FC Raih Tiga Poin Usai Bungkam Barta FC 1-0 di Rahong Cup II

Dukungan PAUD Satar Loung Bagi Akses Pendidikan Anak Disabilitas di Desa Satar Loung

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores