• Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Saturday, June 27, 2026
NEWSLETTER
Berita Flores
No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Berita Flores
No Result
View All Result
Home BERITA

Tingkatkan Pendapatan Petani, Kemendes PDTT Jadikan Manggarai Daerah Unggulan

by Redaksi Berita Flores
21 March 2018
in BERITA, EKBIS, HEADLINE
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RUTENG, BERITA FLORES – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya mendorong pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Manggarai, Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain untuk meningkatatkan pendapatan petani, program ini juga untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah di Indonesia. Terutama antara pembangunan Kawasan barat dan kawasan timur Indonesia. Termasuk antar wilayah pedesaan, daerah tertinggal, dan perbatasan.

“Pemerataan, ketahanan pangan, dan pembangunan wilayah, merupakan salah satu penjabaran dari NAWACITA 3, yakni negara hadir membangun negeri dari pinggiran,” kata Johozua M. Yoltuwu, Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendes PDTT di Hotel Revayah Ruteng, Rabu, 21 Maret 2018.

Johozua menjelaskan, dalam upaya pengentasan minimal 80 kabupaten tertinggal pada akhir RPJMN 2015-2019, pihaknya fokus pada 50 kabupaten tertinggal yang merupakan wilayah perbatasan, pulau-pulau kecil terluar, rawan bencana, rawan pangan, serta pasca konflik.

“Tahun ini, untuk mendukung pengentasan desa-desa tertinggal dan mengupayakan desa maju dan mandiri, kami menyasar 16 kabupaten prioritas terintegrasi yang merupakan bagian dari daerah tertinggal,”kata menambahkan.

Dari 16 kabupaten prioritas terintegrasi ini kata dia, dipilih empat kabupaten sebagai pilot project permodelan yaitu Kabupaten Aceh Singkil, Lombok Timur, Manggarai, dan Maluku Tenggara Barat.

Hasil dari piloting tersebut akan diadopsi oleh 12 kabupaten prioritas lainnya sesuai dengan karakteristik potensi, kebutuhan, dan permasalahan daerah masing-masing.

Dalam kunjungan tersebut rencannya akan meninjau program unggulan Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi (Simantri) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Ia pun mengungkapkan bahwa program ini dapat dijadikan percontohan program terintegrasi kabupaten lain.

“Simantri merupakan program unggulan 16 kabupaten prioritas terintegrasi. Termasuk kabupaten Manggarai, yang melibatkan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan pendapatan petani,” katanya.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus, pada kesempatan yang sama menjelaskan, program simantri merupakan suatu program integrasi beberapa perangkat daerah untuk meningkatkan luas tanam hortikultura, populasi ternak, kualitas, dan kontinuitas tanaman hortikultura.

Selain itu jelas dia, melalui program ini diharapkan dapat memastikan hasil tanaman hortikultura berkualitas sepanjang tahun yang berorientasi pada kebutuhan pasar.

“Sejak 2017, telah terbentuk 12 kelompok yang beranggotakan sekitar 400 orang, dengan total luas lahan mencapai 50 Ha. Produksi hortikultura mencapai 319.939 Kg,” kata Deno.

Simantri terang dia, merupakan program sinergi berbagai perangkat daerah dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan pendapatan petani.

Hingga kini, pihak yang terlibat dalam program simantri di kabupaten Manggarai, antara lain, Dinas Perternakan berupa penyediaan hewan ternak untuk 12 kelompok sasaran, Dinas Pertanian berupa penyediaan bibit 14 jenis tanaman, pupuk dan pendampingan, Dinas PUPR menyediakan infrastruktur dan pengembangan jaringan irigasi, dan Dinas Perdagangan yang membantu dari sisi pasca panen dan pemasaran. (NAL/FDS/BEF).

Tags: Bupati ManggaraiDeno KamelusDirjen Kemendes PDTTJohozua M. YoltuwuKemendes PDTT

BacaJuga

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

ARTIKEL TERKINI

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

25 June 2026

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

25 June 2026

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

25 June 2026

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

23 June 2026

BANYAK DIBACA

Tiket Masuk Rp 20 Ribu di Destinasi Wisata Baru Poco Likang Tuai Sorotan, Begini Kata BKSDA NTT

29 Mahasiswa UGM KKN di Manggarai, 4 Klaster Keilmuan untuk Dua Desa

Panitia Matangkan Persiapan Turnamen U-15 di Kecamatan Cibal

Kadis Aloisius: Empat Destinasi Wisata Andalan Manggarai Jadi Penyumbang PAD

Wujud Komitmen Kecamatan Ramah Anak, Camat Cibal Buka Turnamen Sepak Bola U-15

SMPK Immaculata Ruteng Dapat Anggaran Revitalisasi Senilai Rp 2,15 Miliar dari APBN

  • Redaksi
  • Pedomaan Media Siber
Kontak kami 0812-8640-2616

© 2025 Berita Flores

No Result
View All Result
  • POLITIK
  • HUKUM
  • GAGASAN
  • SOSIAL BUDAYA
  • EKBIS
  • PARIWISATA
  • DESA
  • ADVERTORIAL

© 2025 Berita Flores